Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Pernyataan Tanggungjawab Audit Internal

Oleh   /   Jumat 25 Desember 2015  /   Tidak ada komentar

Tujuan pernyataan ini adalah menyediakan bentuk ringkas pengertian umum dari sasaran dan tanggungjawab audit internal. Untuk tuntunan yang lebih khusus pembaca dapat melihat Standar Profesional Audit Internal.

Pernyataan Tanggungjawab Audit Internal

Pernyataan Tanggungjawab Audit Internal

Tujuan pernyataan ini adalah menyediakan bentuk ringkas pengertian umum dari sasaran dan tanggungjawab audit internal. Untuk tuntunan yang lebih khusus pembaca dapat melihat Standar Profesional Audit Internal.

Sifat

Internal audit atau audit internal adalah suatu fungsi penilaian independen yang dibuat dalam suatu organisasi dengan tujuan menguji dan mengevaluasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan organisasi.

Tujuan dan Ruang Lingkup

Tujuan pelaksanaan audit internal adalah membantu para anggota organisasi agar mereka dapat melaksanakan tanggungjawabnya secara efektif. Untuk hal tersebut, auditor internal akan memberikan berbagai analisis, penilaian, rekomendasi, petunjuk, dan informasi sehubungan dengan kegiatan yang sedang diperiksa. Tujuan pemeriksaan mencakup pula usaha mengembangkan pengendalian yang efektif dengan biaya wajar. Anggota organisasi yang dibantu dengan adanya audit internal mencakup seluruh tindakan manajemen dan dewan.

Ruang lingkup pemeriksaan internal menilai keefektivan sistem pengendalian internal serta pengevaluasian terhadap kelengkapan dan keefektivan sistem pengendalian internal yang dimiliki organisasi, serta kualitas pelaksanaan tanggungjawab yang diberikan. Pemeriksaan internal harus:

  1. Mereview keandalan (reliabilitas dan integritas) informasi finansial dan operasional serta cara yang dipergunakan untuk untuk mengidentifikasi, mengukur, mengklasifikasi, dan melaporkan informasi tersebut.
  2. Mereview berbagai sistem yang telah ditetapkan untuk memastikan kesesuaiannya dengan berbagai kebijaksanaan, rencana, prosedur, hukum dan peraturan yang dapat berakibat penting terhadap kegiatan organisasi, serta harus menentukan apakah organisasi telah mencapai kesesuaian dengan hal-hal tersebut.
  3. Mereview berbagai cara yang dipergunakan untuk melindungi harta dan bila dipandang perlu, memverifikasi keberadaan harta-harta tersebut.
  4. Menilai keekonomisan dan keefisienan penggunaan berbagai sumber daya.
  5. Mereview berbagai operasi atau program untuk menilai apakah hasilnya akan konsisten atau program tersebut dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan.

Tanggungjawab dan Kewenangan

Bagian audit internal merupakan bagian integral dari organisasi dan berfungsi sesuai dengan kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh manajemen senior dan atau dewan. Tujuan, kewenangan, dan tanggungjawab bagian audit internal harus dinyatakan dalam dokumen tertulis yang formal, misalnya dalam anggaran dasar organisasi. Pimpinan audit internal harus mendapat persetujuan dari manajemen senior dan sehubungan dengan anggaran tersebut. Anggaran dasar harus menjelaskan tentang tujuan bagian audit internal, menegaskan lingkup pekerjaan yang tidak dibatasi, dan menyatakan bahwa bagian audit internal tidak memiliki kewenangan atau tanggungjawab dalam kegiatan yang mereka periksa.

Bidang pemeriksaan internal (internal auditing) dilaksanakan di dalam berbagai lingkungan yang berbeda dan organisasi yang tujuan, ukuran, dan strukturnya bervariasi, selian itu terdapat pula perbedaan antara ketentuan dan kebiasaan di berbagai organisasi. Karena itu, perbedaan ini dapat mempengaruhi pelaksanaan audit internal pada masing-masing lingkungan atau organisasi.

Penerapan kodifikasi atau standar ini karenanya akan dipengaruhi oleh lingkungan tempat bagian audit internal melaksanakan tanggungjawabnya. Kesesuaian dengan konsep-konsep yang dinyatakan oleh kualifikasi ini sangatlah penting apabila para pemeriksa internal ingin memenuhi tanggungjawabnya. Sebagaimana dinyatakan dalam kode etik, para anggota haruslah menggunakan cara-cara yang tepat sesuai dengan standar. Standar ini perlu disahkan oleh organisasi profesi, yaitu Perhimpunan Auditor Internal Indonesia (PAII).

Kemandirian

Pemeriksa internal haruslah mandiri dan tidak memiliki keterkaitan dengan kegiatan yang diperiksanya. Pemeriksa internal dianggap mandiri atau independen apabila mereka dapat melaksanakan pekerjaannya secara bebas dan objektif. Kemandirian akan memungkinkan pemeriksa untuk membuat penilaian yang tidak berpihak dan tidak didasari oleh suatu prasangka, hal yang sangat penting bagi pelaksanaan pemeriksaan yang tepat. Ini dapat dicapai melalui status organisasi dan sikap objektif para pemeriksa.

Status organisasi bagian audit internal haruslah memadai serta memberikan keleluasaan untuk memenuhi tanggungjawab pemeriksaan yang diberikan. Pimpinan audit internal harus bertanggungjawab kepada pimpinan di dalam organisasi yang memiliki kewenangan cukup untuk meningkatkan independensi dan untuk memastikan luas pemeriksaan yang dicakup, pertimbangan yang cukup terhadap laporan pemeriksaan, dan tindakan yang sesuai berdasarkan rekomendasi pemeriksaan.

Objektivitas adalah sikap mental yang mandiri atau independen yang harus dikembangkan oleh pemeriksa internal dalam melaksanakan pemeriksaan. Pemeriksaan internal tidak boleh menempatkan penilaiannya dengan penilaian yang dilakukan oleh pihak lain atau menilai sesuatu yang hubungan dengan pemeriksaan berdasarkan penilaian orang lain. Mendesain, memasang, dan mengoperasikan sistem bukanlah fungsi pemeriksaan. Selain itu, perancangan dan pembuatan prosedur bagi berbagai sistem bukanlah fungsi pemeriksaan. Pelaksanaan kegiatan tersebut dianggap akan mempengaruhi sikap objektivitas para pemeriksa.

Disarikan dari buku: Standar Profesional Audit Internal (Pernyataan Tanggung jawab Audit Internal), Penulis: Hiro Tugiman, Hal: 99-102.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

amnesti-pajak-sarana-menuju-kemandirian-bangsa

Amnesti Pajak: Sarana Menuju Kemandirian Bangsa

Selengkapnya →