Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel Terbaru  >  Artikel saat ini

Definisi Pengendalian Internal

Oleh   /   Senin 20 Januari 2014  /   1 Komentar

Sistem pengecekan internal bisa didefinisikan sebagai koordinasi dari sistem akun-akun dan prosedur perkantoran yang berkaitan sehingga seorang karyawan selain mengerjakan tugasnya sendiri juga secara berkelanjutan mengecek pekerjaan karyawan yang lain untuk hal-hal tertentu yang rawan kecurangan.

keuanganLSM

Definisi Pengendalian Internal

1. Definisi Awal

Samuel Johnson menyimpulkan pengertian awal ini sebagai “daftar atau akun yang dipegang oleh seorang pegawai, yang masing-masing dapat diperiksa oleh pegawai lain”.

Pada tahun 1930 George E. Bennet mempersempit definisi pengecekan internal menjadi sebagai berikut.

Sistem pengecekan internal bisa didefinisikan sebagai koordinasi dari sistem akun-akun dan prosedur perkantoran yang berkaitan sehingga seorang karyawan selain mengerjakan tugasnya sendiri juga secara berkelanjutan mengecek pekerjaan karyawan yang lain untuk hal-hal tertentu yang rawan kecurangan.

2. Definisi untuk Akuntan Publik

Hal  ini dinyatakan dalam seksi 320.27-.28 (173) Standar Profesional AICPA, yang diambil dari Statement of Auditing Standards (SAS) No. 1.

Pengendalian administratif mencakup, tetapi tidak terbatas pada rencana organisasi, prosedur dan catatan yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan yang tercermin dalam otorisasi manajemen atas transaksi. Otorisasi tersebut merupakan fungsi manajemen yang berhubungan langsung dengan tanggung jawab pencapaian tujuan organisasi dan merupakan titik awal untuk mendapatkan kontrol akuntansi dan transaksi.

Pengendalian akuntansi terdiri atas rencana organisasi, prosedur dan catatan yang berkaitan dengan proses pengembilan keputusan yang tercermin dalam otorisasi manajemen atas transaksi. Otorisasi tersebut merupakan fungsi manajemen yang berhubungan langsung dengan tanggung jawab pencapaian tujuan organisasi dan merupakan titik awal untuk menetapkan kontrol akuntansi dan transaksi.

Pengendalian akuntansi terdiri atas rencana organisasi prosedur dan catatan yang berkaitan dengan pengamanan aktiva dan kendalan pencatatan keuangan, yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang wajar bahwa:

  • Transaksi dilaksanakan sesuai dengan otorisasi umum atau khusus dari manajemen.
  • Transaksi dicatat (1) untuk menyampaikan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang diterima umum atau kriteria lainnya yang berlaku untuk laporan tersebut, dan (2) untuk menjaga akuntabilitas atas aktiva.
  • Akses terhadap aktiva hanya diberikan sesuai otorisasi manajemen.
  • Akuntabilitas yang tercatat untuk aktiva dibandingkan dengan aktiva yang ada pada periode yang wajar bila terdapat perbedaan maka akan diambil tindakan yang tepat.

3. Definisi Untuk Pengendalian Internal

Pengendalian internal adalah penggunaan semua sum-berdaya perusahaan untuk meningkatkan, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi berbagai aktivitas dengan tujuan untuk memastikan bahwa tujuan perusahaan tercapai. Saran pengendalian ini meliputi, tetapi tidak terbatas pada, bentuk organisasi, kebijakan, sistem prosedur, instruksi, standar, komite, bagan akun, perkiraan, anggaran, jadwal, laporan, catatan, daftar auditing, metode, rencana, dan auditing internal.

Sumber: Auditing Pendekatan Sektor Publik dan Privat, Penulis: Sekar Mayangsari, Puspa Wandanarum, Hal: 58-59.

    Cetak       Email

1 Comment

  1. ICA berkata:

    Tips dan Triknya cukup menarik, semoga trik ini dapat digunakan pada tulisan saya mengenai, Pengendalian Internal mudah-mudahan dapat meningkatkan pengungjung, terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Karakteristik LSM

Selengkapnya →