Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Jasa Kena Pajak (JKP)

Oleh   /   Kamis 31 Oktober 2013  /   Tidak ada komentar

Jasa adalah setiap kegiatan pelayanan berdasarkan suatu perikatan atau perbuatan hukum yang menyebabkan suatu barang atau fasilitas atau kemudahan atau hak tersedia untuk dipakai, termasuk jasa yang dilakukan untuk menghasilkan barang-barang karena pesanan.

keuanganLSM

Jasa Kena Pajak (JKP)

Jasa adalah setiap kegiatan pelayanan berdasarkan suatu perikatan atau perbuatan hukum yang menyebabkan suatu barang atau fasilitas atau kemudahan atau hak tersedia untuk dipakai, termasuk jasa yang dilakukan untuk menghasilkan barang-barang karena pesanan atau permintaan dengan bahan dan atas petunjuk dari pemesan. Jasa Kena Pajak adalah jasa sebagaiman dimaksud baris di atas yang dikenakan pajak berdasarkan undang-undang.

 

Jenis-jenis Jasa yang tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai

Pada dasarnya semua jasa dikenakan pajak kecuali yang ditentukan lain oleh undang-undang. Penetapan jenis jasa yang tidak dikenakan PPN didasarkan atas kelompok Jenis Barang dan Jenis Jasa sebagai beriut:

Jasa di bidang pelayanan kesehatan medik.

  • Jasa dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi.
  • Jasa dokter hewan.
  • Jasa ahli kesehatan seperti akupuntur, ahli gigi, ahli gizi, dan fisioterapi.
  • Jasa kebidanan dan dukun bayi.
  • Jasa paramedis dan perawat.
  • Jasa rumah sakit, rumah bersalin, klinik kesehatan, laboratorium kesehatan, dan sanatorium.
  • Jasa psikolog dan psikiater.
  • Jasa pengobatan alternative, termasuk yang dilakukan pemerintah.

Jasa di bidang pelayanan sosial.

  • Jasa pelayanan panti sosial dan panti jompo.
  • Jasa pemadam kebakaran kecuali yang bersifat komersial.
  • Jasa pemberian pertolongan pada kecelakaan.
  • Jasa lembaga rehabilitasi kecuali yang bersifat komersial.
  • Jasa pemakaman termasuk krematorium.
  • Jasa di bidang olahraga kecuali yang bersifat komersial.

Jasa di bidang pengiriman surat dengan perangko.

  • Jasa pengiriman surat dengan perangko meliputi jasa pengiriman surat dengan menggunakan perangko temple dan menggunakn cara lain penggati perangko temple.

Jasa di bidang perbankan, asuransi, dan sewa guna usaha dengan hak opsi.

1. Jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu;
2. Jasa menempatkan dan, meminjam dana, atau meminjamkan dana kepada pihak lain dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek, atau sarana lainnya;
3. Jasa pembiayaan, termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, berupa:

  • sewa guna usaha dengan hak opsi;
  • anjak piutang;
  • usaha kartu kredit; dan/atau
  • pembiayaan konsumen;

4. Jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai, termasuk gadai syariah dan fidusia; dan

  • Jasa penjaminan.
  • Jasa asuransi, tidak termasuk broker asuransi.
  • Jasa Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi.
  • Ada poin a tapi tidak ada poin b?

Jasa di bidang keagamaan, seperti pemberian khotbah atau dakwah.

  • Jasa pelayanan rumah ibadah
  • Jasa pemberian Khotbah atau dakwah
  • Jasa lainnya di bidang keagamaan.

Jasa di bidang pendidikan.

  • Jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah, seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan luar biasa, pendidika kedinasan, pedidikan keagamaan akademik, dan pendidikan professional.
  • Jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah, seperti kursus-kursus.

Jasa di bidang kesenian dan hiburan yang telah dikenakan pajak tontonan, seperti pementasan kesenian tradisional.

Jasa di bidang penyiaran yang bukan bersifat iklan, seperti penyiaran radio dan televisi.

Jasa di bidang angkutan umum, seperti angkutan umum di darat dan di air.

Jasa di bidang tenaga kerja, seperti jasa penyelenggaraan latihan bagi tenaga kerja.

  • Jasa tenaga kerja.
  • Jasa penyediaan tenaga kerja, sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tidak bertanggung jawab atas hasil tenaga kerja tersebut.
  • Jasa penyelenggara latihan tenaga kerja.

Jasa di bidang perhotelan.

  • Jasa persewaan kamar termasuk pertambahannya di hotel, rumah penginapan, motel, losmen, hotel serta fasilitas yang terkait dengan kegiatan perhotelan untuk tamu yang menginap.
  • Jasa persewaan ruangan untuk kegiatan acara atau pertemuan di hotel, rumah penginapan, motel, losmen, dan hotel.

Jasa yang disediakan oleh pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum, meliputi jenis-jenis jasa yang dilaksankan oleh Instansi Pemerintah seperti pemberian Izin Mendirikan Bangunan, pemberian Izin Usaha Perdagangan, pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak, dan pembuatan Kartu Tanda Penduduk.

Jasa penyediaan tempat parker.

Jasa telepon umum  dengan menggunakan uang logam.

Jasa pengiriman uang dengan wesel pos.

Jasa boga atau katering.

Sumber: Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai & Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Penulis: Assoc. Prof. DR. Gustian Djuanda Irwansyah Lubis, S.E., M.Si. Hal: 12-15.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →