Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

PPh Pasal 4 Ayat 2 bagi Organisasi Nirlaba

Oleh   /   Senin 22 April 2013  /   Tidak ada komentar

Besarnya PPh yang dipotong adalah sebesar 10% baik atas penghasilan yang diterima oleh Wajib Pajak badan maupun orang pribadi dari jumlah bruto nilai persewaan tanah dan/atau bangunan.

keuanganLSM

PPh Pasal 4 Ayat 2 bagi Organisasi Nirlaba

Salah satu kewajiban perpajakan organisasi nirlaba adalah kewajiban perpajakan yang terkait dengan Pasal 4 ayat 2 Undang-undang Pajak Penghasilan, yang  menyebutkan, bahwa:

”Atas penghasilan berupa bunga deposito, dan tabungan-tabungan lainnya penghasilan dari transaksi saham dala sekuritas lainnya di bursa efek, penghasilan dari pengalihan harta berupa tanah dan atau bangunan serta penghasilan tertentu lannya, pengenaan pajaknya diatur dengan Peraturan Pemerintah.”

Salah satu kewajiban perpajakan terkait dengan pasal tersebut di atas yang transaksinya biasa ditemui adalah :

Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Sewa Tanah dan/atau Bangunan

Pengenaan pajak penghasilan atas penghasilan berupa sewa tanah dan/atau bangunan diatur dengan Peraturan Pemerintah No 29 Tahun 1996 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No 5 Tahun 2002. Menurut ketentuan tersebut penghasilan berupa sewa tanah dan/atau bengunan dikenakan PPh yang bersifat final.

Besarnya PPh yang dipotong adalah sebesar 10% baik atas penghasilan yang diterima oleh Wajib Pajak badan maupun orang pribadi dari jumlah bruto nilai persewaan tanah dan/atau bangunan.

PPh (Final) = 10% x Bruto

Contoh :

Organisasi XYZ menyewa sebuah ruko dari Tuan AA untuk dijadikan kantor dengan nilai sewa sebesar Rp 60.000.000.

PPh Pasal 4 ayat 2 yang dipotong oleh XYZ adalah:

10% x Rp 60.000.000 = Rp 6.000.000

Beberapa jenis transaksi terkait dengan Pasal 4 Ayat 2 lainnya dapat diunduh pada halaman Download topik Perpajakan di sini.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →