Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Tanya Jawab  >  Artikel saat ini

Kekayaan Awal Yayasan

Oleh   /   Jumat 10 April 2015  /   Tidak ada komentar

keuanganLSM

Kekayaan Awal Yayasan

(Tanya jawab ini disarikan dari diskusi komunitas di mailing list keuanganLSM)

Gabung Milis KeuanganLSM.

Q: Kantor saya berbentuk Yayasan, yaitu WRI Indonesia (berdiri sejak Januari 2014), yang pendirinya adalah kantor pusat kami sendiri yaitu WRI Global Office.

Yayasan kami baru mau akan beroperasi secara independen mulai bulan depan. Sejak berdiri hingga sekarang, kami semua masih dibawah employment Global Office, dikarenakan proses legal dokumen yayasan yang masih dalam proses.

Dalam akta pendirian disebutkan bahwa pendiri (WRI Global) memisahkan sejumlah uang yang diperuntukkan sebagai kekayaan awal WRI Indonesia sebanyak 10M (Sesuai dengan UU tentang Yayasan).

Pertanyaan saya:

  1. Apakah jumlah tersebut harus ditransfer secara sekaligus ke rekening WRI Indonesia sehingga tertera jumlah 10M?
  2. Apakah kekayaan awal ini dijadikan sebagai endowment atau bisa sebagai unrestricted fund?
  3. Apakah 10M ini diluar uang sub-grant yang juga akan masuk dari WRI Global untuk beberapa project?
  4. Apakah boleh biaya2 yang sudah dikeluarkan untuk WRI Indonesia (sejak January 2014 – sekarang), dikurangkan dari jumlah 10M ini dan sisanya saja yang ditransfer ke rekening WRI Indonesia sebagai harta awal?

Kami khawatir melakukan hal yang tidak sesuai dengan peraturan Indonesia dan akan jadi temuan ketika audit di akhir periode nanti.

A: Kekayaan awal bisa diperoleh dari kekayaan dari pendiri yang dipisahkan kemudian bisa ditambahkan sumber lain misalnya hibah, sumbangan, dll

A: Salam kenal ya, saya auditor dan konsultan keuangan spesialis Organisasi Nirlaba. Saya ingin menjawab beberapa pertanyaan sbb:

Pertanyaan saya:

  1. Apakah jumlah tersebut harus ditransfer secara sekaligus ke rekening WRI Indonesia sehingga tertera jumlah 10M?
    Sesuai perintah UU Yayasan, maka dana tersebut harus ditransfer ke rekening WRI Indonesia utuh 10M. Pencatatan atas dana masuk tersebut adalah (Debet) Bank xxx pada akun Neraca/Laporan Posisi Keuangan dan (Kredit) Hibah/Donasi Pendiri pada akun Pendapatan/Laporan Aktivitas. Harap dicatat ya….Yayasan atau Organisasi Nirlaba tidak ada akun Modal atau Ekuitas, sebagaimana disajikan dalam PSAK45.
  1. Apakah kekayaan awal ini dijadikan sebagai endowment atau bisa sebagai unrestricted fund?
    Yang pasti sesuai dengan tujuan pendiriannya, bahwa dana tersebut adalah harta yang dipisahkan dari pendiri dan sebagai dana awal, maka otomatis peruntukkannya masuk kategori TIDAK TERIKAT (Unrestricted) sesuai PSAK 45. Bahwa kemudian, oleh Yayasan WRI Indonesia, sebagaina dananya mau diinvestasikan dalam bentuk Deposito atau Dana Cadangan atau Dana Abadi, itu adalah hal berikutnya alias transaksi yang berbeda.
  1. Apakah 10M ini diluar uang sub-grant yang juga akan masuk dari WRI Global untuk beberapa project?
    Melanjutkan nomor 2, maka dana berikutnya untuk beberapa project harus diperlakukan sebagai dana RESTRICTED sesuai sifatnya proyek merupakan kerjasama 2 pihak dalam ikatan kerjasama yang memeiliki durasi waktu. Maka selama durasi waktu tersebut, dana proyek adalah bersifat RESTRICTED sesuai PSAK 45.
  1. Apakah boleh biaya-biaya yang sudah dikeluarkan untuk WRI Indonesia (sejak January 2014 – sekarang), dikurangkan dari jumlah 10M ini dan sisanya saja yang ditransfer ke rekening WRI Indonesia sebagai harta awal?
    Dana awal pendirian Yayasan harus masuk utuh 10M, selanjutnya, Yayasan WRI Indonesia boleh mengeluarkan atau mengganti biaya pendirian Yayasan yang telah dikeluarkan dari dana 10M tersebut. Jadi, penerimaan dana awal Yayasan dengan pengeluaran/biaya pendirian Yayasan adalah 2 hal yang berbeda dan tidak dapat disatukan/di-net-kan.

Mudah-mudahan jawaban saya cukup membantu memberikan gambaran.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Bagaimana Perhitungan Pembayaran Pada BPJS Perusahaan Jika Sudah Melebihi Quota?

Selengkapnya →