Memuat...
Anda di sini:  Beranda  >  Artikel  >  Manajemen Keuangan  >  Artikel (di bawah) ini

Istilah-istilah Manajemen Keuangan Nirlaba (2/2)

Oleh   /   Senin 6 Mei 2013  /   Tanggapi?

Berikut adalah daftar istilah yang sering digunakan dalam konteks manajemen keuangan organisasi nirlaba, bersumber pada Mango Handbook Manajemen Keuangan LSM, yang dokumennya dapat diunduh pada halaman Download kategori Manajemen Keuangan.

keuangan LSM

Pencatatan di buku-buku akun yang meliputi transaksi non keuangan

Berikut adalah daftar istilah yang sering digunakan dalam konteks manajemen keuangan organisasi nirlaba, bersumber pada Mango Handbook Manajemen Keuangan LSM, yang dokumennya dapat diunduh pada halaman Download kategori Manajemen Keuangan.

Modal Kerja: Lihat asset lancar bersih

Neraca: Ringkasan tentang posisi keuangan organisasi pada tanggal tertentu, menunjukkan asset-aset yang dimiliki oleh organisasi dan kewajiban atau hutang-hutang kepada pihak lain.

Neraca Saldo: Daftar saldo debit dan credit pada masing-masing akun nominal dari mana pernyataan pendapatan dan pengeluaran akan dibuat.

Nilai Buku Bersih: Biaya asset mula-mula dikurangi depresiasi yang terakumulasi sampai saat ini.

Organogram: Struktur organisasi yang menunjukkan struktur manajemen dan departemen dari organisasi.

Pembagian: Pembagian biaya antara dua atau lebih pos-pos biaya sebanding dengan perkiraan keuntungan yang akan diterima

Pembayaran di Muka: Sejumlah uang yang dibayarkan di muka – contohnya premi asuransi tahunan. Kebalikan dari akrual.

Pemberian Otorisasi: Adalah proses persetujuan sebelum transaksi dijalankan, biasanya dalam hal mengambil keputusan pembelian atau pengeluaran. Pemberian otorisasi oleh seorang pemegang anggaran belanja merupakan suatu cara dalam memastikan pengeluaran yang terjadi benar adanya dan sesuai dengan anggaran belanja.

Pembukuan Berpasangan: Metode dalam mencatat transaksi keuangan dimana setiap item dimasukkan sebagai debit di satu akun dan kredit di akun yang lain.

Pemegang AnggaranBelanja: Individu yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam mengatur anggaran belanja untuk kegiatan khusus, proyek, program, departemen atau organisasi.

Penandatangan: Orang-orang yang diberi wewenang untuk menandatangani cek sebagai perwakilan organisasi.

Pencatatan Jurnal: Pencatatan di buku-buku akun yang meliputi transaksi non keuangan – contohnya untuk mencatat donasi non-uang atau penyesusaian untuk mengoreksi kesalahan posting.

Pendonor Mula-mula: Sumber pendanaan utama dimana dana disalurkan melalui sebuah agensi, seperti LSM internasional, untuk diberikan kepada partner-partner kerja yang akan melaksanakan program. Agensi tersebut harus melapor balik ke pendonor untuk melaporkan penggunaan dana oleh patner lokal.

Pengeluaran Modal: Pengeluaran untuk perlengkapan, properti dan aset tak bergerak lainnya yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan-kegiatan selama lebih dari periode akuntansi.

Periode Laporan Akuntansi: Kurun waktu tertentu untuk pencatatan dan pelaporan kegiatan-kegiatan keuangan, biasanya satu tahun

Pos Biaya: Suatu cara untuk mengetahui di mana biaya terjadi dan di mana pemasukan didapatkan di antara berbagai macam kegiatan-kegiatan atau proyek-proyek yang berbeda. Pos biaya sangat erat berhubungan dengan konsep pemegang anggaran belanja

Rasio Lancar: Sebuah tolak ukuran likuiditas yang didapatkan dari pembagian Aset Lancar dengan Kewajiban Lancar. Rasio ini memperlihatkan apakah organisasi mampu untuk membayar hutangnya dalam waktu 12 bulan.

Rasio Likuiditas: Ukuran likuiditas yang didapatkan dari pembagian piutang, kas dan investasi jangka pendek dengan kewajiban lancar.

Rekonsiliasi: Mekanisme pemeriksaan untuk memastikan integritas berbagai bagian dari system akuntansi. Khususnya membandingkan buku bank dengan bank statement.

Rekonsiliasi Bank: Proses untuk membandingkan catatan-catatan dan saldo di Buku Bank dengan catatan-catatan dan saldo yang ada di dalam pernyataan bank (Bank statement). Rekonsiliasi berfungsi sebagai pengecek kelengkapan dan keakuratan catatan-catatan pada buku bank.

Simpanan: Dana yang disisihkan dari surplus yang dihasilkan di tahun-tahun sebelumnya

Tes Acid: Rasio yang didapatkan dari pembagian Aset Lancar (kecuali persediaan barang/inventori) dengan Kewajiban Lancar saat ini. Rasio ini memberikan informasi bahwa organisasi memiliki dana yang cukup untuk melunasi hutangnya secepatnya.

Transfer (Virement): Kemampuan untuk memindahkan dana dari satu kategori anggaran ke kategori lain

Variansi: Perbedaan antara jumlah anggaran dan jumlah actual dari pendapatan dan pengeluaran.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anda Mau Membaca Ini, Mungkin?

keuanganLSm

Memahami Liabilitas

Lanjutkan membaca →