Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Kode Etik Qualified Internal Auditor

Oleh   /   Sabtu 2 Januari 2016  /   Tidak ada komentar

Salah satu syarat untuk memperoleh gelar Qualified Internal Auditor (QIA) adalah para calon harus terlebih dahulu membaca dan bersedia untuk mematuhi kode etik QIA, di samping pendidikan yang dipersyaratkan.

Kode Etik Qualified Internal Auditor

Kode Etik Qualified Internal Auditor

Salah satu syarat untuk memperoleh gelar Qualified Internal Auditor (QIA) adalah para calon harus terlebih dahulu membaca dan bersedia untuk mematuhi kode etik QIA, di samping pendidikan yang dipersyaratkan. Berikut ini adalah isi dari kode etik QIA.

Qualified Internal Auditor Kode Etik Pendahuluan

Qualified Internal Auditor (QIA) mempunyai kewajiban pada profesi manajemen, pemegang saham, dan pada masyarakat umum untuk selalu memelihara standar perilaku profesional yang tinggi. Keharusan dipatuhinya standar profesi ini, maka Perhimpunan Auditor Internal Indonesia (PAII) menerapkan kode etik ini bagi mereka yang berkualifikasi QIA.

Ketaatan pada kode etik ini, yang didasarkan pada kode etik bagi anggota PAII, merupakan persyaratan untuk menjadi QIA. Seorang QIA yang dinilai oleh PAII telah melanggar ketentuan yang ada di dalam kode etik dapat kehilangan gelar QIA-nya.

Penjelasan tentang Prinsip-Prinsip

Ketentuan-ketentuan dalam kode etik ini meliputi prinsip-prinsip dasar yang ada dalam berbagai bidang praktek audit internal. QIA harus menyadari bahwa pertimbangan pribadi diperlukan dalam menerapkan prinsip-prinsip ini. Para anggota bertanggungjawab untuk mempunyai perilaku yang baik, sehingga nama baik dan integritasnya tidak dipertanyakan. Lebih jauh, mereka harus menggunakan gelar QIA-nya dengan bijaksana dan penuh martabat, selalu menyadari tentang arti gelar tersebut, dan selalu mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan. Dalam hal adanya keterbatasan kemampuan teknis, anggota harus berusaha sekerasnya untuk dapat mengembangkan kemampuannya dalam menerapkan standar audit internal, untuk kepentingan perusahaan dan organisasinya.

Pasal-Pasal

  • QIA diwajibkan untuk bersikap jujur, objektif dan hati-hati dalam menjalankan tugas-tugas maupun kewajiban-kewajibannya.
  • Untuk mempertahankan kepercayaan dari pemberi tugas, QIA harus menunjukkan loyalitas kepada pemberi tugas. Walaupun demikian QIA dilarang untuk mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan yang menyimpang atau melanggar hukum.
  • QIA harus menghindari untuk terlibat kegiatan yang dapat menimbulkan konflik dengan kepentingan pemberi tugas, atau yang dapat menimbulkan prasangka yang meragukan kemampuannya untuk secara objektif menyelesaikan tugas dan kewajibannya.
  • QIA dilarang untuk menerima imbalan atau hadiah dari pemberian tugas, klien, pelanggan, atau relasi bisnis pemberi tugas, kecuali yang menjadi haknya.
  • QIA harus bersikap bijaksana dan hati-hati dalam menggunakan informasi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugasnya. QIA dilarang untuk menggunakan informasi rahasia untuk kepentingan pribadi, atau menggunakan sedemikian rupa sehingga merugikan kepentingan pemberi tugas.
  • Dalam menyatakan pendapat, QIA harus menggunakan semua kemampuannya untuk memperoleh bukti-bukti yang memadai yang dapat mendukung pernyatannya. Dalam laporannya, QIA harus mengungkapkan fakta-fakta material yang diketahuinya yang jika tidak diungkapkan akan dapat merubah laporan hasil kegiatan yang direview, atau dapat menutupi merubah laporan hasil kegiatan yang direview, atau dapat menutupi adanya praktek-praktek yang menyalahi prosedur dan kebijakan.
  • QIA harus secara terus menerus berusaha meningkatkan keahlian dan keefektivan dalam melakukan pekerjaannya.

Penjelasan

Pasal-pasal dalam kode etik PAII dan QIA secara umum adalah sama, kecuali kode etik QIA tidak memasukkan pasal (1) dan pasal (9) dari kode etik PAII, yang berisi azas organisasi, tujuan-tujuan PAII dan pemeliharaan atau standar PAII. Walaupun pasal-pasal dalam kedua etik tersebut sama, ada beberapa perbedaan penting dalam bagian-bagian lain dari kode etik tersebut yaitu:

  1. Kode etik QIA ditetapkan oleh Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor atau PAII, suatu organisasi yang bersifat profesional independen, dan nin politik yang berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, maka anggota QIA secara otomatis wajib mematuhi ketentuan-ketentuan PAII.
  2. Kode etik QIA memberi sanksi pencabutan gelar QIA oleh Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor atau PAII bagi anggota yang melanggar peraturan dalam kode etik.

Disarikan dari buku: Standar Profesional Audit Internal (Kode Etik Qualified Internal Auditor), Penulis: Hiro Tugiman, Hal: 108-110.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pemda Jangan Hanya Andalkan DAU-DAK

Selengkapnya →