Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Berita  >  Artikel saat ini

[Penabulu] Pelatihan Kuantum Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba, Mei 2014

Oleh   /   Jumat 9 Mei 2014  /   Tidak ada komentar

Materi ini memaparkan tentang dasar-dasar dan standar akuntansi yang berlaku serta Peserta diajak untuk bersimulasi dengan penjurnalan versi organisasi nirlaba.

[Penabulu] Pelatihan Kuantum Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba, Mei 2014

[Penabulu] Pelatihan Kuantum Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba, Mei 2014

Yayasan Penabulu telah menyelenggarakan Pelatihan Keuangan Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba.

Pelatihan Keuangan Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba telah dilaksanakan dari pada tanggal 5-8 Mei 2014 bertempat di Sekretariat Yayasan Penabulu, Komplek Rawabambu Jl. D No. 6 Jakarta Selatan.

Peserta pelatihan berjumlah 10 orang diantaranya:

  1. Baiq Mila Sari, Yayasan Masyarakat Peduli Lombok
  2. Nurul Huda, Yayasan Masyarakat Peduli Lombok
  3. Nurhasanah, Yayasan Masyarakat Peduli Lombok
  4. Susana Helena, Yayasan Masyarakat Peduli Lombok
  5. Endang, Kampung Halaman Yogyakarta
  6. Fajri, Fulcra
  7. Fauzi, Jembatan Tiga
  8. Fatimah, PEKA
  9. Doisy Situmorang, Komunitas Peduli Hutan Sumatera Utara (KPHSU)
  10. Rosita, Fulcra

Sesi ini di awali dengan pembukaan dengan perkenalan dari peserta dimulai oleh moderator dari Penabulu.

Materi pertama ini Manajemen Keuangan & Penganggaran Organisasi Nirlaba disampaikan oleh Agung Banardono, materi bertujuan untuk memberikan  pemahaman tentang management keuangan & Penganggaran Organisasi Nirlaba.

Materi Sistem Pengendalian Internal ini disampaikan, membahas mengenai sesi ini akan membahas pemahaman tentang cara mengelola organisasi nirlaba dengan sistem pembagian kerja yang memiliki mekanisme check & balance, sehingga bagian-bagian dalam struktur organisasi dapat saling mengawasi.

Materi ketiga, Sistem Pengelolaan Keuangan Organisasi Nirlaba sesi ini akan membahas pentingnya pemisahan fungsi dalam pengendalian internal organisasi.

Pada materi ini, peserta sebagai pimpinan diajak untuk bersimulasi membuat prosedur dan kebijakan pengelolaan keuangan yang sesuai dengan karakteristik organisasi nirlaba.

Dalam penyampaian materi secara keseluruhan, semua peserta terlihat aktif dalam berdiskusi bersama narasumber. Sesi hari pertama berakhir pada pukul 17.00 WIB.

Hari kedua dimulai dengan membahas materi Akuntansi Organisasi Nirlaba. Sesi ini di sampaikan oleh Aisyiyah. Materi ini memaparkan tentang dasar-dasar dan standar akuntansi yang berlaku serta Peserta diajak untuk bersimulasi dengan penjurnalan versi organisasi nirlaba.

Selain itu dijelaskan juga mengenai prinsip anggaran, peran masing-masing pihak dalam penyusunan anggaran, dan strategi dalam penyusunan anggaran.

Materi kedua, Pencatatan Transaksi Keuangan Sederhana disampaikan oleh Erwin Noor Stanza & Ratna Dwi Puspita Sari, membahas mengenai alat pencatatan yang sesuai dengan karakter organisasi nirlaba. dalam sesi ini peserta dipandu untuk bersimulasi melakukan pencatatan hingga pelaporan sesuai PSAK # 45, dengan menggunakan PROSAK (Program Sederhana Akuntansi Keuangan).

Pada hari kedua, diskusi materi berakhir pada pukul 18.00 WIB.

Hari ketiga Materi Kewajiban perpajakan bagi organisasi nirlaba yang disampaikan oleh Ineke Kusumawati setelah memaparkan tentang kewajiban pajak yang terkait dengan pengelolaan organisasi nirlaba di Indonesia.

Membahas tentang UU yang terkait dengan pajak, siapakah subjek dan objek pajak, jenis pajak, dan penghitungan pajak.

Diskusi dan tanya jawab terjadi dalam sesi ini.

Materi kedua SANGO disampaikan oleh Syarief dari PT. Greasoft yang membahas tentang cara menyusun laporan keuangan menggunakan software keuangan.

Pada hari ketiga, diskusi materi berakhir pada pukul 16.30 WIB.

Materi hari keempat, Audit merupakan sesi terakhir di pelatihan ini memaparkan  tentang bagaimana audit, jenis audit, perjalanan audit, proses penanganan audit, dan hasil audit.

Penutup dilakukan oleh moderator yang sebelumnya memperkenalkan tentang Komunitas Keuangan LSM.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

UMKM Perlu Serap Digital

Selengkapnya →