Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Investasi: Persiapkan Dana Pensiun Anda

Oleh   /   Jumat 13 Januari 2012  /   Tidak ada komentar

Sebuah kata yang mungkin belum terpikirkan oleh kita, terutama yang masih muda. Mereka berpikir bahwa belum saatnya untuk memikirkan pensiun karena masih jauh kedepan, sekarang saatnya bekerja keras. Tapi perlu juga kita pikirkan tentang hal tersebut.

keuangan LSM

Investasi: Persiapkan Dana Pensiun Anda

Sebuah kata yang mungkin belum terpikirkan oleh kita, terutama yang masih muda. Mereka berpikir bahwa belum saatnya untuk memikirkan pensiun karena masih jauh kedepan, sekarang saatnya bekerja keras. Tapi perlu juga kita pikirkan tentang hal tersebut, ya sambil lalu aja. Apa sih sebenarnya pilihan kita nanti setelah memasuki gerbang usia pensiun. Mungkin ada 2 pilihan saat kita berada di usia pensiun nanti.

  1. Kita bener-bener menikmati masa tua, tinggal di lingkungan yang tenang, mengerjakan pekerjaan dan hobi yang kita senangi dimana hal tersebut susah sekali dilakukan pada saat kita masih bekerja -, jalan-jalan dan sebagainya.
  2. Kita tetap harus bekerja untuk mendapatkan penghasilan agar kebutuhan hidup tetap terpenuhi.

Kita mau memilih yang mana, terserah, karena ini memang bener-bener sebuah pilihan dengan segala konsekuensinya.

Sebagian besar orang jelas akan memilih pilihan pertama. Saat pensiun memang saat kita untuk menikmati hidup setelah sekian tahun bekerja keras. Pertanyaan yang timbul adalah “Apakah kita telah mempersiapkannya?”

Bagi yang bekerja sebagai pegawai pemerintah dan perusahaan yang telah memberikan uang pensiun kepada pekerjanya tentu tidak akan memikirkannya lagi. Mereka pasti akan mendapat uang pensiun setelah tidak bekerja (menjadi pensiunan). Lalu jika ditempat kerja kita ternyata tidak memberikan uang pensiun saat kita pensiun nanti, bagaimana dong!

Pernahkah mendengar istilah “Dana Pensiun?”. Dana Pensiun merupakan  organisasi yang memberikan manfaaat pensiun kepada pesertanya pada saat mereka pensiun nanti.

Ada dua macam dana pensiun. Pertama, DPPK (Dana Pensiun Pemberi Kerja) merupakan dana pensiun yang didirikan oleh perusahaan bagi para pegawainya. Misalnya Dana Pensiun Telkom, Dana Pensiun Indah Karya, dsb. Kedua, DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) merupakan dana pensiun yang didirikan oleh asuransi atau bank yang peruntukannya bagi masyarakat umum. Misalnya DPLK BNI, DPLK BRI, DPLK Bank Muammalat, dsb.

DPLK merupakan salah satu jawaban bagi kita yang belum menjadi peserta dana pensiun. Dengan mengikuti DPLK kita telah mempersiapkan pensiun kita dengan lebih baik. Sebenarnya menjadi peserta DPLK sama saja kita menabung untuk masa pensiun kita. Karena kita harus membayar iuran pensiun setiap bulan. Lalu apa perbedaan antara DPLK dengan tabungan biasa? Perbedaannya dapat kita lihat pada tabel berikut ini.

Tabungan

DPLK

Dapat diambil sewaktu-waktu Dapat diambil jika telah melampaui waktu tertentu
Hasil atau bunga kecil Hasil atau bunga lebih besar karena dana tersebut diinvestasikan
Rekening dapat digunakan seterusnya Rekening berakhir saat kita pensiun

Manfaat bagi kita dengan mengikuti DPLK adalah keberlanjutan penghasilan setelah kita tidak bekerja lagi (pensiun). Besar atau kecilnya nilai pensiun yang akan kita terima sesuai dengan besar kecilnya iuran dan hasil investasinya. Pembayaran uang pensiun dilakukan setiap bulan selama kita masih hidup. Apabila kita telah meninggal dan masih ada uang pensiun kita maka akan diberikan kepada ahli waris. Jadi total dana yang telah kita kumpulkan ditambah dengan hasil investasinya akan tetap kembali kepada kita sepenuhnya walau pengembaliannya tiap bulan.

Masih bingung memikirkan persiapan pensiun atau ingin tahu lebih banyak tentang dana pensiun dan segala manfaatnya. Atau malah cuek aja, toh itu masalah nanti jadi ya dipikirnya nanti aja.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →