Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Penyusunan Chart of Accounts (COA)

Oleh   /   Jumat 27 September 2013  /   Tidak ada komentar

Kode dan nama akun yang terdapat di dalam daftar merupakan kode dan nama akun yang akan digunakan oleh organisasi untuk mencatat dan mengklasifikasikan setiap transaksi bisnis (peristiwa ekonomi) yang terjadi.

keuanganLSM

Penyusunan Chart of Accounts (COA)

Apa yang dimaksud dengan Chart of Accounts (bagan perkiraan) dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam proses awal perancangannya?

Daftar (list) yang memuat mengenai keseluruhan kode (nomor) dan nama akun, dinamakan sebagai bagan perkiraan (chart of accounts). Kode dan nama akun yang terdapat di dalam daftar merupakan kode dan nama akun yang akan digunakan oleh organisasi untuk mencatat dan mengklasifikasikan setiap transaksi bisnis (peristiwa ekonomi) yang terjadi. Bentuk baku (standarisasi) dalam penyusunan chart of accounts dan yang telah diterapkan di kebanyakan organisasi adalah bahwa pengelompokan kode (nomor) 1 selalu dimulai dari akun-akun aktiva, lalu diikuti dengan akun-akun dari kelompok utang, ekuitas, pendapatan, dan beban.

Untuk aktiva yang tergolong lancar, urutan penyusunannya atau penempatannya di dalam COA haruslah berdasarkan urutan tingkat likuiditas. Sedangkan untuk aktiva tetap, penyusunannya selalu dimulai dari aktiva tetap berwujud yang memiliki umur ekonomis (masa manfaat) yang paling lama.

Oleh sebab itu, tidaklah heran apabila tanah ditempatkan terlebih dahulu sebelum aktiva tetap berwujud lainnya (bangunan, kendaraan bermotor, peralatan, dan seterusnya). Penyusunan COA untuk utang dimulai dari utang jangka pendek yang sifatnya paling lancar, yang biasanya dimulai dengan utang usaha, dan seterusnya. Akun beban rupa-rupa dibuat untuk “menampung” seluruh pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan jarang terjadi, sehingga tidak perlu dibuatkan akun khusus untuk mencatat pengeluaran-pengeluaran tersebut. Akun beban rupa-rupa ini seharusnya ditempatkan paling akhir dalam daftar akun.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam proses penyusunan COA adalah penerapan flexible numbering system (sistem penomoran yang fleksibel), di mana sebuah kode dan nama akun yang baru akan dapat ditambah (disisipkan) tanpa mengubah urutan kode akun lainnya yang telah ada.

Disarikan dari buku: 225 Soal-Jawaban Akuntansi Dasar, penulis: Hery, S.E., M.Si., halaman: 11-12

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →