Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Kode Etik Auditor Internal

Oleh   /   Senin 28 Desember 2015  /   Tidak ada komentar

Kode etik profesional berkembang karena adanya hubungan khusus yang sangat erat antara para praktisi profesional dan kliennya, Prinsip bisnis, yang mengatakan bahwa tanggungjawab atas kualitas barang.

Kode Etik Auditor Internal

Kode Etik Auditor Internal

Kode etik profesional berkembang karena adanya hubungan khusus yang sangat erat antara para praktisi profesional dan kliennya. Prinsip bisnis, yang mengatakan bahwa tanggungjawab atas kualitas barang yang dibeli ada di tangan konsumen, tidak berlaku saat profesional menjual jasanya kepada masyarakat. Klien harus memiliki kepercayaan bahwa para profesional bertindak secara etis. Kepercayaan klien akan meningkat jika profesional diharuskan untuk bersumpah dalam melayani masyarakat secara jujur dan bertanggungjawab, serta diatur oleh kode etik profesi yang ketat. Kepercayaan akan semakin besar jika pemakai jasa profesional dapat dipercaya bahwa professional yang melanggar kode etik akan mendapatkan sanksi dari rekan-rekan seprofesinya.

Dapat disimpulkan bahwa untuk setiap disiplin ilmu yang menjadi suatu profesi, serta adanya kode etik yang didukung oleh organisasi profesi yang bersangkutan, akan menambah keabsahan pada klien atas profesionalitas profesi tersebut.

Disarikan dari buku: Standar Profesional Audit Internal (Kode Etik Auditor Internal), Penulis: Hiro Tugiman, Hal: 103.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pemda Jangan Hanya Andalkan DAU-DAK

Selengkapnya →