Memuat...
Anda di sini:  Beranda  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel (di bawah) ini

Komponen Utama Laporan Arus Kas Menurut IFRS

Oleh   /   Senin 24 Desember 2012  /   Tanggapi?

Laporan arus kas mengandung informasi tentang kegiatan-kegiatan yang menghasilkan dan menggunakan kas. Kegiatan utama arus kas yaitu: Kegiatan operasional, Kegiatan investasi, Kegiatan pendanaan.

keuangan LSM

kegiatan-kegiatan yang menghasilkan dan menggunakan kas

Laporan arus kas mengandung informasi tentang kegiatan-kegiatan yang menghasilkan dan menggunakan kas. Kegiatan utama arus kas yaitu:

Kegiatan operasional, adalah kegiatan utama organisasi menghasilkan pendapatan. Contoh dari kegiatan operasional adalah penerimaan kas dari penjualan barang dagang, royalti dan komisi, dan pembayaran kepada karyawan dan pemasok.

Kegiatan investasi, melibatkan perolehan dan penjualan aktiva tetap. Contoh kegiatan investasi adalah penerimaan kas dari penjualan properti, penjualan instrumen hutang dan ekuitas organisasi lain, penerimaan pembayaran hutang dari organisasi lain, kontrak futures, kontrak swap dan kontrak forward. Contoh pembayaran kas dari kegiatan investasi adalah biaya pengembangan yang dikapitalisasi, akuisisi properti, pabrik dan peralatan, pembelian instrumen hutang dan ekuitas organisasi lain, pembayaran untuk kontrak futures, kontrak swap dan kontrak forward.

  • Kegiatan pendanaan, yang mengakibatkan perubahan terhadap jumlah ekuitas dan pinjaman organisasi. Contoh kegiatan pendanaan adalah penerimaan kas dari penjualan saham, atau penerbitan surat hutang, dan pengeluaran kas untuk membeli kembali saham dan pembayaran hutang.

Laporan arus kas mengandung informasi tentang kegiatan-kegiatan yang menghasilkan dan menggunakan kas. Kegiatan utama arus kas yaitu: Kegiatan operasional, Kegiatan investasi, Kegiatan pendanaan.

Laporan arus kas juga menggabungkan konsep kas dan setara kas. Setara kas adalah sebuah jangka pendek (biasanya jatuh tempo dalam tiga bulan atau kurang), investasi sangat lancar yang sangat mudah dikonversi menjadi kas, dan memiliki resiko yang kecil dari perubahan nilai.

Ada beberapa situasi tertentu yang menggunakan perlakuan khusus dalam laporan arus kas. Antara lain adalah:

  • Komponen kas dan setara kas. Mengungkapkan komponen kas dan setara kas, dan juga merekonsiliasi jumlah kas dan setara kas dalam laporan arus kas dengan jumlah yang dilaporkan untuk pos-pos ini dalam laporan posisi keuangan. Perhatikan juga kebijakan entitas untuk menentukan komposisi kas dan setara kas, dan dampak dari setiap perubahan kebijakan ini dalam periode pelaporan.
  • Arus kas mata uang asing. Jika organisasi memiliki transaksi dalam mata uang asing, catatlah sesuai mata uang entitas dengan menggunakan kurs yang relevan pada tanggal arus kas. Nilai tukar rata-rata tertimbang periode pelaporan dapat digunakan untuk penjabaran ini.
  • Pajak penghasilan. Mengungkapkan secara terpisah arus kas dari pajak atas penghasilan dan mengklasifikasikannya dalam arus kas pada aktivitas operasi. Anda harus membagi dalam arus kas dari kegiatan investasi atau pendanaan jika mereka secara khusus diidentifikasi dengan kegiatan tersebut.

Pengungkapan item tambahan berikut ini tidak diharuskan, tetapi dianjurkan untuk dimasukkan dalam laporan arus kas atau dalam catatan yang terkait dengan itu:

  • Fasilitas pinjaman. Jumlah dari fasilitas pinjaman yang mungkin tersedia untuk penggunaan masa depan, atau pembatasan dari penggunaannya.
  • Kapasitas terkait. Arus kas agregat yang dikaitkan dengan peningkatan kapasitas operasi, yang dilaporkan secara terpisah dari arus kas yang berkaitan dengan pemeliharaan kapasitas operasi yang ada.
  • Arus kas usaha patungan. Arus kas agregat dari kepentingan dalam usaha patungan yang mana entitas menggunakan konsolidasi proporsional.

Disarikan dari buku: Panduan IFRS, Penulis: Steven M. Bragg, Halaman: 16-23.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anda Mau Membaca Ini, Mungkin?

keuanganLSM

Analisis

Lanjutkan membaca →