Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Berita Media  >  Artikel saat ini

Layak Sebagai Koperasi Tingkat Dunia

Oleh   /   Jumat 13 Juli 2012  /   Tidak ada komentar

Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan menilai Koperasi Simpan Pinjam Jasa Kota Pekalongan sudah layak sebagai koperasi tingkat dunia karena aset dan omzetnya masuk dalam daftar 300 koperasi besar dunia.

keuangan LSM

Kunci keberhasilan Kospin Jasa adalah kesetiaan, kerja keras, dan teknologi yang menunjang aktivitas koperasi itu.

Sumber: depkop, Selasa, 03 April 2012.

Pekalongan – Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan menilai Koperasi Simpan Pinjam Jasa Kota Pekalongan sudah layak sebagai koperasi tingkat dunia karena aset dan omzetnya masuk dalam daftar 300 koperasi besar dunia. “Pemerintah bertekad memperjuangkan Kospin Jasa Pekalongan menuju koperasi tingkat dunia karena sudah mampu menembus jajaran koperasi besar dunia,” kata Menkop dan UMK Syarifuddin Hasan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-38 Kospin Jasa di Pekalongan, Sabtu.

Menurut Menkop, Kospin Jasa merupakan lembaga koperasi terbaik dan terbesar di Indonesia sehingga sudah sepantasnya jika pada tahun 2012 masuk ke tingkat dunia. “Selain Kospin Jasa, saat ini sedikitnya ada 99 koperasi berlevel nasional yang patut kami dorong agar berkembang dan maju,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah menginginkan setiap daerah mempunyai koperasi terbesar dan menjadi ikon daerah setempat sehingga masyarakat Indonesia mengetahui persis kondisi koperasi yang maju. “Secara umum, saat ini koperasi di Indonesia mencapai 188.181 unit, sampai akhir 2011 jumlah lembaga koperasi berkualitas sedbanyak 54.643 unit atau 77,30 persen dari total target sebanyak 70.000 koperasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Menkop Syarifuddin Hasan juga menyampaikan apresiasi terhadap Kopsin Jasa Pekalongan yang mengusulkan Kementerian Koperasi membentuk lembaga penjamin simpanan di koperasi. “Usulan dari Ketua Umum Kospin Jasa Pekalongan, Andy Arslan sangat bagus sehingga kami berjanji akan menindaklanjuti,” katanya

Selain itu, Koperasi Simpan Pinjam Jasa Pekalongan juga mengusulkan pada pemerintah membentuk lembaga penjamin simpanan (LPS) koperasi agar bisa bersaing dengan lembaga keuangan lainnya, seperti perbankan. “Dengan dibentuknya LPS akan membawa angin segar terhadap koperasi yang nantinya diharapkan bisa berkembang sabagai soko guru perekonomian bangsa,” kata Ketua Umum Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa Arslan Djunaid.

Ia mengatakan saat ini aset yang dimiliki Kospin Jasa telah mencapai Rp2,5 triliun sehingga lembaga koperasi ini bertekad menuju koperasi tingkat dunia. “Kami sudah menyiapkan semua perangkat teknologi dan sumber daya manusia sebagai upaya Kospin Jasa menuju koperasi tingkat dunia,” katanya.

Ia mengatakan, selain persiapan menuju koperasi tingkat dunia, Kospin Jasa juga akan membuka kantor pelayanan di Makassar dan Palembang. “Untuk di Jawa Tengah, Kospin Jasa akan siap membuka kantor pelayanaan hingga di tingkat kecamatan sebagai upaya mendekatkan koperasi ini dengan anggota dan calon anggota,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan keberhasilan Kospin Jasa telah menjadikan koperasi ini menjadi ikon di Jawa Tengah dan Indonesia. “Kami salut pada Kospin Jasa yang sudah menggeliatkan perekonomian di Jawa Tengah sehingga Pemprov Jateng siap memberikan dukungan dan mempermudah perizinan jika lembaga koperasi ini membuka kantor pelayanan di setiap kecamatan,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa kunci keberhasilan Kospin Jasa adalah kesetiaan, kerja keras, dan teknologi yang menunjang aktivitas koperasi itu.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

UMKM Perlu Serap Digital

Selengkapnya →