Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Lingkup Tanggungjawab Lembaga di Indonesia

Oleh   /   Rabu 27 Mei 2015  /   Tidak ada komentar

Berdasarkan karakteristik sistem perekonomian Indonesia, ada tiga kelompok pihak yang berkepentingan terhadap pertanggungjawaban manajemen atas pengelolaan perusahaan, yaitu investor dan kreditor, pemerintah, dan masyarakat umum.

keuanganLSM

Lingkup Tanggungjawab Lembaga di Indonesia

Dalam penetapan tujuan pelaporan keuangan harus dilihat mengenai siapa pihak yang dituju oleh infomasi, dan informasi apa yang bermanfaat bagi pihak yang dituju informasi tersebut. Jika dilihat fungsi akuntansi sebagai alat pertanggungjawaban, maka pihak yang dituju oleh informasi adalah pihak-pihak yang dituju oleh pertanggungjawaban manajemen atas pengelolaan perusahaan. Berdasarkan karakteristik sistem perekonomian Indonesia, ada tiga kelompok pihak yang berkepentingan terhadap pertanggungjawaban manajemen atas pengelolaan perusahaan, yaitu investor dan kreditor, pemerintah, dan masyarakat umum.

 

Tanggungjawab Manajemen kepada Investor dan Kreditor

Investor dan kreditor adalah pihak yang memiliki dan menanamkan dananya ke dalam suatu perusahaan. Manajemen bertanggungjawab kepada investor dan kreditor atas pengelolaan dana tersebut, baik mengenai keselamatan maupun tingkat kembalian (biasanya diukur dengan laba). Bagi calon investor, sebelum mengambil keputusan investasi perlu menimbang mengenai informasi profitabilitas dan solvabilitas perusahaan. Informasi tersebut diperlukan untuk mengurangi ketidakpastian prospek perusahaan di masa datang, yang berhubungan dengan tingkat risiko investasi. Kreditor juga perlu menimbang kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban atas kredit yang diberikan. Kepentingan investor dan kreditor terhadap suatu pengelolaan perusahaan hanya terbatas pada likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas, yang merupakan ukuran-ukuran kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban kepada investor dan kreditor, serta prediksi harga pasar sekuritas di pasar modal.

Tujuan pelaporan keuangan dalam PAI 1998 dan SAK 1994 sudah mencakup kepentingan investor dan kreditor, tetapi tujuan pelaporan keuangan yang hanya menitikberatkan fokus informasi bagi kepentingan investor dan kreditor belumlah lengkap. Tanggungjawab perusahaan tidak terbatas hanya kepada investor dan kreditor saja.

Tanggungjawab Manajemen kepada Pemerintah

Pemerintah adalah pemegang otoritas dalam menetapkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Melalui sistem ekonomi mekanisme campuran pemerintah juga berhak untuk intervensi ke dalam pasar melalui kebijakan-kebijakan ekonomi. Pemerintah juga berkewajiban untuk melindungi hak-hak masyarakat yang mempunyai hubungan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan perusahaan. Di samping itu pemerintah juga berhak untuk mengatur mengenai akibat-akibat yang ditimbulkan oleh aktivitas suatu perusahaan terhadap lingkungan. Dengan demikian pengelola suatu unit usaha mempunyai tanggungjawab kepada pemerintah. Ketaatan pengelola perusahaan terhadap peraturan-peraturan pemerintah merupakan tanggungjawab manajemen untuk mengungkapkannya.

Sehubungan dengan tanggungjawab manajemen kepada pemerintah, akuntansi konvensional baru bisa memenuhi laporan keuangan fiskal. Laporan keuangan fiskal merupakan pertanggungjawaban manajemen kepada pemerintah dalam hal perpajakan. Sempitnya tujuan pelaporan keuangan dalam PAI 1984 dan SAK 1994 menyebabkan akuntansi konvensional tidak mampu menjadi alat pertanggungjawaban dalam hal dampak sosial aktivitas suatu perusahaan.

Tanggungjawab Manajemen kepada Masyarakat

Masyarakat merupakan kelompok besar secara langsung maupun tidak langsung mempunyai kepentingan terhadap perusahaan. FASB dalam SFAC No.1 menyebutkan kelompok masyarakat luas ini sebagai potential users and their interest (paragraph ke-24). Kelompok masyarakat terdiri dari pemilik, pemberi pinjaman, pemasok, calon investor dan kreditor, pekerja, pelanggan, analis keuangan, penjamin dan broker saham, pasar modal, ahli hukum, ahli ekonomi, mass media, serikat buruh, asosiasi perdagangan, pengajar (dosen) akuntansi dan siswanya, dan masyarakat umum.

Aktivitas suatu unit usaha tidak bisa lepas dari lingkungan sosialnya. Perusahaan menggunakan sumber daya alam sebagai olah untuk menghasilkan barang/jasa. Perusahaan juga menimbulkan polusi udara, air dan tanah. Perusahaan menggunakan sumber daya manusia sebagai motor penggerak aktivitasnya. Kesehatan dan kesejahteraan para karyawan adalah faktor yang tidak bisa dikesampingkan. Dalam hal ini perusahaan dituntut untuk berlaku adil terhadap karyawannya. Undang-undang tentang lingkungan hidup dan perburuhan membatasi aktivitas perusahaan agar tidak berdampak buruk terhadap kualitas lingkungan alam maupun sosial. Sebagai salah satu pelaku ekonomi, perusahaan juga bertanggungjawab terhadap tercapainya tujuan sosial ekonomik nasional yang juga merupakan tujuan semua pelaku ekonomi dan masyarakat.

Tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat luas merupakan satu sisi yang belum tercakup dalam tujuan umum laporan keuangan PAI 1984 dan SAK 1994. Pertanggungjawaban sosial perusahaan menuntut agar akuntansi tidak hanya merupakan pengkomunikasian informasi, hasil transaksi perusahaan yang berupa pertukaran benda atau jasa antara dua/lebih kesatuan ekonomi.[1] Pertukaran antara perusahaan dengan lingkungan sosialnya juga merupakan aspek yang harus diungkap dan dilaporkan oleh media akuntansi. Pengembangan tujuan pelaporan keuangan yang mempertimbangkan tanggungjawab sosial perusahaan sebagai pelaku ekonomi adalah hal yang sangat mendesak, agar akuntansi tidak kehilangan satu sisi fungsinya sebagai alat pertanggungjawaban.

[1] Ahmad Belkowi, Accounting Theory, (New York: Hercourt Brace Jovanovich Inc.,1981), hal. 248.

Disarikan dari buku: Tujuan Pelaporan Keuangan, Penulis: Suwaldiman, M.Accy., SE., Akt., Hal: 64-66.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pengertian & Ruang Lingkup Akuntansi Publik

Selengkapnya →