Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Tanya Jawab  >  Artikel saat ini

Apakah Accounting bisa Dilakukan oleh Outsource

Oleh   /   Rabu 17 Februari 2016  /   Tidak ada komentar

Apakah Pekerjaan Accounting bisa Dilakukan oleh Outsource

Apakah Pekerjaan Accounting bisa Dilakukan oleh Outsource

(Tanya jawab ini disarikan dari diskusi komunitas di mailing list keuanganLSM)

Gabung Milis KeuanganLSM.

Q: Mohon informasinya, apakah pekerjaan accounting bisa dilakukan oleh outsource atau tidak ya?

Apakah itu suatu hal yang wajar/biasa dilakukan suatu perusahaan atau nga ya?

Kalau iya, biasanya pekerjaan accounting apa saja yang bisa diserahkan ke outsource?

A: Menurut saya pribadi, tidak ada masalah pekerjaan accounting dilakukan oleh outsource. Banyak contoh di kalangan bisnis kebutuhan jasa akuntansi khususnya penyusunan laporan keuangan perusahaan. Demikian juga di NGO juga tidak akan masalah. Yang tidak boleh dioutsource kan adalah pekerjaan Finance karena pekerjaan itu sifatnya Daily dan tidak dapat ditunda.

Q: Jadi maksudnya yang bisa dioutsource itu misalnya : posting transaction, generate monthly financial report, gitu gitu ya?

Kalau yang sehari-hari yang tidak bisa dioutsource itu misalnya: payment, dll ya?

Kalau seandainya budgeting, reviewing report, kayak gitu-gitu biasa dioutsource ga?

A: Kalo budgeting menurut saya tidak bisa dioutsourcing karena pihak luar tidak memahami timeline kegiatan dan struktur penyusunan budget yang dibutuhkan lembaga. Untuk reviewing report bisa dilakukan oleh outsource. Demikian mbak Firda masukan dari saya. Mungkin ada yang berpendapat lain, silakan.

A: Untuk pekerjaan accounting, reporting serta analisis bisa dilakukan oleh outsource tetapi untuk budget tidak bisa saya rasa, karena umumnya proses budgeting organisasi sendirilah yang tau, termasuk target dan timelinenya, kalau mau direview harus memberikan data work plan dan budget yang lengkap sebagai data dasar untuk melakukan review.

Sementara untuk keuangan laporan keuangan bisa dilakukan konsultan atau siapapun yang ahli dikeuangan yang mana alat ukurnya sudah jelas.

    Cetak       Email
  • Publish: 11 bulan ago on Rabu 17 Februari 2016
  • By:
  • Last Modified: Februari 17, 2016 @ 4:52 pm
  • Filed Under: Tanya Jawab
  • Tagged With:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Fiscal year

Apakah Fiscal Year Periode di Indonesia harus Bulan Januari – Desember?

Selengkapnya →