Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Akuntansi untuk UKM: Biaya & Pendapatan

Oleh   /   Selasa 3 Februari 2015  /   Tidak ada komentar

Salah satu prinsip dasar akuntansi adalah mengetahui kondisi keungan bisnis sebuah perusahaan. Dalam kasus bisnis rumahan, Anda membutuhkan akuntansi untuk mengetahui hal yang sama hingga sampai pada kesimpulan langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mengelola bisnis tersebut.

keuanganLSM

Akuntansi untuk UKM: Biaya & Pendapatan

Salah satu prinsip dasar akuntansi adalah mengetahui kondisi keungan bisnis sebuah perusahaan. Dalam kasus bisnis rumahan, Anda membutuhkan akuntansi untuk mengetahui hal yang sama hingga sampai pada kesimpulan langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mengelola bisnis tersebut. Selain harta dan utang yang sudah kita bahas di bagian sebelumnya, kini kita juga akan membahas dua elemen lain yang diperlukan dalam perhitungan akuntansi. Dua elemen tersebut adalah biaya (expense) dan pendapatan (income).

A. Biaya

Secara singkat biaya bisa dikatakan sebagai harta atau jasa-jasa yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan dalam satu periode atau dengan kata lain merupakan harta perolehan yang habis dipakai untuk menghasilkan pendapatan.

Jika pengertian di atas masih dirasa terlalu membingungkan, Anda akan terbantu dengan memahami tiga jenis biaya dibawah ini, yakni:

1. Harga Pokok Penjualan

Merupakan semua pengeluaran dan beban yang dikeluarkan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menghasilkan barang atau jasa yang akan dijual. Dari pengertian ini kiranya jelas bagi kita apa yang dimaksud harga pokok. Untuk bisnis garmen kaos atau pakaian bayi misalnya, yang dimaksud harga pokok adalah seluruh bahan (kain, benang) dan juga gaji karyawan produksi.

2. Biaya Usaha/Operasi

Biaya ini masih dibagi lagi dalam dua golongan yakni:

  • Biaya penjualan
    seluruh biaya yang masuk dalam kelompok ini adalah biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan penjualan barang/jasa. Misalnya saja: gaji sales (jika menggunakan sales), pulsa saat melakukan kegiatan penjualan, biaya transportasi (bensin) saat melakukan penjualan dst.
  • Biaya umum dan administrasi
    yaitu biaya yang dikeluarkan untuk bagian-bagian umum atau lebih pada bagian administrasi misal biaya pembelian alat tulis kantor, gaji pegawai, biaya telepon dan listrik di rumah yang digunakan untuk bisnis Anda dll.

3. Biaya Lain-lain

Bagian ini dimuat untuk menampung segala perhitungan yang tidak ada dalam biaya sebelumnya misalnya saja biaya bunga pinjaman atau kerugian-kerugian akibat penjualan aktiva tetap seperti kendaraan atau alat-alat.

B. Pendapatan (Income)

Jika harta Anda mengalami kenaikan maka berarti Anda mengalami penambahan pendapatan. Artinya pendapatan adalah peningkatan jumlah aktiva atau penurunan kewajiban yang didapat dari penyerahan barang dagangan/jasa atas aktivitas usaha lainnya.

Bisa Anda bayangkan dalam bisnis salon misalnya, seseorang yang mencucikan rambut di salon Anda akan menyerahkan sejumlah uang karena telah menggunakan jasa salon tersebut. Maka itulah salah satu pendapatan yang diterima salon tersebut pada saat itu. Jika transaksi semacam itu dijumlah maka akan terdapat jumlah pendapatan dalam perhitungan akuntansi nantinya.

Disarikan dari buku: Akuntansi untuk UKM, Penulis: Anak Suryo, Hal:24-26.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

amnesti-pajak-sarana-menuju-kemandirian-bangsa

Amnesti Pajak: Sarana Menuju Kemandirian Bangsa

Selengkapnya →