Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Audit  -  Halaman 10
Terbaru

Kecukupan dan Penilaian Bukti Audit

Oleh   /  Senin 22 April 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Untuk dapat dikatakan kompeten, bukti audit, terlepas bentuknya, harus sah dan relevan. Keabsahan sangat kergantung atas keadaan yang berkaitan dengan pemerolehan bukti tersebut. Dengan demikian penarikan kesimpulan secara umum mengenai dapat diandalkannya berbagai macam bukti audit, tergantung pada pengecualian penting yang ada.

Selengkapnya →
Terbaru

Sifat Bukti Audit: Data Akuntansi dan Informasi Penguat

Oleh   /  Senin 15 April 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Bukti audit sangat bervariasi pengaruhnya terhadap kesimpulan yang ditarik oleh auditor independen dalam rangka memberikan pendapat atas laporan keuangan auditan. Relevensi, objektivitas, ketepatan waktu, dan keberadaan bukti audit lain yang menguatkan kesimpulan, seluruhnya berpengaruh terhadap kompetensi bukti.

Selengkapnya →
Terbaru

Pengendalian Intern (Internal Control) Audit Internal

Oleh   /  Rabu 10 April 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Alasan bagi suatu perusahaan untuk menerapkan sistem pengendalian intern (internal control) adalah untuk membantu manajemen dengan tujuan tercapainya mekanisme kerja yang lebih efisien dan efektif. Bentuk dan tipe dari pengawasan harus mempertimbangkan atau membandingkan hubungan antara “Cost and Benefit”.

Selengkapnya →
Terbaru

Aspek Apa Saja yang Terkandung dalam Asersi Manajemen?

Oleh   /  Senin 8 April 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Asersi (assertion) adalah pernyataan manajemen yang terkandung di dalam komponen laporan keuangan. Asersi (assertion) adalah suatu deklarasi, atau suatu rangkaian deklarasi secara keseluruhan, oleh pihak yang bertanggung jawab atas deklarasi tersebut.

Selengkapnya →
Terbaru

Apa Saja Kemungkinan Opini untuk Audit Tahun Pertama?

Oleh   /  Senin 1 April 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Standar pekerjaan lapangan ketiga berbunyi sebagai berikut: ”Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan, dan konfirmasi sebagai dasar memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan auditan.”

Selengkapnya →
Terbaru

Apa Fungsi Kertas Kerja Audit?

Oleh   /  Senin 25 Maret 2013  /  Audit  /  1 Komentar

keuangan LSM

Kertas Kerja Audit (KKA) dapat meliputi skedul (daftar), analisa, memorandum, surat konfirmasi, surat pernyataan, salinan atas dokumen dan perjanjian penting, komentar yang dibuat atau diperoleh auditor, rekap, dan laporan yang disiapkan oleh klien dan diperiksa oleh auditor.

Selengkapnya →
Terbaru

Kecukupan dan Kompetensi Bukti Audit

Oleh   /  Senin 18 Maret 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Kecukupan bukti audit lebih berkaitan dengan kuantitas bukti audit. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecukupan bukti audit adalah: materialitas, resiko audit, faktor-faktor ekonomi, serta ukuran dan karakteristik populasi.

Selengkapnya →
Terbaru

Daftar Kantor Akuntan Publik yang Masuk dalam Eligible List USAID

Oleh   /  Sabtu 9 Maret 2013  /  Artikel, Artikel Terbaru, Audit  /  2 Komentar

keuanganLSM

Kurang lebih ada delapan Kantor Akuntan Publik yang keseluruhannya berafiliasi dengan International Audit Firm.

Selengkapnya →
Terbaru

Penyebab Terjadinya Audit Kecurangan

Oleh   /  Jumat 8 Maret 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

J.S.R. Venables dan KW Impey dalam buku “Internal Audit” (1988, hal 424) mengemukakan kecurangan terjadi karena : A. Penyebab Utama Penyembunyian (concealment). Kesempatan tidak terdeteksi. Pelaku perlu menilai kemungkinan dari deteksi dan hukuman sebagai akibatnya. Kesempatan / peluang (Opportunity). Pelaku perlu berada pada tempat yang tepat, waktu yang tepat, agar dapat mendapatkan keuntungan atas kelemahan […]

Selengkapnya →
Terbaru

Contoh Temuan Dalam Audit Kecurangan

Oleh   /  Kamis 7 Maret 2013  /  Audit  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Kecurangan yang didisain untuk memberi manfaat kepada organisasi umumnya menghasilkan manfaat tersebut dengan mengeksploitasi suatu keuntungan yang tidak wajar atau tidak jujur, yang mungkin dapat menipu pihak luar.

Selengkapnya →