Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Akuntansi Kewajiban

Oleh   /   Rabu 3 Juni 2015  /   Tidak ada komentar

Kewajiban merupakan pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh koperasi di masa yang akan datang dalam bentuk penyerahan aset atau pemberian jasa, yang disebabkan oleh tindakan atau transaksi pada masa sebelumnya.

keuanganLSM

Akuntansi Kewajiban

1. Kewajiban merupakan pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh koperasi di masa yang akan datang dalam bentuk penyerahan aset atau pemberian jasa, yang disebabkan oleh tindakan atau transaksi pada masa sebelumnya.

2. Kewajiban merupakan tanggungjawab koperasi saat ini, yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya diperkirakan akan membutuhkan sumber daya ekonomi.

3. Simpanan anggota diluar simpanan pokok dan simpanan wajib, yang tidak menentukan kepemilikan, diakui sebagai kewajiban jangka pendek atau jangka  panjang sesuai dengan tanggal jatuh tempo dan berdasarkan perjanjian.

4. Koperasi dapat mengumpulkan atau menerima simpanan berupa tabungan dan atau simpanan berjangka atau simpanan lain, dari anggota dan atau anggota koperasi lain, diakui sebagai kewajiban koperasi. Simpanan tersebut diberi balas jasa berupa bunga atau bentuk lain sesuai dengan kesepakatan rapat anggota.

 

Komponen Kewajiban

1. Kewajiban jangka pendek

Kewajiban jangka pendek adalah utang koperasi yang digunakan untuk kebutuhan  modal kerja dan memelihara likuiditas koperasi, dan harus dilunasi paling lama dalam satu periode akuntansi koperasi.

Kewajiban jangka pendek meliputi perkiraan antara lain:

1) Simpanan Anggota

Adalah sejumlah simpanan dari anggota yang tidak menentukan kepemilikan, misal: simpanan sukarela, Tabungan koperasi (Tabkop), Simpanan berjangka koperasi (Sijakop) yang harus dipenuhi kurang dari satu tahun.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka pendek dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka pendek.
  • Pengungkapan
    Rincian dari jenis simpanan dan informasi lain yang diperlukan.

2) SHU Bagian Anggota

Adalah sisa hasil usaha setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding dengan jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan  lain dari koperasi, sesuai dengan keputusan rapat anggota.

Pengaturan bagian SHU untuk keperluan lain diatur dalam keputusan rapat anggota.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka pendek dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka pendek.
  • Pengungkapan
    Rincian bagian SHU yang dibagikan dan informasi lain yang diperlukan.

3) Utang Usaha

Adalah utang koperasi kepada pihak lain sebagai kebutuhan/akibat transaksi bisnis koperasi.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka pendek dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka pendek.
  • Pengungkapan
    Rincian dari utang usaha koperasi dan informasi lain meliputi jangka waktu, tingkat bunga, agunan dan tata cara pelunasan yang diperlukan.

4) Utang Bank/Lembaga Keuangan Lain

Adalah utang kepada bank/lembaga keuangan lain untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan transaksi bisnis koperasi, yang dilakukan dengan proses penarikan kredit/pembiayaan.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka pendek dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka pendek.
  • Pengungkapan
    Rincian dari utang koperasi kepada bank/lembaga keuangan lain dan informasi lain yang diperlukan baik berupa utang pokok maupun bunga yang jatuh tempo satu tahun/periode akuntansi.

5) Utang Jangka Pendek lainnya

Adalah utang koperasi jangka pendek lain, kepada pihak lain yang harus dilunasi  paling lama dalam satu periode akuntansi;

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka pendek dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka pendek.
  • Pengungkapan
    Rincian jenis utang koperasi jangka pendek lain kepada pihak lain dan informasi lain yang diperlukan baik berupa utang pokok maupun bunga yang jatuh tempo satu tahun/periode akuntansi.

6) Beban yang masih harus dibayar

Adalah beban yang telah terjadi, tetapi belum dapat dicatat di akun beban.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka pendek dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka pendek.
  • Pengungkapan
    Rincian dari jenis beban yang masih harus dibayar dan informasi lain yang diperlukan.

7) Pendapatan diterima dimuka

Adalah akun yang awalnya dicatat sebagai kewajiban karena kasnya diterima dimuka padahal jasa atau barangnya belum diberikan kepada pelanggan. Kewajiban ini  kemudian berubah menjadi pendapatan seiring dengan berlalunya waktu atau melalui operasi normal usaha.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka pendek dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka pendek.
  • Pengungkapan
    Rincian dari jenis pendapatan diterima dimuka dan informasi lain yang diperlukan.

2. Kewajiban jangka panjang

Kewajiban jangka panjang adalah utang koperasi yang digunakan untuk kebutuhan  investasi dan/atau kebutuhan lainnya, dan dapat dilunasi lebih dari satu tahun.

Kewajiban jangka panjang meliputi perkiraan antara lain:

1) Utang Bank/Lembaga Keuangan Lain

Adalah utang kepada bank/lembaga keuangan lain untuk memenuhi kebutuhan  investasi dan/atau kebutuhan lain, yang dilakukan dengan proses penarikan kredit/pembiayaan.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka panjang dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka panjang.
  • Pengungkapan
    Rincian dari utang koperasi kepada bank/lembaga keuangan lain dan informasi lain yang diperlukan baik berupa utang pokok, bunga, agunan, jangka waktu dan tata cara pelunasan.

2) Kewajiban Imbalan Pasca Kerja

Adalah imbalan kerja (selain pesangon pemutusan kerja) yang terutang setelah pekerja menyelesaikan masa kerjanya.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka panjang dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka panjang.
  • Pengungkapan
    Rincian dari kewajiban imbalan pasca kerja dan informasi lain yang diperlukan.

3) Kewajiban Jangka Panjang Lainnya

Adalah kewajiban jangka panjang lainnya, baik kepada lembaga keuangan lain serta  pihak lain, untuk memenuhi kebutuhan investasi dan atau kebutuhan lain, yang dilakukan dengan proses penarikan kredit/pembiayaan dan penyertaan modal.

  • Pengakuan dan pengukuran (Perlakuan)
    Transaksi diakui sebagai kewajiban jangka panjang dan dicatat sebesar nilai nominalnya.
  • Penyajian
    Disajikan pada pos kewajiban jangka panjang.
  • Pengungkapan
    Rincian dari jenis utang jangka panjang lain dan informasi lain yang diperlukan berupa nilai penyertaan modal, bagi hasil, jangka waktu dan tata cara pelunasan.

Sumber: Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

amnesti-pajak-sarana-menuju-kemandirian-bangsa

Amnesti Pajak: Sarana Menuju Kemandirian Bangsa

Selengkapnya →