Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (4/4)

Oleh   /   Rabu 2 September 2015  /   Tidak ada komentar

Pemeriksa internal haruslah menilai pekerjaan, operasi, atau program untuk menilai apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, dan dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (4/4)

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (4/4)

Pencapaian Tujuan

Pemeriksa internal haruslah menilai pekerjaan, operasi, atau program untuk menilai apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, dan apakah pekerjaan, operasi, atau program tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan rencana.

1. Manajemen bertanggung jawab menetapkan berbagai tujuan dan sasaran dari program, pengembangan, dan penerapan prosedur pengawasan serta pencapaian hasil pekerjaan yang diinginkan. Pemeriksa internal harus menilai apakah tujuan dan sasaran tersebut telah sesuai dengan tujuan organisasi, dan apakah hal-hal tersebut dapat dicapai.

  1. Istilah “pekerjaan, operasi” menunjuk berbagai kegiatan organisasi yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan menghasilkan suatu produk atau memberikan jasa atau pelayanan. Kegiatan tersebut meliputi, namun tidak terbatas pada, pemasaran, penjualan, produksi, pembelian, sumber daya manusia, keuangan dan akuntansi, serta bantuan kepada pemerintah. Hasil operasi dapat diukur dengan perbandingan terhadap berbagai tujuan dan sasaran telah ditetapkan yang akan mencakup anggaran, jadwal produksi atau rencana waktu, dan atau rencana pelaksanaan.
  2. Istilah “program” menunjuk kegiatan organisasi yang memiliki khusus. Kegiatan ini meliputi, namun tidak terbatas pada, peningkatan modal, penjualan berbagai fasilitas, usaha-usaha pengumpulan uang, usaha memperkenalkan produk atau pelayanan pengeluaran modal atau capital expenditure, dan berbagai bantuan pemerintah untuk suatu tujuan tertentu. Kegiatan dengan tujuan khusus ini dapat berlangsung secara singkat atau untuk waktu yang lama, menjangkau beberapa tahun. Bila suatu program telah diselesaikan, program tersebut akan diakhiri. Hasil suatu program dengan dibandingkan terhadap tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
  3. Manajemen bertanggung jawab menetapkan kriteria yang akan dipergunakan untuk menentukan apakah tujuan dan sasaran program telah dicapai.
  4. Pemeriksa internal harus menentukan apakah kriteria tersebut telah ditetapkan. Pemeriksa harus menggunakan kriteria tersebut dalam mengevaluasi, apabila dianggap mencukupi atau memadai.
  5. Apabila manajemen belum menetapkan suatu kriteria, berdasarkan pendapat pemeriksa intemal dianggap tidak mencukupi atau memadai, pemeriksa internal harus melaporkan keadaan tersebut kepada tingkatan manajemen yang sesuai atau tepat. Sebagai tambahan, pemeriksa internal dapat merekomendasikan suatu rangkaian tindakan yang tepat tergantung pada keadaan di lapangan.
  6. Pemeriksa internal dapat merekomendasikan berbagai alternatif sumber kriteria kepada manajemen, seperti: (1) berbagai standar industri yang dapat diterima, (2) berbagai standar yang dapat dibuat oleh asosiasi atau profesi, (3) berbagai standar yang ditetapkan berdasarkan hukum atau peraturan Pemerintah.
  7. Apabila kriteria yang memadai belum ditetapkan oleh manajemen, pemeriksa dapat menyusun suatu kriteria yang menurut anggapannya memadai bagi pelaksanaan pemeriksaan, pembentukan suatu pendapat, dan penerbitan laporan tentang pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
  8. Evaluasi yang dilakukan oleh pemeriksa internal terhadap penyelesaian, pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dapat dilakukan terhadap keseluruhan pekerjaan atau program, atau hanya terhadap suatu bagian dari operasi atau program. Tujuan pemeriksaan dapat mencakup penentuan apakah: (1) berbagai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh manajemen bagi kegiatan atau program yang diusulkan, baru atau telah berjalan, telah memadai serta telah dibicarakan dan diberitahukan secara efektif; (2) kegiatan atau program telah mencapai tingkatan hasil sementara atau akhir Yang dikehendaki; (3) berbagai faktor yang menghalangi keberhasilan pelaksanaan telah diidentifikasi, dievaluasi, dan dibatasi secara tepat; (4) manajemen telah mempertimbangkan berbagai alternatif bagi pengaturan kegiatan atau program yang mungkin akan memberikan hasil yang lebih efisien dan efektif; (5) suatu kegiatan atau program tersebut saling melengkapi, menyerupai, tumpang tindih, bertentangan dengan berbagai kegiatan atau program lain; (6) berbagai pengawasan dalam pengukuran dan pelaporan tentang pencapaian tujuan dan sasaran telah ditetapkanakan akan memadai; (7) suatu kegiatan atau program memenuhi atau tidak bertentangan dengan berbagai kebijaksanaan, rencana, prosedur, hukum dan peraturan.
  9. Auditor internal harus memberitahukan hasil pemeriksaan kepada tingkatan manajemen yang tepat. Laporan tersebut harus menyatakan kriteria yang ditetapkan oleh manajemen dan dipergunakan oleh auditor internal serta kriteria yang tidak terdapat atau tidak memadai.

2. Pemeriksa internal dapat memberikan bantuan kepada manajer yang bertanggungjawab untuk menentukan tujuan, sasaran, dan sistem, dengan menentukan apakah berbagai asumsi yang mendasari suatu hal telah sesuai; apakah telah menggunakan berbagai informasi yang akurat, terbaru, dan relevan; apakah telah dilakukan pengawasan yang sesuai bagi suatu kegiatan atau program.

Disarikan dari buku: Standar Profesional Audit Internal, Penulis: Hiro Tugiman, Hal: 49-52.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Pelaporan Keuangan Harus Mampu Menyediakan Informasi

Selengkapnya →