Memuat...
Anda di sini:  Beranda  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel (di bawah) ini

Dasar Penyusutan Aktiva Tetap

Oleh   /   Senin 18 Februari 2013  /   2 Tanggapan

Pada dasarnya, penyusutan adalah proses alokasi biaya dan penerapan prinsip-prinsip pembandingan, di mana alokasi biaya perolehan aktiva tetap dilakukan sesuai periode selama penggunaan aktiva tersebut menimbulkan manfaat (masa manfaat).

keuangan LSM

Penyusutan adalah proses alokasi biaya

Pada dasarnya, penyusutan adalah proses alokasi biaya dan penerapan prinsip-prinsip pembandingan, di mana alokasi biaya perolehan aktiva tetap dilakukan sesuai periode selama penggunaan aktiva tersebut menimbulkan manfaat (masa manfaat); bukan pembebanan biaya sekaligus pada saat aktiva tetap tersebut diperoleh.

Tiga faktor yang menentukan metode penghitungan biaya penyusutan atas aktiva tetap adalah:

1. Dasar penyusutan:

Mengacu pada selisih antara biaya perolehan aktiva tetap, yang merupakan jumlah aktiva di mana awalnya dicatat dan nilai sisa yang diharapkan.

Dasar penyusutan dicatat sebagai jumlah total biaya depresiasi, total biaya penggunaan aktiva selama periode akuntansi di mana aktiva tersebut dapat digunakan secara normal.

2. Masa manfaat:

Masa manfaat suatu aktiva adalah periode waktu di mana organisasi mengharapkan aktiva tersebut dapat digunakan dalam proses operasi normal.

Pada dasarnya, penyusutan adalah proses alokasi biaya dan penerapan prinsip-prinsip pembandingan, di mana alokasi biaya perolehan aktiva tetap dilakukan sesuai periode selama penggunaan aktiva tersebut menimbulkan manfaat (masa manfaat)

3. Pola alokasi biaya:

Pola alokasi biaya biasanya disebut metode depresiasi dan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan metode depresiasi dilakukan sistematis dan rasional.

Metode penyusutan yang biasa diterapkan organisasi untuk aktiva tetap adalah metode garis lurus. Penyusutan dialokasikan untuk setiap tahun dengan membagi dasar penyusutan oleh perkiraan masa manfaat aktiva pada tahun sebagai berikut:

  1. Tanah, tidak disusutkan;
  2. Bangunan, disusutkan sebesar 5% per tahun;
  3. Kendaraan, disusutkan sebesar 20% per tahun;
  4. Mesin, disusutkan sebesar 25% per tahun;
  5. Perabot dan Peralatan, disusutkan sebesar 25% per tahun.

Informasi berikut harus diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan:

  1. Biaya penyusutan untuk periode pelaporan;
  2. Saldo atas aktiva pada tanggal neraca;
  3. Akumulasi penyusutan pada tanggal neraca.
  4. Penjelasan umum atas metode atau metode-metode yang digunakan untuk menghitung penyusutan atas aktiva tetap.
    Cetak       Email

2 Tanggapan

  1. ella kreeuw mengatakan:

    bEdaNy4 pEnyUSut4n mA PeNYuzUtan AktiVa teTap iTu Apa yEa…………….???

  2. Finance Minister mengatakan:

    Penyusutan = Menurunnya daya atau Kemampuan dari suatu barang/produk bila digunakan (dinilai dengan nominal)…
    misal : anda beli IPhone atau PC atau laptop dg nilai tertentu … perkiraan anda , bahwa kemampuan barang yang anda beli itu akan berkurang setiap tahun/bulan/minggu/hari/jam/menit/detik karena digunakan ….

    Penyusutan aktiva tetap : Kemampuan dari suatu barang/produk bila digunakan khusus aset yang tetap (kasat mata) … lihat kelompok aktiva tetap di neraca … Mis : Mesin, Kendaraan, Gedung, Equipment/Perlengkapan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anda Mau Membaca Ini, Mungkin?

keuanganLSM

Analisis

Lanjutkan membaca →