Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Referensi  >  Referensi Buku  >  Artikel saat ini

Jalan Panjang Menuju Reformasi Sistem Pengadaan di Solok

Oleh   /   Senin 21 Maret 2011  /   Tidak ada komentar

Pemberantasan korupsi merupakan salah satu faktor penting dalam mengembalikan ekonomi Indonesia yang sempat sekarat. Selama ini, korupsi telah memberikan dampak negatif pada masyarakat akibat harga yang menjadi semakin mahal.

keuangan LSM

Jalan Panjang Menuju Reformasi Sistem Pengadaan di Solok

Diterbitkan Oleh: Transparency International Indonesia
Penulis & Riset: Sofian Munawar
Editor:
Fadjar Praktikto
Soraya Aiman
Dicetak: Januari 2009
ISBN: 978-979-99516-7-0
Alamat Penerbit: Jn. Senayan Bawah No. 17, Jakarta 12180, Indonesia
Telephone: (62 21) 720 8515 Fax: (62 21) 7267 7815
Email: info@ti.or.id Website: www.ti.or.id

Corruption does not happen merely, because we have people, but also because we have a bad system (KPK, 2007)

Sistem integritas dirancang untuk memastikan jangan sampai korupsi dapat terjadi, bukan mengandalkan sanksi hukuman setelah korupsi terjadi. Karena itu, fakta integritas sebagai suatu sistem pencegahan perlu terus dibagun melalui mekanisme pengawasan dan aturan-aturan main yang membuat ruang untuk melakukan korupsi menjadi kecil. (Jeremy Pope, 2002).

Mencegah Korupsi Dengan Pakta Integritas

Pemberantasan korupsi merupakan salah satu faktor penting dalam mengembalikan ekonomi Indonesia yang sempat sekarat. Selama ini, korupsi telah memberikan dampak negatif pada masyarakat akibat harga yang menjadi semakin mahal, kualitas pembangunan yang rendah, menyebabkan prioritas terganggu, dan pengalokasian sumber daya yang tidak tepat. Korupsi juga merusak pembangunan sosial dan ekonomi. Apalagi saat ini Indonesia menduduki urutan kelima sebagai negara terkorup di dunia.

Untuk merevitalisasi ekonomi dan menghapuskan kemiskinan, Indonesia memerlukan sebuah strategi nasional untuk meghapus korupsi. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat terus ikut terlibat. Kemudian, elit-elit politik harus mempunyai kemauan politik untuk melaksanakannya. Hanya dengan cara inilah Indonesia dapat keluar dari krisis ekonomi yang berkepanjangan ini dan memberikan kesejahteraan kepada seluruh rakyaknya. Pada upaya melawan korupsi, seluruh elemen masyarakat harus bekerjasama untuk membangun kekuatan bersama. Dengan memadukan seluruh kekuatan ini, lembaga internasional, pemerintah, sektor swasta, dan yang paling penting masyarakat sipil dapat mengalahkan korupsi.

Salah satu alat diperkenalkan oleh Transparency International (TI) sejak 1990-an adalah Pakta Integrasi dalam pengadaan barang dan jasa. Secara harfiah, Pakta Integritas atau integrity pact terdiri dari dua kata, pact dan integrity. Pact diartikan sebagai sebuah kesepakatan. Sedangkan, integrity atau integritas dapat dipahami sebagai harkat atau martabat. Didalamnya mencakup kejujuran atau moralitas yang mendorong prinsip-prinsip transparasi dan akuntanbilitas.

Secara umum, Pakta Integritas (PI) didefinisikan sebagai sebuah kesepakatan secara tertulis yang mengikat untuk tidak memberikan, menerima suap, hadiah baik langsung maupun melalui perantara diantara seluruh pihak yang terkait, terutama yang terkait dalam pengadaan barang/jasa publik, serta berjanji untuk menjaga setiap proses situ secara transparan.

Filosofi dasar PI adalah membuat transaksi bisnis di antara peserta lelang/kontaktor menjadi lebih fair, tidak diskriminatif, transparan dan akuntabel. Sedangkan, akses informasi yang terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengawasi seluruh proses pengadaan barang/jasa publik, menjadi ide besar lain yang melatarbelakangi lahirnya Pakta Integritas. Alat ini telah dijalankan di Italia, Kolumbia, Pakistan, Papua Nugini, dan Korea Selatan. PI juga telah menjadi diskursus di berbagai negara dan organisasi internasional seperti: WorldBank, ADB, IFC, UNDP, dan Badan Arbitrase International Chamber of Commerce.

    Cetak       Email

About the author

Yudhis adalah salah satu pengelola keuangan LSM, aktif di Yayasan Penabulu sebagai program officer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Akuntansi Desa

Selengkapnya →