Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Laporan Posisi Keuangan

Oleh   /   Rabu 12 November 2014  /   Tidak ada komentar

Manfaat ekonomi masa depan tersedia untuk entitas dalam bentuk pengurangan iuran di masa depan atau pengembalian kas, baik secara langsung kepada entitas atau tidak langsung kepada program lain yang defisit. Batas atas aset adalah nilai kini dari manfaat masa depan tersebut.

KeuanganLSM

Laporan Posisi Keuangan

63. Entitas mengakui liabilitas (aset) imbalan pasti neto dalam laporan posisi keuangan

64. Ketika entitas memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka entitas mengukur aset imbalan pasti pada jumlah yang lebih rendah antara:

  • surplus program imbalan pasti; dan
  • batas atas aset, yang ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto yang dijelaskan dalam paragraf 83.

65. Aset imbalan pasti neto dapat timbul ketika program imbalan pasti telah kelebihan didanai atau ketika keuntungan aktuarial telah muncul. Entitas mengakui aset imbalan pasti neto dalam kasus tersebut karena:

  • entitas mengendalikan sumber daya, yang merupakan kemampuan menggunakan surplus untuk menghasilkan manfaat di masa depan;
  • pengendalian tersebut merupakan akibat peristiwa masa lalu (iuran yang dibayarkan oleh entitas dan jasa yang diberikan oleh pekerja); dan
  • manfaat ekonomi masa depan tersedia untuk entitas dalam bentuk pengurangan iuran di masa depan atau pengembalian kas, baik secara langsung kepada entitas atau tidak langsung kepada program lain yang defisit. Batas atas aset adalah nilai kini dari manfaat masa depan tersebut.

Disarikan dari: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK 24) Tentang Imbalan Kerja, Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntansi Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia), Hal: 24.20-24.21.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Informasi Tambahan dalam Laporan Keuangan menurut IFRS

Selengkapnya →