Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  -  Halaman 17
Terbaru

Mengatasi Rasa Lapar Partai

Oleh   /  Selasa 17 April 2012  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

“I had a hungry party behind me,” kata Grover Cleveland, presiden Amerika Serikat yang ke-22 (1885-1889) dan ke-24 (1893-1897). Cleveland setengah putus asa tatkala ia diminta menghidupi partainya semasa menjabat Presiden AS.

Selengkapnya →
Terbaru

KPU Harus Inisiatif Audit Keuangan Parpol

Oleh   /  Selasa 10 April 2012  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

Ada ruang kosong dalam pengawasan laporan keuangan partai politik. Hanya Badan Pemeriksaan Keuangan yang berhak mengaudit laporan keuangan parpol yang terkait dengan APBN. Audit itu pun hanya terbatas pada pemasukan parpol yang berasal dari APBN.

Selengkapnya →
Terbaru

Parpol: Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Partai Politik

Oleh   /  Rabu 18 Januari 2012  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas, Umum  /  Tidak Ada Komentar

Persoalan transparansi atas pendanaan partai politik masih menjadi tantangan hingga saat ini. Harapan publik untuk dapat mengakses dokumen laporan keuangan masih sulit dijamin. Pihak yang berkepentingan harus datang dan meminta kepada KPU.

Selengkapnya →
Terbaru

Pembangunan Diukur dengan Pendapatan Rata-Rata per Kepala

Oleh   /  Jumat 30 Desember 2011  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

Ideologi pembangunan yang kita pegang selama ini keliru. Sebab, pembangunan diukur dengan (peningkatan) pendapatan rata-rata per kepala. Itu menurut Daoed Joesoef (Kompas, 23/11).

Selengkapnya →
Terbaru

Tajuk Rencana: Persekongkolan Penjarah

Oleh   /  Selasa 6 Desember 2011  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Sesuai dengan data yang dipaparkan BPK, dana bantuan sosial periode 2007-2010 mencapai Rp 300 triliun. Dana bantuan sosial itu digunakan untuk kepentingan penguasa, baik eksekutif maupun legislatif!

Selengkapnya →
Terbaru

Mengapa Koruptor Tak Pernah Jera?

Oleh   /  Senin 5 Desember 2011  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Jawaban atas pertanyaan dari judul tulisan ini adalah karena kita tidak memiliki pemimpin yang dapat menjadi panutan: pemimpin yang berjiwa prajurit, prasojo, jujur, dan irit. Orang yang prasojo atau sederhana tidak akan mau berbuat korupsi karena tidak punya kebutuhan untuk melakukan hal itu.

Selengkapnya →
Terbaru

Metode Partisipatif Mengukur Transparansi dan Akuntabilitas LSM

Oleh   /  Selasa 22 November 2011  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

Pada akhir tahun 2003, salah satu donor Tifa meminta supaya LSM-LSM yang menerima dananya, yang disalurkan melalui Tifa, diaudit laporan keuangannya. Auditnya bukan sekedar audit dokumen, tapi juga audit lapangan.

Selengkapnya →
Terbaru

Suap Sektor Swasta (Bagian 2/2)

Oleh   /  Sabtu 19 November 2011  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Memerangi suap dalam transaksi bisnis internasional perlu kerangka kerja internasional dan nasional serta kerja sama internasional yang betul-betul bisa bekerja dengan baik untuk mengadili penyuap, penerima suap, dan menarik kembali aset yang dilarikan koruptor ke luar negeri.

Selengkapnya →
Terbaru

Suap Sektor Swasta (Bagian 1/2)

Oleh   /  Jumat 18 November 2011  /  Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

keuangan LSM

Di Indonesia, suap dari sektor swasta dari waktu ke waktu nyatanya memainkan peran sentral sebagai sumber utama transaksi korupsi di antara pegawai negeri, pejabat pemerintah, dan anggota partai politik. Penawaran suap dari pelaku usaha untuk mendapat kontrak bisnis adalah gejala global saat ini.

Selengkapnya →
Terbaru

Perlunya Reformasi Parpol dan Parlemen

Oleh   /  Senin 24 Oktober 2011  /  Artikel, Artikel Terbaru, Issu Transparansi dan Akuntabilitas  /  Tidak Ada Komentar

keuanganLSM

Transformasi parpol bisa dipercepat dengan peran serta publik sebagai parpol watch terutama dengan mengembangkan indikator-indikator kinerja parpol yang obyektif sebagai alat untuk monitoring parpol.

Selengkapnya →