Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Referensi  >  Referensi Buku  >  Artikel saat ini

Menyelesaikan Sengketa Melalui Pengadilan Pajak

Oleh   /   Selasa 17 Januari 2012  /   Tidak ada komentar

Pungutan pajak memang bersifat memaksa. Oleh karena itu, selaku warga negara yang baik, WP harus memenuhi ketentuan undang-undang dan peraturan untuk membayarkan dan menyetorkan pajak ke kas negara.

keuangan LSM

Menyelesaikan Sengketa Melalui Pengadilan Pajak

Penulis: Muhammad Sukri Subki, SH.,MM & Djumadi, SH.,H.Hum
Editor: Rayendra L. Toruan
Penerbit: PT Elex Media Komputindo, 2007

Apa manfaat Pengadilan Pajak bagi wajib pajak (WP)? Jika tak puas menerima keputusan petugas pajak atau besaran pajak yang dipungut, WP bisa memperkarakannya.

Kenapa terjadi sengketa pajak? Bagaimana proses terjadinya sengketa pajak? Prosedur apa dan bagaimana cara menyelesaikan jika terjadi sengketa pajak sehingga para pihak lebih-lebih para wajib pajak (WP) yakni warga negara tidak menjadi korban kekuasaan absolut di bidang administrasi dan mempunyai otoritas dalam menentukan kebijakan-kebijakan.

Pungutan pajak memang bersifat memaksa. Oleh karena itu, selaku warga negara yang baik, WP harus memenuhi ketentuan undang-undang dan peraturan untuk membayarkan dan menyetorkan pajak ke kas negara. Akan tetapi, dalam proses pemungutan pajak yang dilakukan oleh petugas pajak dari Direktorat Jenderal Pajak, sering terjadi kesalahan dan atau kekeliruan yang pada umumnya merugikan WP itu sendiri.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Akuntansi Desa

Selengkapnya →