Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Panduan Menyusun Anggaran Pendapatan

Oleh   /   Sabtu 19 Januari 2013  /   Tidak ada komentar

Dalam anggaran, anda harus memasukkan perkiraan pemasukan yang mungkin bisa anda dapatkan dari tiap-tiap kategori tertentu. Sebagai tambahan sangat bermanfaat jika anda tahu seberapa besar jumlah uang yang akan masuk.

keuanganLSM

Panduan Menyusun Anggaran Pendapatan

Dalam anggaran, anda harus memasukkan perkiraan pemasukan yang mungkin bisa anda dapatkan dari tiap-tiap kategori tertentu. Sebagai tambahan sangat bermanfaat jika anda tahu seberapa besar jumlah uang yang akan masuk, gambaran ini bisa juga dipakai sebagai sasaran yang dicapai dalam strategi pencarian dana anda.

Sumber-sumber pemasukan yang memungkinkan antara lain:

  1. Yayasan.
  2. Bantuan pemerintah.
  3. Biaya keanggotaan.
  4. Pendapatan dari penjualan produk anda.
  5. Pendapatan dari pelayanan/jasa.
  6. Sumbangan dari individu/kelompok/perusahaan.
  7. Acara-acara khusus.
  8. Kampanye.

Anda harus memasukkan lembaga donor ke dalam daftar pihak yang anda kirimi terbitan, dan pemberitahuan pembaharuan program atau proyek.

Ringkasan langkah-langkah:

 Langkah 1 Membuat daftar. Mulailah anggaran baru dengan mendaftar semua hal/item yang akan membebani biaya organisasi atau proyek. Seluruh biaya harus berdasarkan pada rencana aksi anda. Jangan lupa untuk memasukkan hal-hal yang berhubungan dengan biaya awal (seperti penerimaan pegawai, biaya pindah, renovasi bangunan, dll), konsultasi dan need assessment (penilaian kebutuhan), pemasaran, dan hubungan masyarakat, serta biaya monitoring dan evaluasi proyek.
 Langkah 2: Pengelompokan. Kelompokkanlah semua item menurut kategorinya. Kategori sangat tergantung pada pekerjaan utama suatu proyek atau organisasi.
 Langkah 3: Perkiraan biaya. Perkirakanlah biaya per unit seluruh item lalu kalikanlah untuk mendapatkan biaya tahunan.
 Langkah 4:  Perkiraan pendapatan. Buatlah daftar semua pemasukan/pendapatan anda. Bagilah menurut kategorinya. Ini disebut bagian Anggaran Pemasukan.
 Langakh 5: Format. Siapkanlah format/bentuk anggaran. Anda bisa menggunakan program wp (word –processing) untuk membuat anggaran, tetapi menggunakan program seperti Lotus 123 atau Excel bisa lebih mempermudah pekerjaan anda. Format anggaran harus menunjukan pemasukan dan pengeluaran.
 Langkah 6: Kalkulasi. Hitunglah seluruh pekerjaan anda dengan memasukkan setiap item ke dalam anggaran, dan buatlah perkiraan untuk tiga tahun ke depan. Hitunglah jumlah sub totalnya. Periksa kembali! Hitunglah jumlah keseluruhannya. Periksa kembali!
 Langkah 7: Catatan. Tambahkanlah catatan keterangan pada bagian-bagian yang membutuhkan penjelasan. Simpanlah seluruh catatan anda mengenai bagaimana anda sampai pada perkiraan tersebut sehingga jika ada pertanyaan dari donor, anda sudah siap untuk menjawabnya. Catatan keterangan yang harus dicantumkan dalam anggaran berhubungan dengan hal-hal yang mungkin membingungkan lembaga donor maupun anggota pengurus, misalnya pengurangan biaya pelatihan karena mendapat sumbangan dari seorang mitra.
 Langkah 8: Masukan. Tanyailah orang-orang yang tergabung dalam kelompok pembuatan anggaran, mintalah masukan dan komentar mereka mengenai anggaran tersebut. Kesalahan lebih bisa diketahui oleh orang lain, oleh karenanya mendapat saran dari mereka adalah sangat penting. Apakah ada hal yang terlewat? Apakah catatan yang anda buat cukup menjelaskan kebutuhan? Apakah perhitungannya benar?
 Langkah 9 Penyelesaian. Selesaikanlah anggaran anda. Sekarang anda telah mengerjakan anggaran anda yang hebat, dan kemungkinan besar anggaran tersebut akan disetujui oleh lembaga donor. Tetapi pekerjaan anda belum berakhir di sini. Banyak lembaga donor yang mengeluh kurangnya tindak lanjut setelah mereka menyetujui dan mendanai satu proyek atau program. Jangan menjadi seperti ini. Berikut ini adalah hal-hal yang harus anda pikirkan setelah anggaran anda disetujui:

Pastikanlah bahwa anda selalu memberi informasi kepada lembaga donor. Jika uang telah dikirim ke rekening anda, pastikanlah anda memberitahu bahwa uang telah diterima dan jangan lupa sertakanlah ucapan terima kasih. Sebuah organisasi di Jawa harus ‘dilacak jejaknya’ oleh lembaga donor hanya karena stafnya keluar dan tidak memberi tahu staf lainnya bahwa jika uang dari lembaga donor sudah diterima, maka harus menyampaikan konfirmasi bahwa uang telah sampai. Anda harus memasukkan lembaga donor ke dalam daftar pihak yang anda kirimi terbitan, dan pemberitahuan pembaharuan program atau proyek. (untuk informasi lebih lanjut, silahkan membaca buklet dalam seri ini berjudul Hubungan dengan Lembaga Dana dan Penerimaan Dana).

Pastikanlah anda telah menunjuk seseorang ahli pembukuan, dan mulai mengumpulkan semua nota pembelian. Tentukanlah siapa yang yang mempunyai akses ke rekening bank dan siapa yang berhak menandatangani dokumen dan kuitansi. Lacaklah semua pengeluaran – semua staf harus diberi anggaran untuk telepon, faks, perjalanan, dll dan harus mendokumentasikan biaya yang dikeluarkan dengan cermat.

Disarikan dari buku: Buklet Penganggaran (Buklet 3 dari 11 Seri Pengerahan Sumber Daya), Penulis: Nina Doyle, Halaman: 9-12.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Akuntansi untuk UKM: Tahap-tahap Akuntansi

Selengkapnya →