Artikel Terbaru Lihat Semua →

Audit Approach (Pendekatan Pemeriksaan)

KeuanganLSM

Oleh   1 hari lalu

Di dalam pemeriksaan secara finansial, target utama yang ingin dicapai adalah bahwa data-data akuntansi dan data lainnya yang disampaikan kepada manajemen dapat dipercaya dan telah dicatat dengan benar.

Lanjutkan membaca →

Barang Kena Pajak dan barang Tidak Kena Pajak

KeuanganLSM

Oleh   2 hari lalu

Barang kena pajak adalah barang bergerak atau barang tidak bergerak maupun barang tidak berwujud yang dikenakkan pajak berdasarkan Undang-Undang ini.

Lanjutkan membaca →

Objek Pajak

Objek Pajak

Oleh   3 hari lalu

Dalam risalah penjelasan Pasal 4 bahwa suatu penyerahan atau pemanfaatan barang atau jasa dapat dikenakkan pajak apabila memenuhi syarat-syarat, seperti berikut.

Lanjutkan membaca →

Pemetaan Kapasitas Tata Kelola Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   5 hari lalu

Pemetaan terbatas atas kapasitas pengelolaan keuangan organisasi nirlaba di Indonesia dilakukan Yayasan Penabulu dengan melibatkan 83 LSM responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lanjutkan membaca →

Kinerja Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   6 hari lalu

Bagi organisasi nirlaba yang berbadan hukum yayasan, dan UU No.28 Tahun 2004 mengenai yayasan, yayasan diwajibkan menyusun laporan tahunan yang terdiri dari dua komponen, yaitu laporan kegiatan dan laporan keuangan.

Lanjutkan membaca →

Sistem Pengendalian Internal Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Pada dasarnya, tingkat akuntabilitas keuangan organisasi nirlaba akan sangat tergantung pada seberapa jauh organisasi mampu mengendalikan operasi keuangan internal organisasi secara efisien dan efektif, sesuai dengan tujuan pendirian organisasi.

Lanjutkan membaca →

Karakteristik Tata Kelola Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Akuntanbilitas Keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban yang harus dimaknai lebih dari sekadar proses pelaporan keuangan belaka.

Lanjutkan membaca →

Akuntabilitas Keuangan Pengendalian Internal & Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Keseluruhan elemen Akuntabilitas keuangan organisasi nirlaba tersebut harus dipahami dan dikembangkan secara sistematis, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi dan peran masyarakat sipil di Indonesia.

Lanjutkan membaca →

Akuntansi Lihat Semua →

Jenis – Jenis Transaksi

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Transaksi dengan pemilik; meliputi transaksi penyetoran modal dari pemilik dan transaksi pengembalian modal/ekuitas ke pemilik.

Lanjutkan membaca →

PABU: Kesatuan Usaha

KeuanganLSM

Oleh   2 weeks lalu

Mengapa prinsip kesatuan usaha ini penting di akuntansi? Dengan prinsip ini maka semua transaksi yang dicatat oleh akuntansi harus dipandang dari sudut pandang perusahaan.

Lanjutkan membaca →

Bagaimanakah Logika Persamaan Akuntansi

KeuanganLSM

Oleh   2 weeks lalu

Sisi kiri persamaan (elemen Aset) mencerminkan penggunaan dana, sedangkan sisi kanan (elemen Utang dan elemen Ekuitas) mencerminkan pemerolehan dana.

Lanjutkan membaca →

Profesi Di Bidang Akuntansi (Bagian 8/8)

Profesi Di Bidang Akuntansi (Bagian 8/8)

Oleh   2 weeks lalu

Jika Anda nantinya memiliki kompetensi yang memadai dibidang akuntansi maka Anda dapat berperan aktif dan berkarir di berbagai bidang. Beberapa jenis karir di bidang akuntansi adalah sebagai berikut:

Lanjutkan membaca →

Perusahaan Sebagai Entitas Bisnis (Bagian 7/8)

Profesi Di Bidang Akuntansi (Bagian 8/8)

Oleh   2 weeks lalu

Akuntansi dirancang dan dikembangkan mengikuti jenis atau bentuk entitasnya. Oleh karena itu adalah hal yang wajar jika terdapat beberapa ragam pencatatan akuntansi di antara jenis-jenis perusahaan.

Lanjutkan membaca →

Pilar Ketiga: Rancang-Bangun (Bagian 6/8)

KeuanganLSM

Oleh   3 weeks lalu

Salah satu bentuk rancang-bangun akuntansi adalah penggunaan berbagai format media yang digunakan untuk pencataan akuntansi. Sebagai contoh, format akun (sebagian orang awam menyembutnya rekening) dapat berbeda-beda antar perusahaan.

Lanjutkan membaca →

Pilar Kedua: Prinsip-Prinsip (Bagian 5/8)

KeuanganLSM

Oleh   3 weeks lalu

Seperti halnya produk tekhnologi, akuntansi juga mendasarkan diri pada prinsip-prinsip yang berlaku umum yang dikenal sebagai prinsip-prinsip akuntansi berterima umum.

Lanjutkan membaca →

Pilar Pertama: Matematika (Bagian 4/8)

KeuanganLSM

Oleh   4 weeks lalu

Penggunaan dana dapat berupa aset (lazim dikenal sebagai aktiva/harta) yang dikuasai, biaya yang dikeluarkan, dan pengembalian ekuitas ke pemilik.

Lanjutkan membaca →

Perpajakan Lihat Semua →

Barang Kena Pajak dan barang Tidak Kena Pajak

KeuanganLSM

Oleh   2 hari lalu

Barang kena pajak adalah barang bergerak atau barang tidak bergerak maupun barang tidak berwujud yang dikenakkan pajak berdasarkan Undang-Undang ini.

Lanjutkan membaca →

Objek Pajak

Objek Pajak

Oleh   3 hari lalu

Dalam risalah penjelasan Pasal 4 bahwa suatu penyerahan atau pemanfaatan barang atau jasa dapat dikenakkan pajak apabila memenuhi syarat-syarat, seperti berikut.

Lanjutkan membaca →

PPN Memiliki Karakter Non Komulatif

KeuanganLSM

Oleh   2 weeks lalu

Dalam contoh berikut ini penulis akan mencoba menguraikan mekanisme pengkreditan pajak masukan terhadap pajak keluaran dalam rantai usaha.

Lanjutkan membaca →

Perhitungan PPN Terutang yang Akan Disetor ke Bank

Perhitungan PPN Terutang yang Akan Disetor ke Bank Persepsi dan/atau Kantor Pos dan Giro

Oleh   2 weeks lalu

Perhitungan besarnya PPN terutang yang akan disetor ke bank persepsi dan/atau kantor pos dan giro, dapat juga dihitung dari selisih harga jual dikurangi dengan harga beli atau sebesar 10% x biaya.

Lanjutkan membaca →

Dasar Hukum Pajak Pertambahan Nilai

Dasar Hukum Pajak Pertambahan Nilai

Oleh   2 weeks lalu

Sejak 1 januari 1984 bersama dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan Indonesia dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.

Lanjutkan membaca →

Pemungut Pajak Pertambahan Nilai

keuanganLSM

Oleh   3 weeks lalu

Bendaharawan Pemerintah dan Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara ditetapkan sebagai Pemungut Pajak Pertambahan Nilai. Contoh Pemungut Pajak Pertambahan Nilai adalah sebagai berikut:

Lanjutkan membaca →

Subjek Pajak Pertambahan Nilai atau Pengusaha Kena Pajak

keuanganLSM

Oleh   4 months lalu

Pengusaha adalah orang pribadi atau badan dalam bentuk apa pun yang dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya menghasilkan barang, mengimpor barang, mengekspor barang, melakukan usaha perdagangan.

Lanjutkan membaca →

Tidak Temasuk Penyerahan Barang Kena Pajak (BKP)

keuanganLSM

Oleh   6 months lalu

Pengalihan Barang Kena Pajak dalam rangka penggabungan, peleburan, pemekaran, pemecahan, dan pengambilalihan usaha dengan syarat pihak yang melakukan pengalihan dan yang menerimapengalihan adalah Pengusaha Kena Pajak.

Lanjutkan membaca →

Sistem Akuntansi dan Keuangan Lihat Semua →

Pemetaan Kapasitas Tata Kelola Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   5 hari lalu

Pemetaan terbatas atas kapasitas pengelolaan keuangan organisasi nirlaba di Indonesia dilakukan Yayasan Penabulu dengan melibatkan 83 LSM responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lanjutkan membaca →

Kinerja Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   6 hari lalu

Bagi organisasi nirlaba yang berbadan hukum yayasan, dan UU No.28 Tahun 2004 mengenai yayasan, yayasan diwajibkan menyusun laporan tahunan yang terdiri dari dua komponen, yaitu laporan kegiatan dan laporan keuangan.

Lanjutkan membaca →

Sistem Pengendalian Internal Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Pada dasarnya, tingkat akuntabilitas keuangan organisasi nirlaba akan sangat tergantung pada seberapa jauh organisasi mampu mengendalikan operasi keuangan internal organisasi secara efisien dan efektif, sesuai dengan tujuan pendirian organisasi.

Lanjutkan membaca →

Karakteristik Tata Kelola Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Akuntanbilitas Keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban yang harus dimaknai lebih dari sekadar proses pelaporan keuangan belaka.

Lanjutkan membaca →

Akuntabilitas Keuangan Pengendalian Internal & Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Keseluruhan elemen Akuntabilitas keuangan organisasi nirlaba tersebut harus dipahami dan dikembangkan secara sistematis, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi dan peran masyarakat sipil di Indonesia.

Lanjutkan membaca →

Tinjauan Terhadap Praktek Pelaporan Keuangan Partai Politik

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Keterbatasan pada pedoman akuntansi keuangan dan penyusunan laporan keuangan ini mengakibatkan lemahnya sarana yang dapat dipergunakan sebagai mekanisme akuntabilitas keuangan dan transparansi keuangan.

Lanjutkan membaca →

Metodologi Laporan Studi Standar Akuntansi Keuangan Khusus Partai Politik

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Analisis dilakukan dengan merujuk kepada permasalahan yang ditemukan pada saat Pemilu 1999 dan kasus-kasus yang terungkap sesudahnya, terhadap peraturan perundang-undangan partai politik dan Pemilu terutama yang berkaitan dengan keuangan.

Lanjutkan membaca →

Pengantar Standar Akuntansi Keuangan Khusus Partai Politik

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Dengan standar akuntansi yang baik, dan informasi yang bisa diakses masyarakat luas, maka kendali masyarakat terhadap partai politik akan layak dilakukan.

Lanjutkan membaca →

Manajemen Keuangan Lihat Semua →

Masa Depan ke Mana?

KeuanganLSM

Oleh   3 weeks lalu

SATUNAMA tidak pernah gentar tentang masa depan, sebab sejak semula lembaga dibuat untuk mendorong kesatuan, solidaritas, belarasa antar sesama manusia (unity-unify) lewat upaya saling melayani, mengabdi (services), dan saling bekerjasama (cooperation).

Lanjutkan membaca →

Tata Kelola Yayasan SATUNAMA

Tata Kelola Yayasan SATUNAMA

Oleh   3 weeks lalu

Semua program disusun dengan melibatkan semua staf dan stakeholders terpilih, termasuk warga dampingan di masyarakat, yang diorganisir oleh Eksekutif.

Lanjutkan membaca →

Resilency-Respect-Rights Based (3R)

KeuanganLSM

Oleh   3 weeks lalu

Konsep 3R telah mengukuhkan praktik dan meneguhkan pengalaman SATUNAMA bagaimana program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di desa-desa di sebelas provinsi seluruh Indonesia telah diperkaya dan diperkuat oleh jaringan OMS di tiga belas provinsi.

Lanjutkan membaca →

Dari Manajemen Logistik ke Manajemen Proyek dan Manajemen Strategis

KeuanganLSM

Oleh   3 weeks lalu

Pada periode 1980-1990-an muncul beberapa ketegangan antar LSM karena perbedaan paradigma berpikir serta perbedaan dalam cara mengelola arah dan strategi organisasi.

Lanjutkan membaca →

Konsep Manajemen Strategis

KeuanganLSM

Oleh   4 weeks lalu

Konsep manajemen strategis yang dimiliki SATUNAMA dikembangkan dengan semangat keterbukaan, kesepakatan dan dalam interaksi dengan semua pemangku kepentingan (stakeholders).

Lanjutkan membaca →

Sekilas tentang Yayasan SATUNAMA

KeuanganLSM

Oleh   4 weeks lalu

SATUNAMA mengadopsi strategi baru yang bernama 3R (resiliency, respects, rights-based) untuk memperkuat reformasi tata-pemerintahan, peningkatan profesionalitas OMS dan penguatan kultur demokrasi.

Lanjutkan membaca →

Perspektif Manajemen Strategis 3R

KeuanganLSM

Oleh   4 weeks lalu

Untuk memahami lebih jauh mengenai manajemen strategis, dalam tulisan ini akan dipaparkan proses pembelajaran yang dialami oleh Yayasan Kesatuan Pelayanan Kerjasama (SATUNAMA) di Yogyakarta.

Lanjutkan membaca →

Pintar Mendapatkan Uang (Bagian 3/3)

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Pesaing itu pada hakikatnya adalah kawan. Bila pesaing Anda telah hormat kepada Anda, maka ia tak akan pernah memiliki upaya untuk merusak usaha Anda.

Lanjutkan membaca →

Audit Lihat Semua →

Audit Approach (Pendekatan Pemeriksaan)

KeuanganLSM

Oleh   1 hari lalu

Di dalam pemeriksaan secara finansial, target utama yang ingin dicapai adalah bahwa data-data akuntansi dan data lainnya yang disampaikan kepada manajemen dapat dipercaya dan telah dicatat dengan benar.

Lanjutkan membaca →

Kertas Kerja Pemeriksaan (Audit Working Paper)

KeuanganLSM

Oleh   2 weeks lalu

Kertas kerja pemeriksaan terdiri dari semua dokumen yang dibuat sendiri dan juga yang diperoleh dari hasil kerja auditor sebagai dasar informasi yang dipakai untuk membuat suatu kesimpulan dan opini.

Lanjutkan membaca →

Audit Administration

KeuanganLSM

Oleh   2 weeks lalu

Budget waktu harus dibuat untuk setiap pelaksanaan audit karena bisa dijadikan pedoman bagi seseorang yang mendapat tugas ini, sehingga ia dapat mengukur perkiraan waktu pekerjaannya selesai.

Lanjutkan membaca →

PICA Follow Up (Bagian 4/4)

KeuanganLSM

Oleh   1 month lalu

Laporan (lihat lampiran VI & VII) ini disiapkan oleh Auditee. PICA berisi tanggapan atas rekomendasi yang diberikan dalam audit report yang akan dilakukan, tanggal pelaksanaan, dan siapa yang bertanggung jawab.

Lanjutkan membaca →

Post Audit (Bagian 3/4)

KeuanganLSM

Oleh   1 month lalu

Membuat draft report sesuai dengan standard report yang terdiri dari: (a) Tujuan dan ruang lingkup pemeriksaan, (b) Waktu pelaksanaan audit, (c) Ikhtisar hasil evaluasi, (d) Temuan (meliputi masalah, penyebab, akibat, dan rokumendasi).

Lanjutkan membaca →

Audit Field Work (Bagian 2/4)

KeuanganLSM

Oleh   1 month lalu

Meyakinkan bahwa semua hasil audit dikonfirmasikan kepada pimpinan dan staf terkait dengan mendapatkan tanda tangan persetujuan, dengan menggunakan fact sheet.

Lanjutkan membaca →

Pre Audit (Bagian 1/4)

KeuanganLSM

Oleh   1 month lalu

Direktur Internal Audit dan dewan direksi/komite audit setiap awal tahun menetapkan Rencana Audit Tahunan-Audit Yearly Activity Plan (lihat lampiran V)/Permintaan khusus dari President Director/ President Commissary.

Lanjutkan membaca →

Tinjauan Terhadap PSAK 45 dan Kebutuhan Standar Akuntansi untuk Partai Politik

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Aturan-aturan partai politik membatasi jumlah sumbangan dan sumber sumbangan dan mewajibkan melaporkan seluruh penyumbang kepada publik. Hal-hal seperti ini tidak diatur dalam undang-undang yang mengatur organisasi nirlaba (misalnya UU Yayasan).

Lanjutkan membaca →

Penggalangan Dana Lihat Semua →

Ruang Kolaborasi Membaca Peluang Kerjasama dengan CSO

keuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Fungsi CSR bagi perusahaan, sebagian perusahaan melihat manfaat CSR adalah untuk memperlancar operasi perusahaan (25,8%), selanjutnya untuk meningkatkan citra perusahaan (23,83%).

Lanjutkan membaca →

Peraturan Tentang CSR Bagian 3

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Berdasarkan Undang-Undang tersebut, perusahaan yang operasionalnya terkait Minyak dan Gas Bumi baik pengelola eksplorasi maupun distribusi, wajib melaksanakan kegiatan pengembangan masyarakat dan menjamin hak-hak masyarakat adat yang berada di sekitar perusahaan.

Lanjutkan membaca →

Peraturan Tentang CSR Bagian 2

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Perseroan Terbatas yang menjalankan usaha di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam, wajib menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Lanjutkan membaca →

Pola Kecenderungan Memetakan Potensi CSR di Indonesia

keuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Studi terhadap 59 laporan perusahaan BUMN, swasta nasional dan swasta asing yang mewakili sektor industri penting di Indonesia berdasarkan annual report (AR) dan sustainability report (SR).

Lanjutkan membaca →

CSR dan CSO Menggambar Ulang Desain Keberlanjutan Masa Depan Indonesia

keuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Saat ini Corporate Social Responbility (CSR) berkembang pesat seiring meningkatnya kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat dan lingkungan. CSR merupakan wujud komitmen dunia usaha untuk bertindak secara etis.

Lanjutkan membaca →

Peraturan Tentang CSR Bagian 1

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

CSR telah diatur dalam beberapa regulasi yang sifatnya mengikat, agar ‘perusahaan tertentu’ wajib melaksanakan tanggung jawab sosialnya.

Lanjutkan membaca →

Kepentingan Stakeholders dalam Pelaksanaan CSR

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Setiap perusahaan memiliki cara pandang yang berbeda terhadap CSR, dan cara pandang inilah yang bisa dijadikan indikator kesungguhan perusahaan tersebut dalam melaksanakan CSR atau hanya sekedar membuat pencitraan di masyarakat.

Lanjutkan membaca →

Motif Perusahaan dalam Menjalankan CSR

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Pada umumnya perusahaan di Indonesia menjalankan CSR atas dasar memenuhi kewajiban kontraktual, dalam hal ini mematuhi peraturan baik yang dibuat oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Lanjutkan membaca →

Standar dan Peraturan Lihat Semua →

Pertanyaan Pemerintah dan Peraturan Negara bagi LSM

keuanganLSM

Oleh   5 months lalu

Selain itu, LSM yang mempertimbangkan untuk bekerja sama dalam hal dana dengan pemerintah, mereka harus benar-benar terdaftar secara hukum dan diakui pemerintah. Tentu saja hukum yang berlaku antara satu negara dengan yang lainnya berbeda.

Lanjutkan membaca →

Perbedaan SAK ETAP dengan PSAK

Perbedaan SAK ETAP dengan PSAK

Oleh   7 months lalu

Sesuai dengan ruang lingkup SAK-ETAP maka Standar ini dimaksudkan untuk digunakan oleh entitas tanpa akuntabilitas publik. Di dalam beberapa hal SAK ETAP memberikan banyak kemudahan dibandingkan dengan PSAK dengan ketentuan pelaporan yang lebih kompleks.

Lanjutkan membaca →

PSAK 45 (Revisi 2011) tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba

keuangan LSM

Oleh   7 months lalu

PSAK 45 (revisi 2011) tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi keuangan pada tanggal 8 April 2011, menggantikan PSAK 45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba yang telah dikeluarkan pada tanggal 23 Desember 1997.

Lanjutkan membaca →

FAS 93, 124, 136 untuk Not-for-Profit Organization

keuangan LSM

Oleh   7 months lalu

FAS 93 Recognition of Depreciation by Not-for-Profit Organizations, FAS 124 Accounting for Certain Investments Held by Not-for-Profit Organizations, FAS 136 Transfers of Assets to a Not-for-Profit Organizations or Charitable Trust That Raises or Hold Contributions for Others.

Lanjutkan membaca →

Perpres 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

keuangan LSM

Oleh   7 months lalu

Perlunya memperkenalkan aturan, sistem, metoda dan prosedur yang lebih sederhana, namun tetap menjaga koridor good governance serta masih menjamin terjadinya persaingan yang sehat dan efisiensi.

Lanjutkan membaca →

Standar Akuntansi Aktiva Tetap (Aset Tetap)

keuangan LSM

Oleh   8 months lalu

Aset tetap adalah aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, untuk disewakan ke pihak lain, atau untuk tujuan administratif; dan diharapkan akan digunakan lebih dari satu periode.

Lanjutkan membaca →

Sayembara dan Kontes dalam Pengadaan Barang/Jasa

keuangan LSM

Oleh   10 months lalu

Sayembara disini diartikan sebagai metode pemilihan Penyedia Jasa yang memperlombakan gagasan orisinal, kreatifitas dan inovasi tertentu yang harga/biayanya tidak dapat ditetapkan berdasarkan harga satuan.

Lanjutkan membaca →

Contoh Anggaran Rumah Tangga Yayasan

keuangan LSM

Oleh   11 months lalu

Mengatur kebijakan-kebijakan dasar organisasi dalam berbagai fungsi yang diperankan oleh Yayasan. Kebijakan umum ini akan menjadi dasar bagi turunan aturan detil dalam setiap mekanisme dan prosedur pengelolaan organisasi.

Lanjutkan membaca →

Issu Transparansi dan Akuntabilitas Lihat Semua →

Pemetaan Kapasitas Tata Kelola Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   5 hari lalu

Pemetaan terbatas atas kapasitas pengelolaan keuangan organisasi nirlaba di Indonesia dilakukan Yayasan Penabulu dengan melibatkan 83 LSM responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lanjutkan membaca →

Kinerja Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   6 hari lalu

Bagi organisasi nirlaba yang berbadan hukum yayasan, dan UU No.28 Tahun 2004 mengenai yayasan, yayasan diwajibkan menyusun laporan tahunan yang terdiri dari dua komponen, yaitu laporan kegiatan dan laporan keuangan.

Lanjutkan membaca →

Sistem Pengendalian Internal Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Pada dasarnya, tingkat akuntabilitas keuangan organisasi nirlaba akan sangat tergantung pada seberapa jauh organisasi mampu mengendalikan operasi keuangan internal organisasi secara efisien dan efektif, sesuai dengan tujuan pendirian organisasi.

Lanjutkan membaca →

Karakteristik Tata Kelola Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Akuntanbilitas Keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban yang harus dimaknai lebih dari sekadar proses pelaporan keuangan belaka.

Lanjutkan membaca →

Akuntabilitas Keuangan Pengendalian Internal & Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba

KeuanganLSM

Oleh   1 week lalu

Keseluruhan elemen Akuntabilitas keuangan organisasi nirlaba tersebut harus dipahami dan dikembangkan secara sistematis, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi dan peran masyarakat sipil di Indonesia.

Lanjutkan membaca →

Rekomendasi Standar Akuntansi Keuangan Khusus Partai Politik

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Dengan penyempurnaan standar akuntansi keuangan ini diharapkan laporan keuangan partai politik dapat lebih mudah dipahami, memiliki relevansi, dapat diandalkan dan memiliki daya banding yang tinggi. Laporan keuangan yang dihasilkan dapat dipergunakan oleh para pengguna laporan keuangan dan tidak menyesatkan.

Lanjutkan membaca →

Tinjauan Terhadap PSAK 45 dan Kebutuhan Standar Akuntansi untuk Partai Politik

KeuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Aturan-aturan partai politik membatasi jumlah sumbangan dan sumber sumbangan dan mewajibkan melaporkan seluruh penyumbang kepada publik. Hal-hal seperti ini tidak diatur dalam undang-undang yang mengatur organisasi nirlaba (misalnya UU Yayasan).

Lanjutkan membaca →

Membangun Check and Balance dalam Hubungan antara Board dengan Eksekutif

keuanganLSM

Oleh   2 months lalu

Di dalam pengertian governance, pemerintah bukanlah satu-satunya aktor pembangunan sebab ada juga sektor swasta dan OMS yang biasanya disebut sebagai pemangku kepentingan (stakeholders).

Lanjutkan membaca →

Umum Lihat Semua →

Organisasi: Fasilitator itu Seharusnya Memudahkan

fasiilitator

Oleh   4 months lalu

Melalui fasilitasi, seorang fasilitator membantu partisipan (sekelompok orang) mengeluarkan pengetahuan (dari pengalaman mereka) dalam sebuah proses untuk menghasilkan sesuatu (kapasitas/pengetahuan meningkat, risalah perencanaan, evaluasi hasil dsb).

Lanjutkan membaca →

The Capacity Development Results Framework

keuanganLSM

Oleh   5 months lalu

Most efforts at capacity development remain fragmented, making it difficult to capture cross-sectoral influences and to draw general conclusions.

Lanjutkan membaca →

Bagaimana Bekerja dengan Pemerintah?

keuanganLSM

Oleh   5 months lalu

Setelah sebuah LSM dirasa kualifikasi untuk bekerja dengan pemerintah dan mempunyai keinginan bekerja sama dengan pemerintah, akses terhadap dana akan tergantung pada hubungan yang terjalin. Sering kali perlu adanya kejelasan manfaat dalam hubungan antara pemerintah dan LSM.

Lanjutkan membaca →

Manfaat dan Risiko Kerja Sama antara Pemerintah dan LSM

keuanganLSM

Oleh   5 months lalu

Kerja sama antara pemerintah dan LSM sudah pasti memberikan manfaat, namun juga mengandung risiko. Ini dapat dilihat dalam kedekatan hubungan antara pemerintah Indonesia dan LSM.

Lanjutkan membaca →

Hubungan Kerja Antara Pemerintah dan LSM

keuanganLSM

Oleh   5 months lalu

Bukan menjadi suatu rahasia bahwa banyak orang berharap terjadi jalinan kerja sama yang lebih efektif antara LSM dan pemerintah. Dan meskipun lembaga-lembaga internasional mengharuskan adanya kerja sama antara pemerintah dengan LSM setempat dalam proyek-proyek yang didanainya.

Lanjutkan membaca →

Menuju Pengakhiran Kemiskinan

keuanganLSM

Oleh   6 months lalu

Pencapaian tujuan pertama— penghapusan kemiskinan ekstrem sebelum 2030—akan menjadi keberhasilan bersejarah, tetapi sangat sulit diwujudkan. Sejumlah kemajuan telah tercapai, tetapi tidak ada yang pasti ketika melawan kemiskinan.

Lanjutkan membaca →

Menggugat IMF-Bank Dunia

keuanganLSM

Oleh   6 months lalu

Inilah pertanyaan awal saya saat berbicara dengan petinggi IMF dalam acara pertemuan tahunan ke-10 antara kelompok masyarakat sipil (CSO) dan IMF-Bank Dunia. Setiap tahun IMF dan Bank Dunia mengundang wakil kelompok masyarakat sipil ke Washington untuk berkonsultasi atas program mereka.

Lanjutkan membaca →

Koperasi: Peranan Perempuan dalam Pengembangan Koperasi

keuangan LSM

Oleh   7 months lalu

Peranan wanita di Bangladesh yang paling tersohor dalam menggerakkan cooperativism, karena mereka menggerakkan dan menjadikan mitra Grameen Bank (GB) yang menjalankan semacam bank yang memberikan pinjaman tanpa jaminan barang.

Lanjutkan membaca →