Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Berita  >  Artikel saat ini

Bisnis di Sektor UMKM Masih Menjanjikan

Oleh   /   Rabu 9 September 2015  /   Tidak ada komentar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat bisnis di sektor usaha kecil, mikro, dan menengah yang pertumbuhannya menjanjikan. Hingga akhir 2015, pertumbuhan kredit BRI untuk sektor mikro diperkirakan 17 persen.

Bisnis di Sektor UMKM Masih Menjanjikan

Bisnis di Sektor UMKM Masih Menjanjikan

Sumber: Kompas, 13 Agustus 2015.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat bisnis di sektor usaha kecil, mikro, dan menengah yang pertumbuhannya menjanjikan. Hingga akhir 2015, pertumbuhan kredit BRI untuk sektor mikro diperkirakan 17 persen.

Pertumbuhan kredit mikro BRI lebih tinggi daripada rata-rata nasional yang berkisar 11-12 persen dalam setahun. Pada semester I-2015, pertumbuhan kredit mikro BRI sebesar 15 persen.

“Program pemerintah, yaitu kredit usaha rakyat, akan memperkuat kredit sektor mikro sehingga pertumbuhan kredit mikro hingga akhir tahun bisa mencapai 17 persen,” kata Direktur Utama BRI Asmawi Syam di Jakarta, Rabu (12/8).

Asmawi ditemui seusai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) yang menyetujui pengangkatan Kuswiyoto sebagai Direktur dan pemberhentian Djarot Kusumajakti sebagai Direktur Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah BRI. Sejak Juni lalu, Djarot ditunjuk sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Kuswiyoto adalah pegawai karier di BRI yang sebelumnya bertugas sebagai Pemimpin Wilayah BRI Jakarta I.

Asmawi memaparkan, menurut rencana, anggaran untuk kredit usaha rakyat (KUR) melalui BRI mencapai Rp 21 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp 17 triliun dialokasikan untuk sektor mikro. Melalui skema KUR, nasabah mikro akan dikenai bunga pinjaman 12 persen. Sisa suku bunganya akan disubsidi pemerintah.

Berdasarkan data suku bunga dasar kredit (SBDK) perbankan yang dirilis Bank Indonesia, suku bunga kredit mikro BRI pada akhir Mei sebesar 19,25 persen. Insentif berupa subsidi suku bunga diharapkan semakin menghidupkan perekonomian yang ditopang sektor usaha mikro.

“Kredit mikro BRI akan tetap fokus pada empat sektor, yakni pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan perdagangan,” kata Asmawi.

Statistik Perbankan Indonesia Mei 2015 yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp 694,69 triliun. Penyaluran kredit ke sektor UMKM itu tumbuh 9,32 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2014. Kredit UMKM didominasi sektor perdagangan besar dan ritel yang mencapai Rp 365 triliun pada Mei 2015.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani mengatakan, peluang penyaluran kredit bagi sektor UMKM sangat besar. (AHA)

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

UMKM Perlu Serap Digital

Selengkapnya →