Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Pelaporan Akun Diskonto dan Premium Obligasi

Oleh   /   Rabu 22 Januari 2014  /   Tidak ada komentar

Dalam neraca, akun diskonto utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun pengurangan (contra account) dari akun utang obligasi dan akun premiun utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun penambah (adjunct account) dari akun utang obligasi.

keuanganLSM

Pelaporan Akun Diskonto dan Premium Obligasi

Dalam neraca, akun diskonto utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun pengurangan (contra account) dari akun utang obligasi. Akun utang obligasi akan dilaporkan dalam neraca sebesar nilai nominalnya (face amount). Selisih antara besarnya akun utang obligasi dengan akun diskonto utang obligasi dinamakan sebagai nilai buku atau nilai tercatat (book value/carrying value) utang obligasi. Pada saat obligasi dijual, nilai buku utang obligasi mencerminkan harga pasar dari obligasi bersangkutan, yaitu harga yang dimana kreditur bersedia bayar. Nanti, pada saat utang obligasi jatuh tempo, akun diskonto utang obligasi harus bersaldo nol, sehingga nilai buku utang obligasi pada saat jatuh tempo akan sama dengan nilai nominalnya. Nilai buku utang obligasi dapat dihitung dengan cara mengurangkan nilai nominal utang obligasi dengan besarnya diskonto utang obligasi yang belum diamortisasi.

Dalam neraca, akun diskonto utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun pengurangan (contra account) dari akun utang obligasi dan akun premiun utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun penambah (adjunct account) dari akun utang obligasi.

Dalam neraca, akun premiun utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun penambah (adjunct account) dari akun utang obligasi. Akun utang obligasi akan dilaporkan dalam neraca sebesar nilai nominalnya. Hasil penjumlahan antara besarnya akun utang obligasi dengan akun premium utang obligasi dinamakan sebagai nilai buku atau nilai tercatat utang obligasi. Pada saat obligasi dijual, nilai buku utang obligasi mencerminkan harga pasar dari obligasi bersangkutan. Nanti, pada saat utang obligasi jatuh tempo, akun premium utang obligasi harus bersaldo nol, sehingga nilai buku utang obligasi pada saat jatuh tempo akan sama dengan nilai nominalnya. Nilai buku utang obligasi dapat dihitung dengan cara menjumlahkan nilai nominal utang obligasi dengan besarnya premium utang obligasi yang belum diamortisasi.

Disarikan dari buku: 225 Soal-Jawab Akuntansi Dasar, Penulis: Hery, S.E,. M.Si., Halaman: 177-178.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Informasi Tambahan dalam Laporan Keuangan menurut IFRS

Selengkapnya →