Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Penerapan Prinsip Ramah Lingkungan di Organisasi

Oleh   /   Sabtu 30 Agustus 2014  /   Tidak ada komentar

Salah satu prinsip etika yang harus dijalankan oleh LSM adalah prinsip keberlanjutan lingkungan hidup yakni penerapan prinsip ramah lingkungan dalam organisasi.

KeuanganLSM

Penerapan Prinsip Ramah Lingkungan di Organisasi

Salah satu prinsip etika yang harus dijalankan oleh LSM adalah prinsip keberlanjutan lingkungan hidup yakni penerapan prinsip ramah lingkungan dalam organisasi. Bentuk yang paling konkret adalah apakah ada kebijakan di lembaga terkait mengenai boleh tidaknya bekerja sama dengan perusahaan yang merusak lingkungan, kebijakan organisasi terkait anti tambang terbuka, serta kebijakan dan praktik penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan di organisasi.

Hasil assessment menunjukkan bahwa lembaga yang sudah sesuai dengan Kode Etik, umumnya memiliki kebijakan untuk tidak bekerja sama dengan perusahaan yang merusak lingkungan (44,4%) serta melaksanakannya dengan konsisten. Sebanyak 33,3% lembaga tidak memiliki kebijakan tertulis tetapi mempunyai posisi menolak bekerja sama dengan perusahaan perusak lingkungan dan 11,1% lembaga tidak memiliki kebijakan sama sekali.

Di kelompok lembaga yang belum sesuai dengan Kode Etik, sebesar 77,8% tidak memiliki kebijakan dan hanya 22,2% yang memiliki kebijakan dan menjalankannya secara konsisten. Dalam hal kebijakan anti tambang terbuka dan kebijakan tentang penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan dalam operasional organisasi, terdapat kecenderungan yang hampir sama dengan penerapan kebijakan tidak bekerja sama dengan perusahaan perusak lingkungan di atas, sehingga tidak terdapat perbedaan signifikan di antara delapan belas lembaga, baik yang sudah sesuai maupun yang belum sesuai dengan Kode Etik.

Disarikan dari buku: Jurnal Akuntabilitas Organisasi Masyarakat Sipil, Penulis: Lili Pulu, Hal: 46.

 

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Pengertian & Ruang Lingkup Akuntansi Publik

Selengkapnya →