Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Menegakkan Akuntabilitas Bermuatan Politik

Oleh   /   Senin 14 Maret 2016  /   Tidak ada komentar

Menegakkan akuntabilitas senantiasa bermuatan politik Global Accountability Project (GAP) OWT telah mengobarkan perdebatan di kalangan organisasi global, yang bermanfaat karena membantu mengembangkan kerangka kerja akuntabilitas yang bermakna.

Akuntabilitas Bermuatan Politik

Menegakkan Akuntabilitas Bermuatan Politik

Menegakkan akuntabilitas senantiasa bermuatan politik. Global Accountability Project (GAP) yang dilakukan OWT mengeluarkan laporan pertamanya pada tahun 2003 dan segera menimbulkan kontroversi. Berbagai organisasi yang terlibat dalam GAP mencoba untuk menjelaskan bagian-bagian tertentu dari laporan tersebut dengan menonjolkan hasil yang baik-baik dan mengaburkan yang jelek-jelek.

OWT telah mengobarkan perdebatan di kalangan organisasi global, yang bermanfaat karena membantu mengembangkan kerangka kerja akuntabilitas yang bermakna, tetapi juga cercaan apabila upaya yang dilakukan tidak bermakna bagi aktor-aktor global lain yang juga dihadapkan dengan masalah pendefinisian tentang pemangku kepentingan. Laporan OWT-GAP terbukti telah menjadi pengalaman pembelajaran yang kaya dan sebuah langkah maju dalam rangka menjawab himbauan Peruzzotti untuk memperkuat demokratisasi dalam kehidupan berorganisasi.

Bab terkahir buku ini membahas secara lebih khusus masalah perilaku integritas dalam kampanye advokasi LSM internasional, yang mencakup serangkaian organisasi, dari LSM advokasi yang berorientasi internasional sampai KSM lokal. Juliette Majot menyajikan cerita tentang penentangan pembangunan sebuah bendungan di Uganda dengan perspektif orang dalam, serta pengalamannya dengan World Commission on Dams (WCD), sehingga menjadi sebuah pembahasan tentang kinerja bendungan besar dan kontribusinya terhadap pembangunan dari berbagai pemangku kepentingan.

Bab ini menguraikan walaupun mempertanyakan siapa yang sebenarnya yang oleh LSM dalam arena politik global hanyalah sekedar siasat untuk mengalihkan perhatian, namun hal itu dapat menjadi alat yang ampuh dan sering digunakan untuk mengejek, mengecilkan dan mengabaikan pesan-pesan yang disampaikan oleh LSM. Majot menanggapi para pencela LSM dengan menunjukkan kualitas akuntabilitas LSM seringkali terdapat dalam keterperincian hubungan antara manusia dengan organisasinya.

Seberapa besar upaya dilakukan untuk benar-benar saling memahami apakah ada rasa hormat terhadap perbedaan; menahan diri jika dianggap perlu; dan berbagi rasa ketika senang dan susah. Sumberdaya yang harus dikembangkan, dipergunakan dan mempertahankan penggunaan standar akuntabilitas dalam konteks global, serupa dengan apa yang dilakukan ActionAid tingkat nasional.

Kampanye yang dilakukan LSM internasional perlu berhati-hati dalam satu hal. Yakni jika sudah menyangkut masalah transparansi informasi dan pengungkapan debat internal menyangkut suatu isu tertentu, maka kerentanan dan perlindungan terhadap yang paling lemah, biasanya beberapa orang dari organisasi yang dihadapkan pada situasi yang membahayakan, sangat penting untuk diperhatikan.

Majot berpendapat bahwa membatasi pemeriksaan oleh orang luar merupakan ciri-ciri dari kampanye yang bertanggungjawab. Ini merupakan pernyataan yang membuat dirinya tetap terbuka terhadap seenaknya dari orang-orang yang tidak mau tahu bahwa dalam ketiadaan struktur demokratis global yang memadai, maka akuntabilitas LSM dalam arena global adalah seni untuk memaksimalkan pemenuhan hak-hak universal manusia seraya berusaha meminimalkan pelanggarannya.

Pengamatannya terhadap masalah transparansi membuktikan dalil bahwa akuntabilitas LSM harus dikembangkan dalam suatu konteks tertentu, terutama yang terkait dengan hak-hak yang diakui dalam arena politik di mana LSM tersebut berada.

Disarikan dari buku: Akuntanbilitas LSM Politik, Prinsip & Inovasi, Penulis: Lisa Jordan & Peter Van Tuijl, Hal: 30-32.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Tujuan UU Desa Disahkan

Selengkapnya →