Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Pilar Ketiga: Rancang-Bangun (Bagian 6/8)

Oleh   /   Jumat 4 April 2014  /   Tidak ada komentar

Salah satu bentuk rancang-bangun akuntansi adalah penggunaan berbagai format media yang digunakan untuk pencataan akuntansi. Sebagai contoh, format akun (sebagian orang awam menyembutnya rekening) dapat berbeda-beda antar perusahaan.

KeuanganLSM

Pilar Ketiga: Rancang-Bangun (Bagian 6/8)

Sebagai sebuah sistem maka fungsi-fungsi akuntansi harus dirancang-bangun secara sistematis agar penyediaan informasi keuangan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Rancang-bangun di akuntansi seharusnya bersifat dinamis agar akuntansi dapat menyajikan informasi keuangan yang sesuai kebutuhan para penggunanya.

Salah satu bentuk rancang-bangun akuntansi adalah penggunaan berbagai format media yang digunakan untuk pencataan akuntansi. Sebagai contoh, format akun (sebagian orang awam menyembutnya rekening) dapat berbeda-beda antar perusahaan; pada dasarnya, menggunakan rancangan yang dibuat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Tersediannya beberapa bentuk neraca lajur (8 kolom, 10 kolom, 12 kolom, dan 14 kolom) juga mencerminkan bahwa perkembangan akuntansi juga bergantung pada rancang-bangun yang dikembangkan para penggunanya.

Disarikan dari buku: Akuntansi Itu Ternyata Logis dan Mudah, Penulis: Dr. Sony Warsono, Arif Darmawan, M. Arsyadi Ridha, Hal: 7.

 

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →