Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Penggalangan Dana  >  Artikel saat ini

6 Alasan LSM Memerlukan Dukungan Dana

Oleh   /   Kamis 14 Juni 2012  /   Tidak ada komentar

Tidak jauh berbeda dengan perusahaan, lembaga sosial pun juga memerlukan dana untuk menggerakkan lembaga yang dikelolanya. Dana diperlukan untuk menunjang dan membiayai program-program yang telah dan akan dilakukan.

keuangan LSM

Keberadaan dana bagi lembaga sosial bak nafas penentu hidup, maka setidaknya ada enam alasan mengapa kebanyakan lembaga sosial memerlukan dukungan dana

Tidak jauh berbeda dengan sebuah perusahaan, lembaga sosial pun juga memerlukan dana untuk menggerakkan lembaga yang dikelolanya. Dana itu bisa berasal dari donatur perorangan, perusahaan, lembaga sosial, pemerintah, maupun dari penghasilan yang didapat dari penjualan barang atau jasa. Keberadaan dana bagi lembaga sosial bak nafas penentu hidup, maka setidaknya ada enam alasan mengapa kebanyakan lembaga sosial memerlukan dukungan dana.

 

Untuk Membiayai Program

Dana diperlukan untuk menunjang dan membiayai program-program yang telah dan akan dilakukan. Semakin besar jumlah dana yang berhasil dihimpun akan semakin besar pula peluang untuk membantu orang yang diberdayakan melalui program-program yang dibuat oleh lembaga tersebut. Sebaliknya, semakin kecil dana yang dapat dihimpun maka semakin sedikit pula lembaga yang kita kelola memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Oleh sebab itu bagi fundraiser ini adalah kesempatan yang sangat mulia untuk dapat berbuat banyak bagi pengembangan masyarakat.

Carilah peluang dan kesempatan untuk mencari dana sebanyak-banyaknya agar program yang telah direncanakan oleh lembaga dapat berjalan dengan baik. Semakin banyak dana terhimpun akan semakin besar pula peluang lembaga tersebut melanjutkan visi dan misinya di masa-masa mendatang.

 

Menjaga Kesinambungan Lembaga

Dana yang dihimpun oleh lembaga akan memperkuat daya saing lembaga tersebut dengan lembaga tersebut dengan lembaga-lembaga sosial lainnya. Setiap lembaga sosial pasti menginginkan lembaga yang dikelola dapat berjalan dari waktu ke waktu, bahkan dari masa ke masa hingga akhir kelak. Lembaga yang baik tentu tidak ingin hanya berbuat pada hari ini saja. Jangan sampai program yang dibuat malah dijalankan atau diteruskan pihak lain karena ketidakseriusan dalam mengelolanya yang hanya sesaat (musiman). Semakin banyak dana terhimpun akan semakin besar pula peluang lembaga tersebut melanjutkan visi dan misinya di masa-masa mendatang. Penghimpunan dana sebaiknya dilakukan tidak hanya bersifat sesaat atau jangka pendek, tetapi harus berjangka panjang agar keberlangsungan  program lembaga terus tumbuh dan berkembang.
 

Menciptakan Daya Jual Lembaga

Semakin banyak dana yang dapat dihimpun menunjukkan besarnya kepercayaan para donatur ataupun pihak lain yang ingin diajak kerja sama. Hai ini dapat dijadikan alat untuk dapat meyakinkan pihak luar bahwa lembaga tersebut adalah lembaga kepercayaan masyarakat. Namun, dana yang sudah terhimpun harus segera didistribusikan untuk program-program yang telah direncanakan. Jangan biarkan dana tersebut “menumpuk” dalam rekening yang dimiliki, terlebih lagi dalam jumlah yang cukup besarnya. Apalagi jika laporan posisi keuangan dilaporkan ke publik dalam bentuk penerbitan. Jika donatur atau perusahaan yang menjadi donor melihat bahwa masih banyak saldo di rekening, bisa timbul anggapan bahwa pengelola belum berbuat sesuatu. Hal ini sangat besar pengaruhnya terhadap kredibilitas lembaga yang berujung pada batalnya rencana donatur memberikannya donasinya.
 

Menampung Sifat Sosial Masyarakat

Individu atau perusahaan sebenarnya mempunyai sifat ingin memberikan sesuatu kepada orang lain atau menolong sesama. Karena itu, penggalangan dana bertujuan memberikan peluang untuk menampung sifat sosial masyarakat tersebut. Keinginan seseorang ataupun paresuhaan untuk membantu lebih dari itu sangat besar. Hanya saja, mereka terkadang tidak tahu harus ke mana dan bagaimana dana yang mereka miliki disalurkan, untuk program apa sajauang yang mereka salurkan dimanfaatkan dan masih banyak lagi pertanyaan yang lainnya.

Lembaga sosial yang dapat menangkap peluang ini, akan memberi sumber dana yang dapat dihimpun dari banyak orang atau lembaga yang ingin memberi. Jadi kalaupun mereka diminta memberikan bantuan sesungguhnya mereka ingin memberi, hanya masalahnya selain mereka juga tak tahu harus ke mana danak mereka disalurkan adalah juga mereka tidak pernah diminta untuk memberi sumbangan.
 

Membiayai Organisasi

Kebanyakan organisasi sosial sudah menggunakan anggaran tahunan sebagai alat untuk mengelola keuangan mereka. Anggaran tahunan menunjukkan rencana program yang hendak dijalankan berikut biayanya serta perkiraan jumlah dana yang mungkin dapat dihimpun dari masyarakat. Atas dasar inilah penggalang dana mencari sumber-sumber dana, memperhitungkan target-target, menyesuaikan dengan program yang dijalankan. Jika sampai pada pertengah perjalanan anggaran target yang telah ditentukan belum tercapai, atau jika belum lagi satu tahun ternyata target yang telah ditentukan belum tercapai, atau jika belum lagi satu tahun ternyata target pencapaian dana telah tercapai, organisasi perlu melakukan langkah-langkah tertentu dengan membuat program baru atau melakukan perbanyakan program yang sudah ada.
 

Mengurangi Ketergantungan

Ada lembaga atau organisasi sosial yang memperoleh dana bagi kelangsungan hidup organisasinya dari beberapa donor saja. Namun, jumlah yang diterima dari donatur tersebut sangat besar. Posisi seperti ini mendudukkan lembaga tersebut menjadi tergantung pada pihak lain. Tak jarang lembaga donor tersebut turut serta mengatur program-program yang dikerjakan. Lembaga pun kerapkali terjebak dan mengikuti kemauan mereka dalam bentuk menjalankan “agenda” kegiatan yang telah ditentukan oleh donor tersebut, atas pertimbangan khawatir kehilangan sejumlah dana.

Melihat sedemikian pentingnya dana bagi sebuah lembaga sosial, maka menjadi tugas dari setiap orang yang ada dalam lembaga tersebut untuk memikirkan sumbr-sumber dana yang ada. Upaya itu dilakukan dengan mengenali kepada siapa saja sebenarnya mereka bisa mencari dukungan pendanaan atau bekerja sama. Bagi kebanyakan lembaga sosial, perusahaan adalah salah satu sumber dana yang potensial untuk didekati sebagai salah satu sumber dananya. Untuk itu kenalilah prospek perusahaan yang memiliki dana besar dan berminat pada penyelenggaraan kegiatan sosial.

Disarikan dari buku: Panduan Menggalang Dana Perusahaan, Penulis: Yuli Pujihardi, Halaman: 14-17.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

OMS Merubah Paradigma Donor

Selengkapnya →