Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Pajak Pertambahan Nilai Atas Properti

Oleh   /   Selasa 16 September 2014  /   Tidak ada komentar

Pada tanggal 21 Mei 2002 terbit Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE 22/ PJ 51/2002 tentang Pengenaan PPN atas Penyerahan Tanah dan/atau Bangunan oleh Perusahaan Real Estat dan Industrial Estat berlaku per 1 Juni 2002.

Pajak Pertambahan Nilai Atas Properti

Pajak Pertambahan Nilai Atas Properti

Perlakuan PPN terhadap penyerahan rumah sederhana dan rumah sangat sederhana (RS dan RSS). Klasifikasi dan perlakuan PPN terhadap penyerahan rumah sederhana (RS) dan rumah sangat sederhana (RSS) dasar hukum-nya adalah Keputusan Menteri Keuangan Nomor 524/KMK 03/ 2001 dan telah diperbaharui lagi dengan Kep. Menkeu No. 248 /KMK 03/2002 berlaku per 1 Juni 2002 dan Kep. Menkeu No. 197/K1VIK. 03/2004 berlaku per 13 April 2004.

Bangunan rumah yang atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN adalah seperti berikut:

  • RS dan RSS adalah rumah sederhana (tapi) sehat dan rumah inti tumbuh (RIT) yang dibiayai melalui harga jual tidak lebih dari Rp36.000.000,00.
  • RSS adalah banguanan gedung bertingkat yang dibangun di dalam lingkungan dengan luas maksimum 21 m2 setiap unit untuk dihuni, dilengkapi kamar makan/water closet (KM/WC), serta dapur dapat beserta atau terpisah dengan penggunaan bersama diperuntukkan bagi masyarakat golongan penghasilan rendah conform Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 60/PRT/1992 tentang Persyaratan Teknis Pembangunan Rumah Susun.
  • Pondok Boro adalah bangunan sederhana yang dibangun atas dibiayai oleh koperasi buruh atau koperasi karyawan atau oleh perseorangan untuk para pekerja sektor informal/buruh tidak tetap dengan biaya sewa berdasarkan kesepakatan berupa bangunan tidak bertingkat/bertingkat.
  • Asrama mahasiswa dan pelajar adalah bangunan sederhana yang dibiayai dan dibangun oleh sekolah atau universitas, pemerintah daerah, atau perseorangan untuk pemondokan mahasiswa atau pelajar, bangunan bertingkat atau tidak.
  • Rumah pekerja atau perumahan lainnya, dibiayai/dibangun oleh suatu kantor usaha untuk pegawai sendiri dan tidak komersial, berupa gedung bertingkat atau tidak sesuai dengan syarat teknis tersebut pada huruf A dan B.

Berdasarkan Pasal 11 Ayat (2) Kep. Menkeu No. 370/KMK.03/2003 tentang Pelaksanaan PPN yang mendapat fasilitas dibebaskan atas impor dan/atau penyerahan BKP tertentu dan/atau JKP tertentu ditetapkan bahwa orang pribadi atau badan yang menerima penyerahan RS/RSS/rusun sederhana, pondok boro, asrama pelajar/mahasiswa, serta perumahan lainnya tidak wajib memiliki SKB PPN (surat keterangan bebas Pajak Pertambahan Nilai) yang diterbitkan oleh atau atas nama Direktur Jenderal Pajak.

Sementara itu, pembayaran RS/RSS secara tunai atau cicilan (tidak dengan fasilitas kredit pemilikan bersubsidi), PPN terutang wajib dipungut oleh real estat/pengembang yang bersangkutan. Perusahaan (real estat/pengembang) yang menyerahkan RS/RSS yang dibebaskan dari PPN tersebut, wajib membuat faktur pajak rangkap 3 untuk pembeli (lembar ke-1), untuk KPP dari PKP pengembang yang menyerahkan RS/RSS sebagai lampiran SPT masa PPN (lembar ke-2), arsip PKP yang menyerahkan RS/RSS (lembar ke-3), dan faktur pajak tersebut telah dibubuhi cap “PPN dibebaskan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 146 Tahun 2000 juncto Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2003”.

Pada tanggal 21 Mei 2002 terbit Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE 22/PJ 51/2002 tentang Pengenaan PPN atas Penyerahan Tanah dan/atau Bangunan oleh Perusahaan Real Estat dan Industrial Estat berlaku per 1 Juni 2002. Dengan demikian, atas penyerahaan rumah dan/atau tanah oleh industrial estat/real estat sejak 1 Juni 2002, maka PPN terutang langsung dari harga jual sama dengan dasar pengenaan pajak.

Disarikan dari buku: Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Penulis: Lukman Hakim Nasution dan Tony Marsyahrul, Hal: 61-63.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →