Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Pemeriksaan Internal Harus Dilaksanakan Secara Ahli dan Teliti (2/5)

Oleh   /   Selasa 25 September 2018  /   Tidak ada komentar

Keahlian berati kemampuan dalam menerapkan pengetahuan pada persoalan yang umumnya dihadapi dan menyelesaikan persoalan tersebut tanpa perlu mempelajari kembali secara luas dan bantuan atau asistensi yang berarli dari pihak lain.

keuanganLSM

Pemeriksaan Internal Harus Dilaksanakan Secara Ahli dan Teliti (Bag 2/5)

Audit Internal

Kesesuaian dengan Standar Profesi

Para pemeriksa internal harus mematuhi standar profesionat dalam melakukan pemeriksaan.

Kode etik menetapkan standar profesi dan menetapkan dasar bagi pelaksanaannya. Kode etik menghendaki standar yang tinggi bagi kejujuran, sikap objektif, ketekunan, dan loyalitas, yang harus dipenuhi oleh pemeriksa internal.

Pengetahuan dan Kecakapan

Para pemeriksa internal harus memiliki pengetahuan dan kecakapan dan berbagai disiplin ilmu yang penting dalam pelaksanaan pemeriksaan.

Setiap pemeriksa internal harus memiliki pengetahuan dan kecakapan sebagai berikut.

  1. Keahlian pemeriksa internal dalam menerapkan berbagai standar, prosedur, dan teknik pemeriksaan yang diperlukan dalam pelaksanaan pemeriksaan. Keahlian berati kemampuan dalam menerapkan pengetahuan pada persoalan yang umumnya dihadapi dan menyelesaikan persoalan tersebut tanpa perlu mempelajari kembali secara luas dan bantuan atau asistensi yang berarli dari pihak lain.
  2. Keahlian dalam prinsip-prinsip dan teknik-teknik akuntansi yang diperlukan oleh pemeriksa yang pekerjaannya secara Iuas berhubungan dengan berbagai catatan dan laporan keuangan.
  3. Memahami prinsip-prinsip manajemen yang diperlukan untuk mengenali dan mengevaluasi dari penyimpangan atau deviasi dalam praktek usaha yang baik. Pemahaman berati kemampuan untuk menerapkan pengetahuan yang luas dalam situasi yang umumnya dihadapi dan mampu melaksanakan tindakan yang diperlukan untuk mendapatkan pemecahan atau solusi yang tepat.
  4. Diperlukan pula pemahaman terhadap dasar berbagai pengetahuan seperti akuntansi, ekonomi, hukum, perdagangan, perpajakan,keuangan, metode-metode kuantitatif, dan sistem informasi yang terkomputerisasi. Pemahaman di sini berarti kemampuan untuk mengetahui berbagai persoalan yang ada atau mungkrn timbul, dan untuk memecahkan lebih lanjut yang akan dilakukan atau bantuan yang diperoleh.

Disarikan dari buku: Standar Profesional Audit Internal, Penulis: Hiro Tugiman, Hal: 29-30.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (3/4)

Selengkapnya →