Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Akuntansi untuk UKM: Informasi Akuntansi

Oleh   /   Rabu 28 Januari 2015  /   Tidak ada komentar

Pada dasarnya pengguna informasi akuntansi dibedakan menjadi dua yakni pihak internal dan eksternal. Pihak internal adalah pihak pemilik bisnis, sementara pihak eksternal bisa dipecah menjadi beberapa bagian.

keuanganLSM

Akuntansi untuk UKM: Informasi Akuntansi

Sebelum kita melangkah lebih jauh. Di bagian ini ada baiknya kita memahami dulu siapa saja yang akan menggunakan informasi. Hal ini akan membantu kita memahami logika-logika penyusunan pinsip akuntansi yang akan kita lakukan.

Pada dasarnya pengguna informasi akuntansi dibedakan menjadi dua yakni pihak internal dan eksternal. Pihak internal adalah pihak pemilik bisnis, sementara pihak eksternal bisa dipecah menjadi beberapa bagian.

Pihak Internal

Seperti sudah disinggung sedikit sebelumnya tadi, yang dimaksud dengan pihak internal adalah pemilik bisnis rumahan tersebut. Hal ini gak berbeda dengan bisnis besar di mana yang dimaksud pihak internal adalah pihak manajemen (pengelola) sedangkan pemiilik dimasukkan kategori pihak eksternal. Penyebabnya adalah karena skala bisnis besar yang menuntut operasional pengelolaan lebih luas, dimana pemilik perusahaan tidak terjun langsung mengelola perusahaan tersebut.

Bagi pihak intenal dalam bisnis rumahan, yakni pemilik informasi akuntansi yang diperoleh bisa berguna untuk melakukan tidak hal ini:

a. Mengembangkan

Bagian mana saja dalam bisnis rumahan itu yang perlu dikembangkan, apakah bagian produksinya, distribusi atau pemasaran. Jika masing-masing pos terlihat masih kekurangan dana, maka kemungkinan besar pemilik akan berpikir untuk menambahkan dana dikemudian hari agar bagian itu bisa dikembangkan lagi.

b. Mengurangi

Hal yang sama juga bisa terjadi jika pemilik ingin mengurangi beberapa bagian yang terlibat kelebihan atau tidak efektif.

c. Mengontrol

Dalam evaluasi tahunan biasanya pemilik akan segera mengetahui kondisi keuangan bisnisnya karena berbagai informasi yang tersedia dalam bentuk laporan keuangan. Pada saat seperti inilahfungsi kontrol juga dilakukan pemilik agar bisnisnya semakin bisa berkembang.

Pihak Eksternal

Diluar pihak internal ada satu pihak lain yang disebut pihak eksternal. Pihak ini adalah pihak-pihak yang tidak terkait langsung dengan pengelolaan bisnis rumahan. Dalam skala bisnis yang lebih besar, pihak eksternal terdiri dari lebih banyak pihak. Namun dalam bisnis rumahan hanya ada beberapa pihak yang disebutkan, yakni:

a. Investor

Atau penanam modal. Jika sejak awal bisnis Anda mengundang peran serta para investor (misalnya teman-teman dekat atau saudara) maka kelak laporan keuangan yang Anda buat berguna untuk mereka. Pahamilah jika seseorang menitipkan uangnya untuk dikembangkan bersama sebuah bisnis maka ia akan merasa aman jika tahu bisnis tersebut dalam keadaan aman. Keamanan ini bisa dinilai dari laporan keuangannya.

b. Kreditur

Untuk jumlah modal yang lebih besar, misalnya Anda ingin mengembangkan bisnis Anda dan mencari pinjaman, laporan keuangan bisa sangat berbuna. Mereka, para kreditur yang akan memberi pinjaman itu akan bisa yakin dan paham apakah bisnis Anda berkembang atau tidak. Untuk kepentingan inilah Anda perlu menyiapkan laporan keuangan.

c. Petugas Pajak

Beberapa bisnis rumahan sekarang ada yang terkena pajak meskipun jumlahnya relatif kecil. Penentuan jumlah ini ditentukan oleh laporan keuangan bisnis Anda.

Diluar itu ada beberapa pihak lain, yang hanya berlaku dalam bisnis skla besar, tapi tidak dengan bisnis rumahan. Misalnya saja serikat pekerja/buruh, masyarakat daerah lingkungan perusahaan dan juga masyarakat luas jika perusahaan tersebut go public.

Disarikan dari buku: Akuntansi untuk UKM, Penulis: Anak Suryo, Hal: 11-14.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pemkab Batang Dorong Pelaku UMKM agar Manfaatkan Teknologi

Selengkapnya →