Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Bagaimana Melatih Manajemen-Diri dalam Proyek? (Bagian 19/24)

Oleh   /   Sabtu 26 November 2011  /   Tidak ada komentar

Jika Anda cukup beruntung untuk bekerja dengan seseorang yang benar-benar Anda percayai, yang opininya Anda hormati, yang akan memberi Anda tanggapan jujur, dan yang dapat mengamati Anda di waktu kerja, catatlah bantuan yang diberikannya.

keuanganLSM

Bagaimana Melatih Manajemen-Diri dalam Proyek?

Mengelola “dari luar”. Dengan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan selama proyek berlangsung, mudah bagi seorang manajer proyek untuk berfokus sepenuhnya pada mengelola orang lain-memastikan anggota tim memahami tanggung jawab, memiliki semua sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas, dan seterusnya. Bagaimanapun, manajer proyek yang paling efektif memiliki perasaan yang tajam tentang bagaimana sebenarnya pengaruh mereka terhadap orang lain walaupun mereka tidak memiliki otoritas resmi-dan mereka mempelajari cara mengelola dan meningkatkan keahlian manajemen mereka.

Ketika Anda memikirkan para anggota tim di sekitar Anda selama proyek berlangsung, Anda akan segera mengerti mengapa Anda sebaiknya tidak menunggu datangnya umpan balik.

Anggota tim biasanya jarang mengkritik atau mengkomentari secara terbuka dan tanpa diminta pemimpin proyek yang mengendalikan nasib mereka (setidaknya sampai batasan tertentu). Tentu saja, jika mereka tidak menyukai apa yang Anda lakukan, mungkin mereka akan berkomentar di belakang Anda, tetapi itu hanya akan meruntuhkan usaha Anda membina tim yang efektif.

Jika Anda cukup beruntung untuk bekerja dengan seseorang yang benar-benar Anda percayai, yang opininya Anda hormati, yang akan memberi Anda tanggapan jujur, dan yang dapat mengamati Anda di waktu kerja, catatlah bantuan yang diberikannya.

Pengalaman pelanggan adalah hasil dari pekerjaan Anda, bukan proses. Jadi, pengalaman itu tidak berada dalam posisi untuk menawarkan wawasan yang berguna tentang bagaimana Anda dapat melakukan pekerjaan Anda dengan lebih baik.

Sama halnya, atasan langsung Anda tidak terlibat langsung dengan operasi harian tim. Mereka mungkin lebih mengamati prosesnya dari pelanggan, dan mungkin sesekali menawarkan petunjuk, tetapi biasanya mereka merupakan sumber umpan balik yang tak dapat ditebak.

Untuk meningkatkan keahlian kepemimpinan:

Bersikaplah lebih introspektif. Setelah rapat atau pertemuan perorangan dengan anggota tim, refleksikan interaksi yang ada. Apa Anda berhasil mencapai sasaran? Apa Anda berkomunikasi dengan efektif? Apa anggota tim memperoleh perasaan yang lebih positif, lebih terpacu-atau malah kurang? Apa yang dapat Anda lakukan secara berbeda untuk menangani situasi itu dengan lebih baik? Cari bias pribadi untuk memengaruhi perilaku Anda.

Belajarlah menangani umpan balik. Cara terbaik untuk menjamin Anda tidak pernah mendapat umpan balik yang jujur adalah dengan mengabaikan opini orang atau melecehkan mereka ketika mereka mencoba menyampaikan perasaan mereka pada Anda tentang apa yang Anda lakukan. Menciptakan lingkungan tempat orang dengan secara bebas menyatakan umpan balik negatif dan mempelajari cara mendengarkan yang baik itu membutuhkan latihan.

Temukan seorang mentor. Jika Anda cukup beruntung untuk bekerja dengan seseorang yang benar-benar Anda percayai, yang opininya Anda hormati, yang akan memberi Anda tanggapan jujur, dan yang dapat mengamati Anda di waktu kerja, catatlah bantuan yang diberikannya.

“Beberapa manajer proyek melakukan kesalahan dengan percaya bahwa mereka selalu dikelilingi oleh orang lain, mereka akan menerima umpan balik yang tiada henti… Ini tidak benar.”

Diadaptasi dari buku: Project Management, penulis: Gary R. Heerkens, bagian (19/24)

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →