Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (2/4)

Oleh   /   Rabu 17 Oktober 2018  /   Tidak ada komentar

Pemeriksa internal harus meninjau keandalan berbagai informasi finansial dan peIaksanaan pekeriaan atau operasi, serta berbagai cara yang dipergunakan untuk mengidenfinasi, mengukur, mengklasifikasi, dan melaporkan informasi.

keuanganLSM

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (2/4)

Keandalan lnformasi

Pemeriksa internal harus meninjau keandalan (reliabilitas dan integritas) berbagai informasi finansial dan peIaksanaan pekeriaan atau operasi, serta berbagai cara yang dipergunakan untuk mengidenfinasi, mengukur, mengklasifikasi, dan melaporkan informasi.

Sistem informasi akan menyediakan data yang dipergunakan untuk pembuatan keputusan, pengendalian, dan penyesuaian dengan berbagai persyaratan eksternal. Karena itu, pemeriksa internal haruslah menguji sistem informasi tersebut, dan apabila perlu menentukan apakah:

  1. Berbagai catatan, laporan finansial, dan operasional mengandung informasi yang akurat, dapat dibuktikan keberadaannya, tepat waktu, lengkap, dan berguna;
  2. Telah dilakukan pengawasan yang cukup dan efektif atas penyimpanan catatan dan pelaporan.

 

Kesesuaian dengan Kebijaksanaan, Rencana, Prosedur dan Peraturan Perundang-undangan

Pemeriksa internal harus meninjau sistem yang tetah ditetapkan untuk memastikan kesesuaiannya dengan berbagai kebijaksanaan, rencana, prosedur, ketentuan perundang-undangan dan peraturan yang dimiliki, akibat yang pentlng terhadap berbagai pekerjaan atau operasi dan laporan serta harus menentukan terhadap berbagai pekerjaan atau operasidan laporan, serta harus menentukan apakah organisasi telah memenuhi atau melaksanakan hal-hal tersebut.

Manajemen bertanggung jawab untuk menetapkan sistem yang dibuat dengan tujuan memastikan pemenuhan berbagai persyaratan seperti kebijaksanaan, rencana, prosedur, dan peraturan perundang-undangan yang dapat diterapkan. Pemeriksa internal bertanggung jawab menentukan apakah sistem tersebut telah mencukupi dan etektif dan apakah berbagai kegiatan yang diperiksa telah memenuhi persyaratan yang diperlukan.

Disarikan dari buku: Standar Profesional Audit Internal, Penulis: Hiro Tugiman, Hal: 47-48.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pengertian & Ruang Lingkup Akuntansi Publik

Selengkapnya →