Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Berita Media  >  Artikel saat ini

Impian Menteri Puspayoga, Anak Usaha Koperasi Lepas Saham

Oleh   /   Kamis 25 Januari 2018  /   Tidak ada komentar

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga memiliki sejumlah impian saat menjadi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Salah satunya ialah mendorong koperasi tumbuh berkembang melalui pelepasan saham perdana atau initial public offering (IPO) anak usaha koperasi.

Impian Menteri Puspayoga, Anak Usaha Koperasi Lepas Saham

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga memiliki sejumlah impian saat menjadi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Salah satunya ialah mendorong koperasi tumbuh berkembang melalui pelepasan saham perdana atau initial public offering (IPO) anak usaha koperasi.

Hari ini, Senin (18/12/2017), impian tersebut terwujud. Hal itu ditandai dengan pencatatan saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) yang merupakan anak usaha Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa di Bursa Efek Indonesia (BEI).

JMAS melepas 400 juta saham ke publik dengan harga penawaran Rp 140. Harga saham tersebut naik 70 persen dengan harga Rp 238 pada perdagangan perdana.

“Ini adalah impian saya sebagai Menteri Koperasi UKM, bagaimana koperasi itu anak usahanya bisa masuk BEI. Hari ini sudah terjawab oleh Kospin Jasa yang anak usahanya PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk hari sudah masuk BEI dan spektakuler naik 70 persen. Ini kepercayaan masyarakat terhadap koperasi,” kata dia di BEI Jakarta, Senin (18/12/2017).

Pihaknya akan mendorong anak usaha koperasi lain untuk melepas saham. Menurutnya, konsep perusahaan terbuka sama dengan koperasi di mana semua masyarakat boleh memilikinya.

“Terus saya juga mendorong koperasi yang lain untuk masuk BEI, karena konsep BEI ini penjualan saham, konsepnya sama dengan koperasi. Kalau sudah terbuka itu kan milik masyarakat siapapun boleh beli saham,” katanya.

“Beda dengan PT, pengambilan keputusan adalah pemegang saham terbesar, kalau koperasi tadi yang memutuskan semua anggota demokrasi ekonomi di sana,” sambungnya.

Menurutnya, untuk koperasi langsung sulit masuk ke BEI. Dia bilang, yang akan didorong ialah anak usaha koperasi.

Dia menambahkan, Asuransi Jiwa Syariah Mitra Abadi merupakan anak usaha koperasi pertama yang masuk BEI. Tanpa menyebut nama koperasi, dia bilang, ada 7 koperasi yang berpeluang melepas saham.

“Koperasi nggak mungkin masuk, tapi anak usahanya, mendorong koperasi yang sudah mempunyai anak perusahaan dalam bentuk PT ini biar bisa IPO, masuk BEI karena konsepnya sama,” tukas dia.

Sumber: liputan6.com.

    Cetak       Email
  • Publish: 5 bulan ago on Kamis 25 Januari 2018
  • By:
  • Last Modified: Desember 27, 2017 @ 12:15 am
  • Filed Under: Berita Media

You might also like...

Kreatif, Koperasi di Garut Ini Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Selengkapnya →