Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Konsep Kesatuan Usaha

Oleh   /   Sabtu 12 April 2014  /   Tidak ada komentar

Mengapa prinsip kesatuan usaha ini penting di akuntansi? Dengan prinsip ini maka semua transaksi yang dicatat oleh akuntansi harus dipandang dari sudut pandang perusahaan.

KeuanganLSM

Konsep Kesatuan Usaha

Salah satu PABU (Prinsip-Prinsip Akuntansi Berterima Umum) yang berlaku di akuntansi adalah konsep kesatuan usaha (economic entity concept). Konsep kesatuan usaha memandang perusahaan sebagai suatu entitas yang terpisah dari pemiliknya. Berlandas konsep kesatuan usaha ini maka akuntansi menyajikan gambaran tentang perusahaan sebagai entitas yang berdiri sendiri, tidak tercampur dengan pemiliknya.

Mengapa prinsip kesatuan usaha ini penting di akuntansi? Dengan prinsip ini maka semua transaksi yang dicatat oleh akuntansi harus dipandang dari sudut pandang perusahaan. Dengan demikian, akuntansi menyajikan hasil kinerja, posisi keuangan, maupun informasi keuangan lainnya tentang perusahaan sebagai entitas yang berdiri sendiri yang terpisah dari pemiliknya. Meskipun aset yang dikuasai perusahaan berasal dari setoran pemilik tetapi aset tersebut sudah berada dibawah kendali perusahaan. Oleh karena itu semua transaksi yang terkait dengan pemanfaatan aset perusahaan baik yang berasal dari setoran pemilik maupun dari utang harus dipandang sebagai aset perusahaan.

Peraga 2.1: Pihak-pihak yang Terlibat dalam Transaksi Perusahaan

KeuanganLSM

Sebagai entitas yang berdiri sendiri, perusahaan dapat melakukan transaksi dengan berbagai pihak. Peraga 2.1 menggambarkan setidak-tidaknya 6 (enam) pihak eksternal yang lazimnya terkait dengan berbagai transaksi yang terjadi di perusahaan. Selanjutnya, peraga 2.1 juga menegaskan bahwa transaksi yang melibatkan setoran dari pemilik hanyalah salah satu jenis transaksi dari banyak transaksi yang dilakukan perusahaan. Dana (berupa uang tunai ataupun aset lainnya) yang disetor pemilik menjadi aset perusahaan yang terpisah dari pemiliknya.

Disarikan dari buku: Akuntansi Itu ternyata Logis dan Mudah, Penulis: Dr. sony Warsono, Arif Darmawan, M. Arsyadi Ridha, Hal: 12.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (3/4)

Selengkapnya →