Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Daftar Istilah dalam Laporan Rugi-Laba

Oleh   /   Minggu 29 Juli 2018  /   Tidak ada komentar

Laba bersih dalam buku ini diartikan sebagai laba sebelum dipotong pajak.
Penjualan bersih: total uang yang dihaslikan dari seluruh penjualan dikurangi dengan pengembalian, penyisihan (allowance), diskon, serta potongan harga atau rabat.

keuanganLSM

Daftar Istilah dalam Laporan Rugi-Laba

Harga Pokok Penjualan (HPP)

Pada bisnin eceran dan agen, HPP adalah total harga yang dibayarkan untuk produk yang dijual selama periode laporan, ditambah dengan biaya pengiriman produk tersebut ke took. Sedangkan bagi perusahaan manufaktur, HHP adalah nilai sediaan awal ditambah pembelian, biaya pengiriman, baha, tenaga kerja, dan biaya tetap (overhead), kemudian dikurangi dengan sediaan akhir.

Dividen

Merupakan bagian dari pendapatan bersih perusahaan yang dibayarkan atau dibagikan kepada para pemegang sahm dengan tingkat tertentu per saham.

Pengeluaran

Biaya menjalankan usaha. Meliputi beberapa item seperti upah, telepon, asuransi, penyusutan, biaya bunga, serta promosi.

Laba kotor

Laba sebelum dipotong pengeluaran, biaya bunga, pajak serta biaya-biaya lainnya.

Pendapatan bersih

Jumlah uang yang tersisa setelah dikurangi dengan seluruh tagihan dan biaya bunga yang jatuh tempo untuk periode laporan tersebut serta pajak.

Laba bersih

Dalam buku ini diartikan sebagai laba sebelum dipotong pajak.

Penjualan bersih

Total uang yang dihaslikan dari seluruh penjualan dikurangi dengan pengembalian, penyisihan (allowance), diskon, serta potongan harga atau rabat.

Laba ditahan

Merupakan bagian dari pendapatan bersih perusahaan yang tidak dibayarkan atau dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Laba ditahan tersebut diinvestasikan atau ditanamkan kembali dalam perusahaan dan nilainya diakumulasi selama seumur hidup perusahaan.

Disarikan dari buku: Dasar-Dasar Analisis Keuangan, penulis: James O. Gill, Hal: 9.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (2/4)

Selengkapnya →