Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Hubungan dengan Lembaga Donor setelah Dana Diberikan

Oleh   /   Kamis 28 Maret 2013  /   Tidak ada komentar

Ketika anda tahu bahwa proposal anda telah disetujui, selamatilah diri anda dan rayakanlah. Tetapi jangan pernah berpikir bahwa pekerjaan anda sudah selesai sampai di situ … ini baru permulaan!

keuanganLSM

Hubungan dengan Lembaga Donor setelah Dana Diberikan

Ketika anda tahu bahwa proposal anda telah disetujui, selamatilah diri anda dan rayakanlah. Tetapi jangan pernah berpikir bahwa pekerjaan anda sudah selesai sampai di situ … ini baru permulaan! Setelah anda menerima dana, komunikasi dan pelaporan kepada lembaga donor sangat penting dilakukan. Ini adalah aspek yang menyangkut kerja pengembangan dana yang mengacu pada hubungan dengan lembaga donor. Buklet bagian ini dirancang untuk memberi anda beberapa saran tentang bagaimana memelihara hubungan dengan lembaga donor, dan untuk memastikan bahwa anda selalu, selalu, dan selalu mendapatkan dana.

Sekali anda menerima dana atau bantuan, tugas anda adalah melaporkan setiap tahap perkembangan proyek anda, dan terus memelihara hubungan dengan lembaga dana.

Untuk memulai bagian ini, dibawah ini adalah cerita sedih tentang betapa pentingnya menjaga hubungan dengan lembaga dana:

Sebuah organisasi telah menerima dana dari sebuah lembaga donor dari Belanda. Karena kurangnya kapasitas dan perkembangan-perkembangan penting di lapangan, organisasi tersebut gagal memberikan laporan mengenai bagaimana dana tersebut digunakan. Ketika lembaga donor berulangkali gagal menghubungi organisasi tersebut baik melalui telepon maupun e-mail, lembaga donor berusaha menghubungi organisasi itu melalui rekanan lokal, sebuah organisasi yang masih berhubungan dengan organisasi tersebut. Tetap lagi-lagi mereka tidak mendapat tanggapan. Akhirnya, lembaga donor tersebut memasukkan organisasi itu ke dalam daftar hitam dan hal itu tersebar ke seluruh lembaga donor. Belanda, yang beberapa di antaranya memiliki kantor-kantor internasional. Hal ini berarti bahwa lembaga-lembaga donor Belanda dan lembaga-lembaga donor internasional lainnya yang berafiliasi dengan mereka akan menutup pintu bagi organisasi tersebut.

Contoh di atas menunjukan bagaimana manajemen yang buruk dapat menghancurkan hubungan dengan lembaga donor dan kesempatan mendapat dana selanjutnya. Cara komunikasi sederhana sebenarnya bisa mencegah hal itu terjadi.

Pentingnya Hubungan Baik

Sekali anda menerima dana atau bantuan, tugas anda adalah melaporkan setiap tahap perkembangan proyek anda, dan terus memelihara hubungan dengan lembaga dana. Jangan terperangkap dalam jebakan pencarian dana, kemudian mendapat masalah baru hanya karena anda tidak melaporkan penggunaan dana tersebut kepada lembaga donor atau menunjukkan pengelolaan dana anda yang tidak sesuai/baik.

Hubungan dengan lembaga donor menekankan pada menciptakan dan memelihara hubungan yang awet antara organisasi anda dengan lembaga donor yang memberi bantuan. Dewasa ini, lembaga-lembaga donor lebih canggih dan bijaksana dalam memberikan bantuan. Tidak cukup bagi mereka untuk sekedar tahu bahwa dana yang mereka berikan sudah digunakan seperti yang direncanakan – sekarang banyak lembaga donor yang menggunakan pendekatan ‘berorientasi hasil’ dalam memberi dana, dan ingin melihat hasil nyata. Jadi, seberapa pun besar atau kecilnya dana, lembaga donor harus mendapat laporan dan penjelasan yang semestinya, sehingga mereka akan kembali memberi dana dalam jumlah yang lebih banyak.

Berpikirlah mengenai ‘hubungan dengan investor’, yang merupakan istilah yang biasa digunakan oleh perusahaan-perusahan besar dalam berkomunikasi dengan para pemegang sahamnya. Mungkin terdengar sangat asing bagi anda saat ini, namun dalam kenyataannya hal itu sangatlah relevan dengan apa yang sedang anda kerjakan saat ini. Dalam satu kuartal, orang-orang yang berkerja dalam sektor yang berhubungan dengan investor akan memberikan informasi kepada para pemegang saham mengenai hal-hal berikut ini:

  1. Kondisi keuangan sekarang dan terdahulu;
  2. Pertumbuhan penjualan produk;
  3. Pengembangan produk baru dan tren dalam industri.

Informasi tersebut memungkinkan para investor untuk mengevaluasi hasil investasi mereka dan pertumbuhannya. Hal ini juga bisa dipakai sebagai model bagi organisasi dalam mencari dana. Lembaga donor anda adalah pemegang saham organisasi anda. Apakah balasan bagi investasi  mereka? Apakah anda selalu memeberi laporan kepada mereka? Apakah anda memelihara hubungan yang komunikatif dengan mereka?

Lembaga donor tidak hanya memberi uang begitu saja, mereka menginvestasikan uang tersebut. Secara kiasan, mereka ingin melihat ‘dividen kedermawanan’ mirip dengan cara bagaimana para investor menginginkan hasil dari investasinya. Hal inilah yang membuat banyak investor yang bijaksana kembali lagi. Untuk memelihara hubungan yang telah terbina dengan lembaga donor, meniru cara para investor tersebut akan membuahkan hubungan yang sehat. Anda harus terus melaporkan bagaimana uang mereka membawa hasil, tidak hanya kepada mereka saja tetapi juga menyebarkannya kepada teman-teman, tetangga dan masyarakat umum.

Disarikan dari buku: Buklet Hubungan dengan Lembaga Dana dan Penerimaan Dana (Buklet 4 dari 11 Seri Pengerahan Sumber Daya), Penulis: Nina Doyle, Halaman: 7-9.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

amnesti-pajak-sarana-menuju-kemandirian-bangsa

Amnesti Pajak: Sarana Menuju Kemandirian Bangsa

Selengkapnya →