Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Berita  >  Artikel saat ini

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai Langkah Antisipasi Resiko Likuiditas

Oleh   /   Rabu 31 Desember 2014  /   Tidak ada komentar

Salah faktor penyebab terjadi resiko likuiditas adalah faktor sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam proses manajemen resiko.

keuanganLSM

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai Langkah Antisipasi Resiko Likuiditas

Sumber: Kompasiana, 14 October 2014

Dikutip dari kamus bank Indonesia, resiko likuiditas adalah

” … liquidity risk yaitu risiko bank tidak memiliki uang tunai atau aktiva jangka pendek yang dapat diuangkan segera dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan deposan atau debitur; risiko ini terjadi sebagai akibat kegagalan pengelolaan antara sumber dana dan penanaman dana (mismatch) atau kekurangan likuiditas/dana (shortage) yang mengakibatkan bank tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan mereka pada waktu yang telah ditetapkan”

Salah faktor penyebab terjadi resiko likuiditas adalah faktor sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam proses manajemen resiko. Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 11/19/PBI 2009 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko bagi Pengurus dan Pejabat Bank Umum merupkan upaya bank Indonesia  dalam mendorong peningkatan kualitas SDM.

Secara sekilas dalam ketentuan PBI nomor 11/19/PBI 2009, dimuat: (a) bank wajib menerapkan manajemen risiko secara efektif dan terencana; (b) dalam menerapkan manajemen risiko secara efektif dan terencana tersebut, bank wajib mengisi jabatan pengurus dan pejabat bank dengan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidang manajemen risiko; (c) pengurus dan Pejabat Bank wajib memiliki Sertifikat Manajemen Risiko sesuai dengan yang dipersyaratkan dan akan menjadi salah satu aspek penilaian faktor kompetensi sebagaimana diatur dalam ketentuan BI tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test); (d) Sertifikat manajemen Risiko diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

Ketersedian SDM yang berkualitas mampu mendorong peningkatan kinerja dalam sebuah sistem. Nilai strategis Bank Indonesia yang terdiri atas “Trust and Integrity – Professionalism – Excellence – Public Interest – Coordination and Teamwork”, harus sungguh-sungguh diterapkan oleh para jasa keuangan, meliputi: bank, lembaga keuangan nonbank, dan pasar uang. Serta penelitian dan pengembangan terhadap arsitektur keuangan harus terus ditingkatkan kualitas serta keberlanjutannya.

 

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

UMKM Perlu Serap Digital

Selengkapnya →