Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Bagaimana Pelaksanaan Sensus Pajak Nasional (SPN)?

Oleh   /   Jumat 7 Oktober 2011  /   Tidak ada komentar

Formulir Isian Sensus (FIS), yakni formulir yang membuat data-data detil tentang Subyek Sensus, Lokasi Sensus, dan Kondisi Subyek Sensus. Dokumen FIS. dibedakan antara FIS Orang Pribadi dan FIS Badan.

  1. keuanganLSM

    Bagaimana Pelaksanaan Sensus Pajak Nasional (SPN)?

    Petugas, berdasarkan Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Sensus Pajak Nasional (SPN),melakukan koordinasi lapangan dengan pihak ketiga (Pemerintah Daerah, Ketua RW, Ketua RT, pengelola/manajemen gedung perkantoran, perumahan/apartemen, perhimpunan,’ dan tokoh masyarakat).

  2. Selanjutnya, petugas SPN menemui responden dengan didampingi oleh petugas yang berasal dari Iingkungan lokasi sensus.
  3. Petugas SPN kemudian menunjukkan surat tugas dan identitas.
  4. Petugas SPN memberikan penjelasan kepada responden terkait dengan SPN.
  5. Untuk pengisian Formulir Isian Sensus (FIS), petugas SPN melakukan hal- hal sebagai berikut:
  • Meminta kesediaan responden untuk membantu memberikan data dalam  pengisian FIS oleh petugas SPN.
  • Menyampaikan surat himbauan umum pelaksanaan kewajiban perpajakan (dalam amplop tertutup).

Petugas, berdasarkan Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Sensus Pajak Nasional (SPN),melakukan koordinasi lapangan dengan pihak ketiga (Pemerintah Daerah, Ketua RW, Ketua RT, pengelola/manajemen gedung perkantoran, perumahan/apartemen, perhimpunan,’ dan tokoh masyarakat).

Siklus Pelaksanaan Sensus Pajak Nasional (SPN)

  1. Berkoordinasi dengan pihak ketiga (Pemda, Ketua RTlRW, pengelola/manajemen gedung perkantoran, perumahan/apartemen, perhimpunan, masyarakat).
  2. Petugas SPN dengan didampingi oleh pihak ketiga menemui responden dan menunjukkan Surat Tugas dan Identitas.
  3. Petugas SPN memberikan penjelasan kepada responden terkait SPN.
  4. Petugas SPN meminta kesediaan responden untuk membantu memberikan data.
  5. Petugas SPN mengisi FIS (Formulir Isian Sensus) berdasarkan data yang disampaikan oleh responden.
  6.  Setelah mengecek kelengkapan pengislan FIS dan ditandatangani oleh responden, petugas SPN menempelkan stiker sensus.
  7. Selanjutnya petugas SPN akan menempelkan stiker sensus di tempat yang mudah terlihat.

Dokumen Apa Saja yang Digunakan untuk Melakukan SPN?

  1. Surat Pemberitahuan Sensus.
  2. Formulir Isian Sensus (FIS), yakni formulir yang membuat data-data detil tentang Subyek Sensus, Lokasi Sensus, dan Kondisi Subyek Sensus. Dokumen FIS. dibedakan antara FIS Orang Pribadi  dan FIS Badan.

Informasi Lebih Lanjut:

Apabila Wajib Pajak masih ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang pelaksanaan SPN, dapat mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau menghubungi Kring Pajak 500200. Informasi perpajakan juga dapat diperoleh dengan mengunjungi situs Direktorat Jenderal Pajak dengan alamat www.pajak.go.id

INGAT! Semua kegiatan Sensus Pajak Nasional (SPN) tidak dipungut biaya.

Sumber: Info Pajak 2011, merupakan kerjasama Direktorat Jenderal Pajak dengan Tim Iklan Kompas.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Tujuan dan Hakikat Konstitusi

Tujuan dan Hakikat Konstitusi

Selengkapnya →