Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Apa Peran Manajemen Proyek? (Bagian 1/24)

Oleh   /   Jumat 27 September 2013  /   Tidak ada komentar

Dalam beberapa pengertian, memimpin proyek itu serupa seperti memimpin suatu departemen: Anda perlu mengkoordinasi usaha orang-orang dengan latar belakang dan keahlian yang berbeda-beda dan berharap mendapat hasil keseluruhan terbaik.

keuanganLSM

Apa Peran Manajemen Proyek? (Bagian 1/24)

Mengakrabkan diri dengan lingkungan. Dalam beberapa pengertian, memimpin proyek itu serupa seperti memimpin suatu departemen: Anda perlu mengkoordinasi usaha orang-orang dengan latar belakang dan keahlian yang berbeda-beda dan berharap mendapat hasil keseluruhan terbaik. Tetapi dalam pengertian lain, memimpin proyek itu sangat berbeda. Untuk satu hal, orang-orang yang Anda kumpulkan mungkin tidak saling mengenal. Kedua, sebuah proyek itu unik; karena belum pernah dilakukan sebelumnya. Produk akhir dan proses memproduksinya tidak dapat dispesifikasi terlebih dahulu; kalau tidak, peluang dan pengetahuan baru Anda akan tertutup. Ketiga, berbeda dengan kepala departemen, seorang pemimpin proyek tidak memiliki otoritas atau kendali langsung terhadap anggota tim.

Jadi, Anda berada pada posisi tanpa otoritas resmi, bekerja dengan orang-orang yang tidak dapat bekerja bersama, dan menghadapi derajat ketidakpastian yang tinggi—tetapi, seperti halnya manajer lain, Anda memunyai pengaruh dalam meraih tujuan.

Pilihan Anda adalah menghabiskan waktu untuk sekedar mengakrabkan diri dengan lingkungan seiring berjalannya setiap proyek, atau membangun pemahaman Anda akan keahlian manajemen proyek sehingga tim Anda segera menjadi produktif.

Sampai batasan tertentu, kesuksesan proyek bergantung pada sifat perorangan seperti kejujuran, toleransi terhadap ambiguitas, dan keterbukaan. Tetapi yang juga sama pentingnya adalah keahlian yang dibutuhkan untuk membuat suatu kemajuan berjalan lancar: terus menaruh perhatian pada komunikasi (memastikan Anda, sponsor proyek, dan anggota tim sudah mengerti akan semua batasan dan harapan), membuat dokumentasi tentang proses proyek (tugas, tanggung jawab, hubungan), dan pemahaman pelanggan serta kebutuhan bisnis.

Untuk mendorong kemampuan Anda memimpin suatu proyek secara efektif:

Kembangkan keahlian manajemen proyek. Pelajari alat-alat bantu untuk mengkoordinasi pekerjaan banyak orang. Biasakan diri berurusan dengan para manajer tentang berbagai isu harapan, biaya, jadwal, dan sumberdaya.

Bangunlah keahlian antar pribadi Anda. Manajemen proyek terkutat dengan penyelesaian segalanya melalui orang lain. Latihlah komunikasi lisan dan tulisan Anda. Pelajari cara bernegosiasi dan memengaruhi. Jadilah seorang pelatih dan mentor bagi anggota tim proyek Anda.

Bangunlah jaringan bantuan. Dengan segala kemungkinannya, proyek Anda akan melibatkan berbagai isu di luar bidang keahlian Anda. Anda memang harus belajar sebanyak mungkin tentang pekerjaan yang dilakukan organisasi Anda, namun hal itu juga membantu Anda membangun relasi dengan orang-orang dari berbagai bidang yang berbeda dari organisasi Anda—keuangan, TI, pemasaran, teknisi.

“Hindari keyakinan bahwa hanya karena Anda ‘diberi tugas’ dalam suatu proyek, Anda berada di tingkat yang lebih tinggi dan persahabatan tak lagi jadi soal…. Aspek antar pribadi dan perilaku dalam proyek penting untuk meraih sukses.”

 

Diadaptasi dari buku: Project Management, penulis: Gary R. Heerkens, bagian (1/24)

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pemkab Batang Dorong Pelaku UMKM agar Manfaatkan Teknologi

Selengkapnya →