Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Audit  >  Artikel saat ini

Apa yang Dibutuhkan Auditor dalam Audit Proyek?

Oleh   /   Kamis 29 Agustus 2013  /   Tidak ada komentar

Hasil audit adalah sebuah laporan yang menunjukkan “opini auditor” tentang apakah keadaan dan operasi organisasi berlangsung secara “benar dan jujur” atau tidak dalam suatu periode tertentu.

keuangan LSM

sebuah laporan yang menunjukkan “opini auditor”

Hasil audit adalah sebuah laporan yang menunjukkan “opini auditor” tentang apakah keadaan dan operasi organisasi berlangsung secara “benar dan jujur” atau tidak dalam suatu periode tertentu. “Benar” artinya bahwa transaksi memang terjadi dan bahwa aset sungguh-sungguh ada. “Jujur” berarti bahwa suatu transaksi dinilai secara jujur dan bahwa aset-aset dan liabilitas-liabilitas dinyatakan secara jujur pula. Ilustrasiberikut ini meringkaskan informasi tentang jenis-jenis opini auditor.

 

Jenis-Jenis Opini Auditor

Opini Auditor

Keterangan

1.Unqualified Tidak ada masalah yang perlu dilaporkan, laporan-laporan keuangan ditandatangani oleh auditor.
2.a. Qualified: subject to Beberapa ketidakjelasan muncul (misal: karena beberapa dokumen belum ada) namun secara keseluruhan baik.
2.b Qualified: except for Ketidaksetujuan terhadap suatu masalah (misal: cara sebuah aset dinilai) namun secara keseluruhan baik.
3.Disclaimer Menolak berpendapat, auditor tidak dapat menandatangani laporan keuangan sebab sangat buruk.

Bila auditor tidak setuju dengan hasil-hasil informasi keuangan sebagaimana disajikan oleh suatu OMS, mereka bisa menolak untuk menandatangani laporan atau memberinya persetujuan bersyarat. Kalau sudah demikian, hal ini bisa menjadi bencana bagi organisasi yang sedang mencari dana dari donor. Sebaliknya bila laporan audit sudah dibuat, maka secara formal Dewan Pengurus harus menyetujuinya.

Audit Donor

Pada kesempatan tertentu, lembaga-lembaga donor bisa jadi meminta suatu audit eksternal yang independen terhadap catatan-catatan keuangan dan kegiatan-kegiatan OMS Anda, dan mengundang seseorang yang layak untuk melaksanakan audit ini. Tujuan peninjauan semacam ini adalah untuk memeriksa bahwa bantuan-bantuan hibah yang mereka berikan telah digunakan sebagaimana dimaksudkan dan telah sesuai dengan anggaran dalam nota persetujuan pendanaan awal.

Auditor atau Evaluator, hampir pasti, bakal mewawancarai para staf dan anggota Dewan Pengurus, serta barangkali meminta untuk mengetahui kegiatan-kegiatan organisasi secara lebih jauh. Segala bentuk kerjasama harus diberikan selama kunjungan-kunjungan para evaluator seperti ini. Usahakan pula untuk menunjukkan keterbukaan dan kejujuran tentang kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan OMS Anda.

Apa yang Dibutuhkan Auditor?

Seorang auditor membutuhkan sebuah ruang khusus, biasanya yang tenang, untuk bekerja sehingga pemeriksaan bisa dilakukan tanpa gangguan. Bila individu anggota organisasi akan diwawancarai, maka sebuah ruang pribadi tambahan dibutuhkan. Ilustrasiberikut merupakan sebuah daftar periksa (checklist) mengenai catatan-catatan dan dokumentasi lain yang mungkin diminta oleh auditor.

Daftar Periksa Auditor

Kelompok Catatan

Keterangan

Catatan primer akun-akun
  • Buku Bank dan Buku Kas Kecil yang lengkap dan mutakhir hingga akhir tahun
  • Arsip tagihan/nota/kuitansi untuk semua item belanja
  • Arsip atau buku kuitansi untuk uang yang diterima
  • Pernyataan Bank, slip penyetoran, dan buku cek
  • Buku dan catatan gaji
  • Buku Besar Induk, bila ada
Ringkasan-ringkasan dan laporan-laporan rekonsiliasi
  • Saldo Percobaan dan/atau ringkasan semua penerimaan dan pembayaran berdasarkan kategori anggaran
  • Laporan Rekonsiliasi Bank untuk semua rekening bank pada tanggal titik putus tahun fiskal
  • Laporan Rekonsiliasi Kas Kecil hingga tanggal titik putus tahun fiskal
  • Lembar catatan persediaan
Jadwal dan daftar
  • Jadwal utang (uang yang diutang oleh organisasi)
  • Jadwal piutang (uang yang diutang kepada organisasi)
  • Jadwal jatuh tempo hibah
  • Jadwal hibah yang dijanjikan
  • Daftar aset tetap
Informasi lain
  • Surat dari bank untuk mengonfirmasi saldo (akan diminta oleh auditor sendiri)
  • Konstitusi organisasi
  • Daftar anggota Dewan Pengurus dan staf
  • Notulensi rapat Dewan Pengurus
  • Perjanjian pendanaan dengan lembaga donor dan persyaratan audit

Pastikan bahwa semua catatan telah dimutakhirkan dan diarsip secara benar. Sebabnya jelas, hal ini bahkan memudahkan pemeriksaan rutin dan meminimalisasi gangguan terhadap organisasi. Selain itu, yang tak kalah pentingnya, hal ini juga akan membantu OMS Anda untuk menghemat ongkos audit.

Disarikan dari buku: Handbook: Manajemen Keuangan Organisasi Masyarakat Sipil, Penulis: Terry Lewis, Halaman: 147-150.

    Cetak       Email
  • Publish: 3 tahun ago on Kamis 29 Agustus 2013
  • By:
  • Last Modified: Agustus 28, 2013 @ 2:19 pm
  • Filed Under: Audit
  • Tagged With:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan Internal

Selengkapnya →