Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Apa Tujuan Pelaporan Arus Kas?

Oleh   /   Rabu 31 Juli 2013  /   1 Komentar

Fokus utama dari penyajian laporan keuangan sektor bisnis secara umum adalah pada ‘laba’. Pada sektor nirlaba, fokus utamanya adalah pada ‘aktiva bersih’, atau jumlah aset bersih yang tersedia bagi pelaksanaan program dan kegiatan organisasi.

keuanganLSM

Apa Tujuan Pelaporan Arus Kas?

Fokus utama dari penyajian laporan keuangan sektor bisnis secara umum adalah pada ‘laba’. Pada sektor nirlaba, fokus utamanya adalah pada ‘aktiva bersih’, atau jumlah aset bersih yang tersedia bagi pelaksanaan program dan kegiatan organisasi.

Pada sektor bisnis, laba dilaporkan melalui Laporan Laba Rugi. Sedangkan pada organisasi nirlaba, aktiva bersih dihasilkan oleh Laporan Aktivitas (PSAK 45).

Lantas, apa tujuan pelaporan arus kas?

Laporan arus kas dibutuhkan karena:

  1. Kadang kala nilai aktiva bersih tidak menggambarkan kondisi organisasi yang sesungguhnya.
  2. Seluruh informasi mengenai kinerja organisasi selama periode tertentu dapat diperoleh lewat laporan ini.
  3. Dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi arus kas organisasi di masa mendatang.

Ukuran aktiva bersih (net asset) tidak memberikan gambaran yang akurat mengenai kinerja dan kondisi perusahaan yang sesungguhnya selama periode tertentu. Ketika organisasi memiliki sedemikian besar uang muka yang beredar, maka kondisi ini akan membuat aktiva bersih seolah-olah tampak besar, padahal dana likuid yang tersedia sudah dalam kondisi yang minimal. Hal ini dikarenakan bahwa laporan aktivitas disusun atas dasar akrual (bukan dasar kas), yaitu melalui sebuah proses penandingan antara beban antara pendapatan, sehingga angka aktiva bersih yang dihasilkan tidak identik dengan besarnya uang kas yang tersedia.

Laporan posisi keuangan komparatif memang jadi pelengkap laporan aktivitas. Laporan posisi keuangan menunjukkan besarnya penambahan aktiva tetap yang terjadi selama periode berjalan, namun tidak menunjukkan bagaimana penambahan aktiva tetap tersebut dibiayai.

Demikian juga, dalam neraca komparatif menunjukkan adanya penambahan jumlah uang muka yang beredar, tetapi tidak menunjukkan bagaimana dan dari mana penambahan jumlah uang muka tersebut dibiayai. Dengan laporan arus kas, informasi mengenai dari mana saja sumber penerimaan kas dan untuk apa saja dikeluarkan akan tersaji secara rinci.

Laporan arus kas melaporkan arus kas masuk maupun arus kas keluar organisasi selama periode pelaporan tertentu. Laporan arus kas ini akan memberikan informasi yang berguna mengenai kemampuan organisasi dalam menghasilkan kas dari aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan. Kas disini diartikan sebagai kas dan setara kas. Sedangkan makna kas dan setara kas adalah sebagai berikut : Kas terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan rekening giro (demand deposits). Setara kas (cash equivalent) adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan yang dengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan.

Aktivitas operasi adalah aktivitas penghasil utama pendapatan entitas (principal revenue-producing activities) dan aktivitas lain yang bukan merupakan aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.

Aktivitas investasi adalah perolehan dan pelepasan aset jangka panjang serta investasi lain yang tidak termasuk setara kas.

Aktivitas pendanaan adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah serta komposisi kontribusi modal dan pinjaman entitas.

    Cetak       Email

1 Comment

  1. pudji sulaksono berkata:

    Info yg bermanfaat .Khususnya yg tertarik dengan masalah akuntansi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Tahapan Penyusunan Anggaran Desa

Selengkapnya →