Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Tanya Jawab  >  Artikel saat ini

Apakah Auditor Harus Mematuhi Seluruh SA Saat Melakukan Audit Suatu EBK?

Oleh   /   Rabu 1 Juli 2015  /   Tidak ada komentar

keuanganLSM

Apakah Auditor Harus Mematuhi Seluruh SA Saat Melakukan Audit Suatu EBK?

(Tanya jawab ini disarikan dari Institut Akuntan Publik Indonesia)

Kewajiban dasar di dalam SA adalah sebagai berikut:

“Auditor harus mematuhi seluruh SA yang relevan dengan audit. Suatu SA relevan dengan audit bila SA tersebut berlaku dan terdapat hal-hal yang diatur oleh SA tersebut”.[1]

“Auditor tidak diperkenankan untuk menyatakan kepatuhannya terhadap SA dalam laporan auditor kecuali auditor telah mematuhi ketentuan SA ini [SA 200] dan seluruh SA lainnya yang relevan untuk audit”.[2]

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak seluruh dari SA mungkin relevan dalam setiap audit — yaitu saat SA yang berlaku kemungkinan tidak terdapat kondisi terkait SA tersebut di dalam perikatan. Sejatinya, untuk audit EBK, beberapa dari SA kemungkinan tidak relevan karena alasan tersebut. Sebagai contoh, beberapa SA yang tidak akan relevan dalam audit EBK meliputi:

  • SA 402,[3] jika EBK tidak menggunakan suatu organisasi.
  • SA 510,[4]jika audit suatu EBK berulang, dan bukan suatu perikatan tahun.
  • SA 600,[5] jika perikatan audit suatu EBK ini bukan bagian dari suatu audit atas laporan keuangan.
  • SA 610,[6] jika EBK tidak memiliki suatu fungsi audit internal.
  • SA 800, 805, dan 810,[7] jika perikatan audit suatu EBK untuk pelaporan atas laporan keuangan bertujuan.

Selanjutnya, beberapa SA, seperti SA 705 berhubungan dengan modifikasi opini auditor, kondisinya mungkin tidak relevan.[8]

Auditor tidak perlu khawatir dengan SA yang tidak relevan dengan audit. Namun demikian, auditor perlu memahami ruang lingkup masing-masing SA untuk menentukan apakah itu relevan atau tidak dalam kondisinya.

[1] SA 200, paragraf 18.

[2] SA 200, paragraf 20.

[3] SA 402, Pertimbangan Audit Terkait Dengan Entitas Yang Menggunakan Suatu Organisasi Jasa.

[4] SA 510, Perikatan Audit Tahun Pertama-Saldo Awal.

[5] SA 600, Pertimbangan Khusus-Audit Atas Laporan Keuangan Grup (Termasuk Pekerjaan Auditor Komponen).

[6] SA 610, Penggunaan Pekerjaan Auditor Internal.

[7] SA 800, Pertimbangan Khusus-Audit Atas Laporan Keuangan Yang Disusun Sesuai Dengan Kerangka Bertujuan Khusus; SA 805, Pertimbangan Khusus-Audit Atas Laporan Keuangan Tunggal & Suatu Unsur, Akun Atau Pos Tertentu Dalam Laporan Keuangan; dan SA 810, Perikatan Untuk Melaporkan Ikhtisar Laporan Keuangan.

[8] SA 705, Modifikasi Terhadap Opini dalam Laporan Auditor Independen.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Apakah Accounting bisa Dilakukan oleh Outsource

Selengkapnya →