Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Audit Field Work (Bagian 2/4)

Oleh   /   Rabu 12 Maret 2014  /   Tidak ada komentar

Meyakinkan bahwa semua hasil audit dikonfirmasikan kepada pimpinan dan staf terkait dengan mendapatkan tanda tangan persetujuan, dengan menggunakan fact sheet.

KeuanganLSM

Audit Field Work

C.2. Audit Field Work

1. Perform Audit Field Work Based on Audit Program

  • Menentukan besarnya sampel dan metode sampel.
  • Pelaksanaan audit berdasarkan langkah-langkah dalam audit program yang telah disetujui.

Langkah-langkah yang dilakukan:

Identifikasi kelemahan internal control secara terperinci antara lain:
a. Cash Manajemen
b. Collection System
c. Sales Discount
d. Purchasing
e. Dan aktivitas lainnya yang terkait dengan proses keuangan serta operasional perusahaan.

  • Mendapatkan efek dari kelemahan di atas terhadap laporan keuangan dengan memberikan bukti-bukti dokumentasi.
  • Memastikan pelaksanaan SOP dengan melakukan pemeriksanaan atas arus dokumen dan approval serta melakukan interview dengan staf atau pimpinan yang terkait.
  • Melakukan konfirmasi terhadap A/R, A/P, dan uang muka.
  • Melakukan analisis Potential Loss.
  • Membuat rangkuman temuan-temuan dan bukti-bukti pendukungnya (Audit Fact-Sheet) untuk langsung dikonfirmasikan ke Auditee.

2. Audit Progress Report I

  • Berisi temuan-temuan audit dan rencana kerja selanjutnya.
  • Bentuk report berupa masalah-masalah yang ada (hanya berupa problem dari pendekatan Problem Cause Effect PCE).

3. Audit Progress Report II

  • Berisi temuan-temuan audit dan rencana kerja selanjutnya.
  • Bentuk report berupa masalah, penyebab, dan akibat/PCE.

4. Review Audit Progress by General Manager/Senior Audit Manager

  • Mendiskusikan temaun-temuan yang ada serta rencana kerja selanjutnya.
  • Mendapatkan informasi dan masukan yang berguna, serta solusi yang tepat dari Direktur Internal Audit agar proses audit dapat berjalan tepat waktu.
  • Review atas laporan progress harus selesai dalam 1 hari kerja agar keesokan hari dapat melakukan proses selanjutnya.
  • Jika ada masalah yang tidak terpecahkan, PIC berhak mengadakan Brainstorming Meeting.

5. Reviewed Audit Progress (PIC & General Manager)

  • Mencatat semua hasil review (dalam tulisan tangan).
  • Membubuhkan tanda tangan dan tanggal review oleh General Manager Internal Audit pada Audit Progress Report yang telah di-review pada hari yang sama.

6. Brainstroming Meeting (PIC)

  • Brainstorming Meeting diadakan jika Review Audit Progress tidak mendapatkan pemecahan masalah. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk melaporkan kemajuan pelaksanaan audit yang telah dilakukan dan mendapatkan solusi atas kesulitan-kesulitan yang dihadapi dengan tetap konsekuen terhadap audit program  yang telah disetujui.
  • Peserta: General Manager Internal Audit, PIC, dan manajemen Auditee yang terkait.
  • Setelah mendapatkan solusi, team member kembali melakukan audit.
  • Berdasarkan temuan audit, Direktur Internal Audit menetapkan untuk meneruskan atau menghentikan pelaksanaan audit.

7. Ensure All of Audit Fact Sheet Have Been Confirmed (team members)

  • Meyakinkan bahwa semua hasil audit dikonfirmasikan kepada pimpinan dan staf terkait dengan mendapatkan tanda tangan persetujuan, dengan menggunakan fact sheet.

KeuanganLSM

Disarikan dari buku: Pedoman Audit Internal, Penulis: Alfred F. Kaunang, Hal:27-32.

    Cetak       Email
  • Publish: 4 tahun ago on Rabu 12 Maret 2014
  • By:
  • Last Modified: Maret 13, 2014 @ 10:19 am
  • Filed Under: Artikel, Audit
  • Tagged With:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Amnesti Pajak: Sarana Menuju Kemandirian Bangsa

Selengkapnya →