Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel Terbaru  >  Artikel saat ini

Arti Hukum bagi Perkembangan Ekonomi

Oleh   /   Senin 27 Maret 2017  /   Tidak ada komentar

Amerika Serikat, sebagai negara yang menganut paham pasar bebas dengan tradisi hukum common law-misalnya, selama beberapa dasawarsa terakhir dikenal sangat produktif membuat undang-undang.

keuanganlsm.com

Arti Hukum bagi Perkembangan Ekonomi

Dalam perkembangan ekonomi suatu negara, kedudukan dan peranan hukum tentu dapat dianggap sangat penting. Bahkan, Jean Jacques Rousseau pada tahun 1755, dalam bukunya A Discourse on Political Economy, sudah menguraikan keterkaitan antara hukum dengan ekonomi. Kata ekonomi itu sendiri berasal dari “oikos” yang berarti rumah tangga, dan “nomos” yang berarti hukum.

Karena itu, menurut Rosseau, “Only the wise and legitimate government of the house for the common good of the whole family. The meaning of the term was then extended to the government of that great family, the State“. Bahkan lebih jauh, Per Krussel dan Jose Victor Rios Rull menyatakan, terdapat keterkaitan yang erat an tara pertumbuhan ekonomi dengan proses-proses berdemokrasi dan berkonstitusi.

Dalam perkembangannya, konstitusi Amerika Serikat yang disusun ketika masyarakatnya masih bercorak agraris juga menghadapi persoalan yang besar dalam masa peralihan menuju inelustrialisasi, terutama antara Perang Sipil dan Perang Dunia ke-2, dimana hukum dan konstitusi Amerika Serikat harus hidup dan menjalankan tugasnya dalam sistem ekonomi baru yang modern dan kompleks dengan dilengkapi oleh unit-unit ekonomi raksasa.

Dengan didorong oleh semangat untuk kesejahteraan rakyat berdasarkan paham constitutional welfare state atau pun welvaart rechtsstaat, Amerika Serikat bahkan kemudian berkembang pesat menjadi negara industri besar di dunia sampai sekarang ini. Modalnya, antara lain, tentu karena gagasan- gagasan yang dirumuskan dan prinsip-prinsip yang disepakati dalam konstitusi sebagai kontrak sosial bangsa Amerika.

Meskipun pola perumusan Konstitusi Amerika Serikat sangat berbeda dari pola perumusan konstitusi negara-negara komunis seperti bekas negara Uni Soviet di Eropa Timur, tetapi konstitusi Amerika juga dipandang berjasa dalam menggerakkan perkembangan ekonomi Amerika Serikat itu ke tingkat seperti yang ada sekarang.

Bahkan, meskipun di negara-negara yang menganut prinsip ekonomi pasar bebas seperti Amerika Serikat, kecenderungan mengadakan regulasi untuk mengatur mekanisme pasar juga berkembang luas. Lebih-lebih lagi negara-negara yang menganut tradisi hukum common law, sekalipun pada pokoknya mengandalkan putusan-putusan pengadilan yang terdahulu sesuai asas precedent. tetapi kecenderungan pembuatan regulasi untuk mengatur dinamika kegiatan dalam masyarakat, termasuk dinamika dalam ekonomi pasar, juga berkembang luas.

Amerika Serikat, sebagai negara yang menganut paham pasar bebas dengan tradisi hukum common law-misalnya, selama beberapa dasawarsa terakhir dikenal sangat produktif membuat undang-undang.

Seperti saya gambarkan dalam buku saya Pergumulan Peran Pemerintah dan Parlemen dalam Sejarah (1996), dalam kurun waktu tahun 1970-an dan 1980-an, jumlah undang-undang yang ditetapkan di Amerika Serikat yang menganut tradisi common law justru jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah undang-undang yang dibuat dan ditetapkan di negara-negara Eropa Barat yang menganut tradisi civil law.

Disarikan pada buku: Konstitusi Ekonomi, Penulis: Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., Halaman: 11-12.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

UMKM Sangat Perlu Dukungan Akses Pembiayaan

Selengkapnya →