Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Pemeriksaan Internal Harus Dilaksanakan Secara Ahli dan Teliti (1/5)

Oleh   /   Rabu 5 Agustus 2015  /   Tidak ada komentar

Pimpinan audit internal dalam setiap pemeriksaan haruslah menugaskan orang-orang yang secara bersama atau keseluruhan memiliki pengetahuan, kemampuan, dan berbagai disiplin ilmu yang diperlukan untuk melaksanakan pemeriksaan secara tepat dan pantas.

keuanganLSM

Pemeriksaan Internal Harus Dilaksanakan Secara Ahli dan Teliti (Bag 1/5)

Kemampuan profesional merupakan tanggung jawab bagian audit internal dan setiap auditor internal. Pimpinan audit internal dalam setiap pemeriksaan haruslah menugaskan orang-orang yang secara bersama atau keseluruhan memiliki pengetahuan, kemampuan, dan berbagai disiplin ilmu yang diperlukan untuk melaksanakan pemeriksaan secara tepat dan pantas.

 

Unit Audit Internal

Personalia

Bagian audit internal haruslah memberikan jaminan atau kepastian bahwa teknis dan latar belakang pendidikan para pemeriksa internal telah sesuai bagi pemeriksaan yang akan dilaksanakan.

  1. Pimpinan audit internal harus menetapkan kriteria pendidikan dan pengalaman yang sesuai dalam mengisi jabatan-jabatan di bagian audit internal, dengan mempertimbangkan pula lingkup pekerjaan dan tingkat tanggung jawabnya.
  2. Harus pula diperoleh kepastian yang pantas dan masuk akal tentang kualifikasi dan kemampuan setiap calon pemeriksa.

Pengetahuan dan Kecakapan

Bagian audit internal haruslah memiliki atau mendapatkan pengetahuan, kecakapan, dan berbagai disiplin ilmu yang dibutuhkan untuk melaksanakan tanggung iawab pemeriksaan.

  1. Staf audit internal secara keseluruhan atau kolektif haruslah memiliki pengetahuan dan kecakapan yang penting bagi pelaksanaan praktek profesi di dalam organisasi. Sifat-sifat ini mencakup kemampuan dalam menerapkan standar pemeriksaan, prosedur dan teknik-teknik pemeriksaan.
  2. Bagian audit internal harus memiliki pegawai atau bila perlu menggunakan jasa konsultan yang memiliki kualifikasi dalam berbagai disiplin ilmu seperli akuntansi, ekonomi, keuangan, statistik. pemrosesan data elektronik, teknik, perpajakan, dan hukum yang diperlukan untuk melaksanakan tanggung jawab pemeriksaan. Walaupun demikian, masing-masing anggota di bagian audit internal tidak perlu memlliki kualifikasi daiam seiuruh disiplin tersebut.

Pengawasan

Bagian audit internal haruslah memberikan kepastian bahwa pelaksanaan pemeriksaan internal akan diawasi sebagaimana mestinya.

  1. Pimpinan audit internal bertanggung jawab melakukan pengawasan pemeriksan yang pantas. Pengawasan mmerupakan suatu proses yang berkelanjutan, dimulai dengan perencanaan dan diakhiri dengan penyimpulan hasil pemeriksaan yang dilakukan.
  2. Pengawasan mencakup: memberikan instruksi-instruksi secukupnya kepada para pemeriksa atau pelaksanaan pada awal pemeriksaan dan persetujuan-petujuan terhadap program-program pemeriksaan; melihat apakah program pemeriksaan yang tetah disetujui dilaksanakan, kecuali bila terdapat penyimpangan atau deviasi yang dibenarkan atau disahkan; menentukan apakah kertas kerja pemeriksaan telah cukup untuk mendukung temuan pemeriksaan, kesimpulan-kesimpulan dan laporan hasil pemeriksaan; meyakinkan apakah laporan pemeriksaan tersebut akurat, objektif, jelas, ringkas, konstruktif, dan tepat waktu; menentukan apakah tujuan pemeriksaan telah dicapai.
  3. Bukti-bukti yang tepat tentang pemeriksaan harus didokumentasi dan disimpan dengan baik.
  4. Perluasan pemeriksaan yang diperlukan akan tergantung pada kemampuan para pemeriksa dan tingkat kesulitan pemeriksaan yang ditugaskan.
  5. Seluruh tugas pemeriksaan internal, baik yang dilaksanakan oleh maupun untuk bagian audit internal, tetap merupakan tanggung jawab pimpinan audit internal.

Disarikan dari buku: Standar Profesional Audit Internal, Penulis: Hiro Tugiman, Hal: 27-29.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Pelaporan Keuangan Harus Mampu Menyediakan Informasi

Selengkapnya →